
Di dalam ruangan perawatan...
"Ishhhhhhh" Ucap novi yg baru saja sadar, dan mrasa nyeri di bagian kepalanya.
"Ehh. Rumah sakit" Guman nya. "koss--" Ucappan nya terpotong saat ia mendengar suara yg menjadi satu dengan suara Roda berangkar.
"BUNDAA!!!! HIKS HIKS BUNDAAA!!!!"
Novi kenal suara tersebut 'Kek nyaa...' Guman nya.
"BUNDAAAA!!!!" teriak wanita itu sekali lagi.
"Aku gk salah lagi"Ucap nya dengan cepat meyibakkan slimut rumah sakit nya, lalu beranjak pergi. "Akhhh. pake inpus segala lagi" Ucapnya dengan cepat menyambar botol Infus dari tempatnya.
"KEYLAAA!!!" teriak Novi saat ingin membuka pintunya. Cklekkkk...
Setelah pintu terbuka, Ia berlari sekencang kencangnya. namun karena kondisinya yg tidak stabil. ia hanya berjalan cepat.
"Akhhhhh" ucapnya saat melihat punggung tangan nya yg di pasang inpus berdarah karena ia banyak gerak. "Pake acara berdarah segala, ishh. KEYLAAA!!!" teriaknya sekali lagi,dan tidak memperdulikan orang orang di sekitarnya. Namun Yg di panggil tak mengenok sekalipun, karena ia msih Fokus pada wanita paruh baya yg terbaring di atas berangkas.
~
Agra yg telah smpai dari kantin,membawa Semangkuk bubur ayam. Karena ia tau stelah Novi sadar pasti ia tak ingin makan makanan rumah sakit.
Cklekkkk*Pintu ruangan novi terbuka*
Adhan terkejud saat ia tak memdapatkan Novi di Tempat tidurnya.
"Novv...?"
"Novii??..."
Heningg....
"Toilet" Guman nya.
Tokktokktokk*Pintu Toilet di ketuk oleh agra*
"Novv?"
"Noviii??"
Sunyi tak ada sautann.
"Novv kamu di dalam?"
"Aku buka loo" Ucap agra.
Tak ada sautan....
"NOVIII!!" teriaknya sekali lagi.
Agra menggedor gedor pintu, namun nihil tak ada sautan dari dalam.
"NOVII. KAMU YANG BUKA ATAU AKU YANG BUKA!!! teriaknya sekali lagi.
Dannn BRAKKKKK.... *agra membating pintu, entah karena ia cemas atau geram karena tak ada sautan dari dalam Toilet*
"Novi!!!' Uapnya tak melihat novi, ia mengelilingi Toilet. namun nihil tak ada Novi disana.
"NOVI!!!" teriaknua sekali lagi.
"AKHHHHH" Ucapnya mengusap kasar wajahnya. "Novv kamu dimana" ucapnya lesu sudah.
Buru buru agra keluar untuk mencari keberadaan Novi. "NOVI!!!" teriak agra saat pintu ruangan Perawatan terbuka.
"Ehh maaf pak, ini rumah sakit mohon jangan teriak teriak. Takut ada yg terganggu" Ucap salah satu perawat yg mendengar suara teriakan agra.
"Ehhh maaf sus, Apa anda melihat seorang wanita yg keluar dari ruangan ini membawa selang infus??" Tanya agra kepada pwrawat tersebut.
perawat tersebut menggeleng "Saya kurang tau pak" Ucap sang perawat. Lagi dan lagi agra menjambak rambutnya sendiri "Akhhhh kemana kamu novii" geramnya.
"Yaydah makasih sus" ucapnya lalu melenggang pergi, untuk mencari keberadaan novi.
~~
"Akhhh" Rintih novi saat darah di pergelangan tangan nya semakin bertambah.
"Puss singg" Ucapnya memegangi kepalanya. ia berjalan rintih, menuju Bangku kosong di depan ruangan perawatan kelas 3.
"Hiks Keyla kenapa ya Allah" Ucap nya mulai terisak.
"Noviii!!"
"Ya Tuhan jagalah Novi" lirih agra di dalam hatinya.
