
Andra dan Alexa Josiah adalah orangtua Acre dan Erika Josiah, pasangan dosen dan dokter yang sudah bersama dengan rukun selama bertahun-tahun. Hubungan kedua orang tersebut sempurna dan setara, karir lancar dan restu kedua keluarga juga sudah dikantongi keduanya sebelum membina rumah tangga.
Namun mungkin karena keduanya menjalani hubungan yang terlalu lancar, maka malaikat merasa iri dan menjatuhkan batu kedalam air tak beriak itu. Seorang pembantu baru yang diam-diam jatuh cinta pada Andra, saat pria itu baru memasuki gerbang kediaman keluarga Josiah.
Nama wanita itu juga cukup panjang, Alana Cathlyn Bellia Lavish.
Entah karena dia delusional, entah karena terlalu banyak novel sampah yang dia baca. Dia menganggap sosok Andra yang tampan, dingin dan hanya lembut pada Alexa sebagai imam idaman. Alana juga mulai mencari kesempatan dan memfitnah majikannya agar pria itu membatalkan pernikahan, lalu beralih jatuh cinta padanya yang mencintai dengan tulus tanpa memandang harta dan status Andra.
Tak seperti Alexa, yang menurut Alana mencintai Andra karena harta dan statusnya, bahkan tidak bisa mengerjakan pekerjaan rumah tangga apapun. Karena inilah Alana merasa jauh lebih sempurna dibandingkan Alexa.
Menurut Alana, laki-laki harus menikahi perempuan yang selalu ada dan memenuhi semua kebutuhannya. Menjadi tempat untuk pulang.
Bukan perempuan yang sibuk mengurusi orang lain dan bekerja sepanjang hari, sampai tidak sempat melakukan apapun lagi.
Apalagi, menurutnya kulit hitam Alexa sangat kotor dan jelek. Tidak seperti kulitnya yang putih bersih dan mulus, seperti wanita idaman pria Indonesia.
Namun dia meremehkan cinta Andra untuk Alexa, dan meremehkan kepercayaan Alexa pada Andra.
Karena kelakuannya inilah Alana dipecat dan diusir dari keluarga Josiah. Tapi bukannya merefleksikan diri, wanita itu justru menebar fitnah dan pura-pura menjadi korban. Bahkan sampai mendatangkan reporter yang mengusik ketenangan seluruh keluarga Josiah.
Alana berkata bahwa Andra adalah kekasihnya, dan bahwa Alexa adalah orang jahat yang sudah menggoda Andra hingga keduanya berpisah. Alana yang tak punya pilihan dan sangat mencintai Andra, menjadi pelayan keluarga Josiah hanya untuk disuguhi pemandangan penuh cinta antara Pelakor dan kekasihnya.
Yang lebih kejam adalah mereka memecat dan berniat melangsungkan pernikahan.
Publik yang memang selalu berpihak pada orang miskin, menjadi murka dan menuntut penjelasan keluarga Josiah.
Tentu saja keluarga Josiah dengan tenang menjejali mereka semua dengan bukti, mulai dari pertama kali Alexa dan Andra bersama, hingga rekaman Alana yang menggoda Andra dengan cara berpura-pura lemah dan memfitnah Alexa.
Menghadapi ini, Alana tidak kehabisan akal.
Dia memukuli dirinya sendiri dan membuat pernyataan bahwa dia diancam, ini membuat publik ragu. Tapi ahli visum sontak memberikan bukti bahwa luka-luka itu dibuat sendiri, ini membuat publik semakin marah dan berbalik mengutuk Alana.
Situasi menjadi mengerikan di pihak Alana, tapi kembali berubah normal di pihak keluarga Josiah. Alexa dan Andra sukses melangsungkan pernikahan, hidup bahagia dikaruniai seorang anak laki-laki bernama Acre Josiah.
Bertahun-tahun keduanya hidup dalam ketenangan.
Sampai suatu waktu, Alana yang nyaris mereka lupakan muncul kembali.
Saat semua orang sibuk merayakan kerjasama dengan perusahaan lain, Alana membius Andra.
Dan yang lebih parah, Alana menyodorkan dirinya sendiri hingga hamil anak Andra yang saat itu tidak sadarkan diri karenanya.
Andra nyaris mengalami serangan jantung saat mendapati tubuh Alana di kasurnya, demikian pula seluruh anggota keluarga Josiah.
Namun mereka sudah bersama Andra selama bertahun-tahun, mereka tau bukan Andra yang memprakarsai tragedi ini.
Itu adalah ulah Alana sendiri.
Wanita itu telah memperk*sa Andra yang sudah beristri, membuat dirinya sendiri hamil.
Orang luar yang entah bagaimana mengetahui kejadian ini, tentu mencaci keluarga Josiah sekali lagi. Karena menurut masyarakat, mustahil akan ada wanita yang memperk*sa pria.
Mereka semua menyalahkan Andra, dan karena inilah dia sempat diberhentikan dari pekerjaannya sebagai dosen.
Ini sungguh membuat Andra terpukul, baik oleh rasa bersalah sekaligus jijik teramat sangat pada Alana dan anak diperutnya.
Alexa mungkin sudah tau bahwa dia tidak bersalah, tapi mustahil istrinya tidak terluka saat ada wanita lain yang hamil anak suaminya.
Karena ini, Andra menjadi amat sangat membenci Alana.
Walaupun tim penyidik sudah menyelidiki ini dan pihak atas sudah mengembalikan pekerjaannya sebagai dosen, kerenggangan hubungannya dengan Alexa tidak akan bisa diperbaiki.
Bahkan saat Andra berada di sisinya sepanjang hari.
Bahkan saat Andra hanya memberi biaya hidup pada Alana dan anaknya, tanpa Sudi melihat mereka sama sekali.
Keduanya masih saling mencintai, tapi Alexa sudah terlanjur sakit hati.
Lucunya saat anak Alana tumbuh dewasa, anak itu mencoba merampas hak-hak milik Acre dan Erika.
Joshua Lavish, anak yang terlahir dari seorang pel*cur yang merangkap sebagai perusak rumah tangga.