
Anjing gila melepas dekapan tangannya pada mulut pemuda itu lalu dengan cepat pemuda itu berkata,"Ka..ka..kau siapa?
Pemuda itu semakin resah dan terlihat butiran air keringat perlahan meluncur dari pelipisnya, dia merasa seseorang yang kini sedang menyandranya sedang menodongkan pistol padanya, jika melakukan kesalahan saja nyawanya bisa melayang. Padahal sebenarnya si anjing gila hanya menempelkan ujung polpennya pada polisi muda itu,"Apa tujuanmu masuk ke hotel ini anak muda?
Polisi muda itu berusaha melepaskan dirinya, tetapi dia masih kalah kuat dengan si anjing gila. Lelaki itu berpikir sejenak, mencoba mencari tahu dan mengingat sedikit. Dari caranya mengunci badannya saat ini, gerakan ini pernah di dengar sebelumnya ini adalah salah satu ciri khas seorang intel yang berpengalaman darinya,"Anda jangan memperlakukanku seperti ini, anda seorang intel juga bukan?
Suara tawa anjing gila membuatnya teringat akan sebuah cerita. Cerita ini sangat terkenal di setiap distrik dan pos-pos polisi di seluruh Korea Selatan. Cerita ini menceritakan tentang seorang kepala polisi yang bertugas di distrik selatan Seoul, dia di kenal karena kecerdasan, ketangkasan, ketegasan dan keuletannya memecahkan setiap kasus. Bisa di bilang beliau adalah satu paket sempurna yang berada di satuan kepolisian lalu beliau di beri julukan nama si anjing gila dari selatan. Karena ketika dia sudah menemukan kasus dia akan berubah menjadi liar seperti anjing gila,"Apa anda yang di kenal dengan sebutan si anjing gila? Tanyanya ragu.
"Bagaimana kau tahu? Apa kau sengaja mengikutiku? Dia lalu memutar tangan lelaki itu ke dalam dan membuatnya kesakitan.
"Akh! Raungnya. Pak, saya sedang tidak mengikuti anda.
"Lalu jika kau tidak sedang memata-mataiku, lalu apa kau sedang mengintaiku?
"Tidak keduanya pak!
"Kalau memang kau berkata jujur, sekarang jelaskan padaku apa tujuanmu tanpa berbasa-basi. Langsung ke intinya.
"Saya juga rekan saya di tugaskan khusus menagkap dua orang berbahaya yang kabur dari laboratorium perusahaan Miracle.
"Berbahaya? Jelaskan kenapa kedua orang itu bisa disebut berbahaya.
"Ke..ke..kemarin utusan dari perusahaan Miracle di Amerika meminta pertolongan pada pak komisaris. Mereka meminta secara khusus agar kita membantu mereka menangkap dua orang itu yang katanya membawa lari bahan peledak ilegal. Dan karena mereka gila kita tida bisa membiarkannya, bisa saja mereka akan meledakkan Seoul.
"Hah! Brengsek, omong kosong. Orang-orang Miracle itu memang keterlaluan. Anjing gila melepas tahanannya dan mendorong polisi muda itu mejauh darinya,"Kuperingatkan kau. Jangan membunuh kedua orang itu, beritahukan juga pada mitra kerjamu. Aku akan turun tangan langsung dalam kasus ini, jika dua orang itu terluka atau mengalami kesulitan. Kata si anjing gila dan keluar dari gedung ini.
Pemuda itu berdiri kaku mengawasi kepergian anjing gila,"Se...se..selama aku menjadi polisi baru kali ini aku keringat dingin karena berhadapan dengan si anjing gila legendaris itu secara langsung, apa ini sebuah berkah atau awal kehancuran karirku? Katanya dengan lemas dan kembali menyusul rekan kerjanya.
Raut wajah cemas dan ketakutannya terpancar begitu nyata, teman polusi muda tadi mendekatinya dan menanyakan kondisinya,"Kau dari mana? Aku mencarimu karena kau hilang secara mendadak, tanpa ada suara pula.
