
Adhan terdiam menatap novi yg sibuk dengan gorengannya. "Viii..." Panggil adhan
"Huumm" Jawab novi dengan mulut penuhnya.
"Ishhh ni bocah makan banyak amat, entar gendut mampos"
"Serah aku lah orang aku--"
"YANG AKU KOK KAMU YANG AKU!" ucap mereka bersamaan. Dengan reflek novi yg mendengan adhan mengucapkan kalimat yg sama pun tersedak.
"Uhukkk uhukkk"
"ehhh minum"Ucapnya menyodorkan gelas plstik berisi kan ES tehh. "Mangknya klo makan tu pelan pelan gk ush terburu buru. lagian siapa suruh makan banyak terus makan kek gk pernah makan. Gk usah buru buru Vii ntar klo habis ku beliin lagi.ntar klo kurang lagi tak beliin se abangnya lah" ucap adhan panjang lebar, membuat novi bengong. membuat novi mengingat masa lalu nya bersama Ikii kecilnya.
FLASHBACK!!!
Adhan menemani novi yg sedang membeli pentol goreng. "Ikiii Jajan pnya Vii bayarin yaa" mohon novi pada Adhan. Adhan terseyum lalu menganggat ibu jarinya.
"Huuummm Kiii ini enakk" Ucapnya smbil mengunyahh..
Uhhukkk uhukkk.
Dengan cepat adhan memberi segelas air putih
"Tukan keselek, ishh Vii klo makan tu pelan pelan. Entar makanannya gk ketelen trs entar nyangkut di tenggerokan trs kamu gk bisa napas gimana? Entar klo masalah kurang tu gampang vii ntar Kii beliin lagi Klo kurang lagi Kii ntar minta Daddy beliin Grobaknya sekalian" Ucapa adhan panjang lebar.
"Viii??..."
"Novi???"
Adhan menghela napas lalu "NOVIA AL\-FI'QRI" ucapnya membuat lamunan novi membuyarr.
"Ehhh..... Apa??" Lugunya.
"Ngapa ngelamuh hayooo" Ucap adhan menaik turunkan alisnya.
"Enggk, Mau gk Icip coba enak loo. Nih Aaaaaa" Ucap Novi menyuapi adhan.
"Eumm enak hmm"
"Tukan apa ku bilangg"
"Yaiyalah makanan dari suapan Princess aing mah emang De bess"
"Dih dihh"
"Vii"
"Apa!" Ucap novi menohok.
"Ya Allah sensi amat"
"Yaudah apa" Ketusnya.
"Mulai awal baru yukk" Ucap adhan terseyum lebarr.
"Hah?? Gmana??"
"Kita mulai hal baru, sekarang kita kembali manjadi Iki Dan Vii oke"
"Deal" mereka saling jabat tangan.
"ummm katanya Omm CEO kan?"
Adhan menangguk. "Ehhh jangan panggil OM dong ya Allah tua amat"
"Hehehehe. Yaudh IKIII uwuwu" Ucap novi menjiwit pipi kiri adhan.
"Gini dong Vii dari dulu napa" Ucap adhan menikmati jiwitan dari Novi.
"Dihh dah lah maless" Ucap novi membalikan badannya lalu meyeruput Es Teh nya.
"Vii ak\-\-" Belum sempat ia melanjutkan bicarany.
"BOSSSS" ucap seseorang menepuk punda adhan. membuat adhan reflek membalikan badannya.
"ELU!!!" Bentak adhan saat membalikan badannya. dan yg di bentak hanya meyengir kuda. ia adalah Agra, FERNANDO AGRA ZACKRY MAHESA sekertaris sekaligus teman seperjuangan adhan, orang yg membantu adhan menyari kebaradaan Novi, keadaan novi, dam kebenaran tentang Novi selama 7th silam.
Agra menoleh pada Novi, ia terseyum saat melihat Hazel Coklat milik Novi. 'Andai Elu tau Nov, Gw udh jatuh cinta sama lo. Slama 5th gw pendem perasaan gw sama lo. Tapi sekarang saat gw tau elo udh baik2 aja di tangan Adhan. gw usahain buat perjuangin cinta lo Nov' Lirih agra di dalam hatinya.
"Oyyy ngelamun" Ucap adhan
"Hehehehe napa Oyy"
"Sama siapa lu?"
"Srndiri" Ucapnya lalu duduk di hadapan Novi.
"Ehhh kenalin Gw agra temen seperjuagan abang lo" Ucap nya pada Novi.
"Novi" Ucap novi terseyum. Agra menghargai Novi sebagai wanita muslimah oleh karena itu ia tidak mengulurkan tangannya.
"Han, 7th perjuangan Gw,Elo, sma Evan ternyata gk sia sia" ucap agra menatap salah satu tempat bermain kanak kanak. Adhan terseyum.
"Hoo Gk sia sia gw di gebukin ama Daddy cuman gara\-gara ngabisin duit buat ongkos ama bayar orang" Ucap adhan polosnya lalu ikut menatap tempat bermain itu.
'Ni dua OMM OMM ngomongin apaan sih' Batin novi.
Adhan dan agra saling menatap,lalu beralih ke novi. Novi yg mulai risih dengan tatapan keduanya pun angkat suara. "Kenapa??" tanya nya. agra dan adhan pun hanya menggelng. lalu kembali menatap taman bermain smbil terseyum seyum Lebar.
'Kek nya berdua gk waras deh' Batin novi yg jijik akan tingkah laku kedua insan di hadapan nya itu.
***Jangan lupa like,komen,And Vote ya kakak🌵 ***Share Juga yukkk❤
**Salam manis:Shoppy🌵❤********