Agra menatap sekelilingnya, matanya tertuju pada sosok wanita yg tengah memegangi selang infus dengan tangan yg di pasang infus menepuk nepuk jidatnya.
"Noviii" lirih agra.
"Ya allah bantu hamba untuk melihat keadaan Kayla sebenarnya ya allah" Ucapnya menitihkan air mata.
"NOVI!!" teriak agra, yg mampu membuat Novi menoleh.
"Bang agra" guman nya.
"novv astaga kamu gk papakan, kenapa pergi gtu aja novv. kenapa gk nunggu aku" Ucap agra stelah tiba di hadapan novi.
"Bangg bang agra bisa tolongin aku?" Tanya Novii.
"Kamu mau apa" tanya agra duduk di sebelah novi lalu mengambil alih infus yg ia pegang. "Novii Infusmu berdarah, kau kebanyakan bergerak. Sekarang ayok kita ke UGD memperbaiki infusmu" Ucapnya benjak dari duduknya, namun dengan cepat Novi mencekal tangan agra. Agra menoleh ke belakang lalu ia melihat novi megeleng. "Apa yg kau inginkan?" Tanya agra.
"Bantu aku buat ke ICU aku ingin memeriksa sesuatu" Ucapnya.
"Kau ngin--" Novi memotong ucapan agra.
"Bantu aku aku mohong hiks" Ucapnya menitikan airmatanya.
"Baiklah Aku akan membawamu" Ucapnya membantu Novi berdiri.
"Ada apa kau ingin ke ICU?" Tnya agra smbil mreka berjalan.
Novi tak menghiraukan Agra ia lebih memilih berjalan cepat agar cepat tiba di ICU. Slang tiga detik saat agra menayakan hal tersebut. Novi berteriak matanya tertuju pada sosok wanita yg duduk smbil menangkup wajahnya di depan pintu ICU.
"KEYLAA!!!" teriak novi smbil mempercepat langkah nya.
"VIII!!" teriak wanita tersebut lalu beranjak berdiri, Berlari memeluk novi.
"Viii bunda hiks bundaa" Ucap keyla.
Novi pun ikut menangis. " Bunda kenapa keyy?" Tanya novi.
Keyla tak menjawab, ia semakin terisak. Dan mempererat pelukan nya.
"Bundaaa hiks Viii huhuhuu" Tngis nya di pelukan novi.
"Tenang key tenang, Katakan ada apa sebenarnya?" Tnya novi smbil memegangi pundak Keyla.
"Bunda hiks bunda kecelakaan vii huhuhuuu" Ucapnya kembali menangkup wajahnya lalu menangis. Novi kembali membawa Keyla ke dalam pelukannya. "Tenang key tenanglah. kita berdoa saja agar Bunda tidak apa apa" Ucapnya mengusap ngusap punggung sahabat nya.
'Ya Allah kenapa engkau memberi cobaan kepada hamba sekaligus sahabat hamba ya Allah' Batin novi seraya meneteskan air mata.
Keyla melepas pelukan nya, "Vii hiks kenapa kau hiks menggunakan pakaian rumah sakit" Ucapnya Msih dengan tangannya yg sibuk mengusap ngusap air matanya "Vii kamu di infuss!!" Kaget Keyla saat melihat tangan Novi yg di infus.
"Aku gk papa" Ucap novi terseyum di hadapan keyla. namun ia merasakan sakit yg luar biasa di pergelangan tangan nya karena Infusnya yg berdarah.
"Vii infus mu berdarah, pergilah ke UGD" Ucap keyla.
" tu kan vii tanganmu harus segera di bersihkan takutnya infeksi" ucap agra yg masih memegangi infus novi sejajar dengan kepalanya agar darahnya bisa hilang kembali.
"Baiklah aku ke UGD, tapi secepatnya aku akan menyusulmu kembali" Ucap novi beranjak karena memang punggung tangan nya terasa perih luar biasa. "Aku pergi tetaplah berdoa. Dan jangan lupa sholat" Ucapnya yg di jawab anggukan olh Keyla.
.
.
.
.
.
**Nah lohh🙀.
jangan lupa like,komen,vote,and share yakk kawan🌵❤
SALAM MANIS AUTHOR:SHOPPY
Follow IG aku yuk di @Shfy.indraxdr**_