"Kau beruntung kawan, jika kau yang tertangkap aku tidak tahu apa kau akan merasa baik.
"Kau kenapa? Apa kau kedapatan berselingkuh? Wajahmu memancarkab aura itu. Apa kau baik saja?
"Kau memang menyebalkan, ini lebih dari perselingkuhan, aku hampir saja kehilangan nyawaku. Sementara kau menganggapku melakukan hal aneh.
"Kau kan suka menghilang tanpa suara, jadi ku pikir kau mengerjaiku.
"Aku paham, kita memang tidak bisa di bandingkan dengan si legendaris itu.
"Siapa? Apa kau bertemu dengan selebriti?
"Ah, cukup! Kau sama sekali tidak pernah benar jika berbicara denganku, kau tahu apa tentang dia.
"Jangan membuatku bingung, aku sama sekali tidak mengerti dengan pembicaraanmu itu.
Dan tae sudah frustasi sekaligus kecewa dengan temannya itu,"Sudahlah lupakan saja, aku pusing bicara denganmu.
*****
Hanya butuh waktu tiga puluh detik, pintu ruang pak komisaris terbuka untuknya, dia bangkit dari duduknya dan melangkah masuk. Anjing gila memberi hormat, membungkuk dan pak komisaris menyuruhnya duduk,"Apa yang membuatmu datang menemuiku?
"Pak, saya mendengar jika ada beberapa orang asing datang menemui bapak.
"Betul, lalu apa maksud kedatanganmu? Tentu bukan karena hanya tahu akan kedatangan orang asing itu.
" Bapak benar, aku ingin mengambil tugas itu.
"Hahahaha. Sungguh menarik, aku yakin kedua orang itu akan segera di temukan jika kau yang turun tangan.
"Lalu apa keputusan bapak?
"Ambil tugas itu dan aku ingin kau menyelesaikannya dengan cepat lalu laporkan padaku.
Anjing gila bangkit dari duduknya memberi hormat dan berkata,"Baik pak. Laksanakan! Ucapnya lalu pergi begitu saja.
Di depan kantor pusat, beberapa orang polisi yang merupakan bawahannya menunggunya di sana, mereka memberi hormat sesaat melihatnya menghampiri mereka.
Lelaki yang berbaju kuning seperti preman langsung menyerangnya dengan pertanyaan,"Apa yang akan anda lakukan?
"Tentu saja, aku akan membunuh orang-orang Miracle itu. Dia sudah memberitahuku cara membunuh parasit kecil.
"Parasit kecil? Apa itu pak?
"Kau tidak perlu tahu untuk saat ini, jika sudah waktunya kau akan mengetahuinya segera ucapnya dan melepas topi polisi yang begitu menganggunya. Dia memberi topi itu pada lelaki yang bertanya padanya,"Simpan ini untukku.
Ketiganya lalu pergi meninggalkan kantor pusat, tetapi ketika mereka melewati kantor pusat, tanpa sengaja anjing gila melihat beberapa orang memakai pakaian putih,"Bukankah mereka adalah orang-orang Miracle? Kenapa mereka berjalan ke arah sana.
"Pak setahuku, daerah di sana sepi pak. Karena kejadian kebakaran beberapa waktu yang lalu, tempat itu untuk sementara tidak di perdulikan.
"Aku penasaran sedang apa mereka di sana. Kau putar balik mobilnya dan ikuti mereka.
"Baik pak.
"Aku tidak akan melepas orang-orang yang menganggu keluargaku.
Anjing gila keluar dari mobilnya, dia berjalan pelan dan mengawasi gerakan apapun yang terjadi di sana. Betapa terkejutnya mereka saat melihat beberapa orang berbaju putih sedang meminum sesuatu.
"Pak? Bukankah mereka sedang meminum oli? Tanyanya sembari menahan mualnya.
Anjing gila tidak menjawab dia sibuk menghitung jumlah mereka,"Satu, dua dan tiga. Mereka cuman bertiga, aku bisa membunuh mereka sekaligus.
"Ta..tapi kenapa bapak ingin membunuh mereka?
"Karena mereka menganggu keponakanku!