
Frans tertawa legah,"Ku pikir mereka benar-benar sudah kemari, dan aku kira tadi terjadi gempa bumi, ternyata ini hanya menunjuk ke arah bawah tanah. Frans menghidupkan senter ponselnya, dia mengarahkan ponselnya ke dalam ruang bawah tanah,"Sepertinya sangat dalam. Frans lalu menuruni anak tangga satu persatu hingga dia tidak menemukan tangga lagi. "Di sini gelap sekali, mungkin beliau menyimpan saklar lampu juga di sini. Frans berjalan sembari meraba-raba dinding, dan pada akhirnya dia menemukan apa yang di carinya, setelah cahaya lampu menerangi semua ruangan, Frans lalu memutuskan mematikan lampu ponsel miliknya,"Wow keren! Aku tidak tahu jika seorang wanita bisa membuat sebuah ruang bawah tanah yang begitu fantastis, aku tidak boleh banyak bertingkah, aku harus mencari kerangka Gen 1993 yang di maksud Winda, tapi di mana benda itu?
*****
Winda tidak mengelar upacara kematian neneknya, dia takut jika itu akan menarik perhatian orang Miracle, Winda memutuskan memberi wewenang kepada polisi untuk mengurus mayat nenek dan juga pembantunya.
Winda keluar dari ruang mayat di kantor polisi, mata Winda terlihat sembab dan wajahnya begitu pucat dan menunjukkan betapa lelahnya dia, saat di depan kantor polisi, Winda menatap langit dan kembali menunduk karena tak bisa berlama-lama menatap matahari yang menyakiti retinanya,"Shit! Sampai kapan tante Chelsea mengurusi keluarga mama? Bahkan mama yang sudah mati pun, masih saja di bayang-bayangi olehnya, lihat saja. Jika aku menemukannya, aku akan memberinya perhitungan.
Winda berjalan ke arah supermarket yang tak jauh dari kantor polisi, saat ingin mendorong pintu supermarket, ponselnya berdering, dia mengurungkan niatnya untuk membuka pintu dan lebih memilih mengangkat ponselnya,"Halo? Ada apa Frans? Apa kau menemukan sesuatu? Tanyanya penasaran.
"Iya, aku menemukan sesuatu. Ini sungguh luar biasa Winda, tapi aku heran kenapa benda ini tidak bisa bergerak, kemarilah! Agar kau bisa memperbaikinya.
"Aku membeli makanan dulu.
"Memangnya kau ada di mana?
"Aku ada di supermarket dekat kantor polisi. Aku akan segera ke sana setelah membeli makanan ringan.
Frans mengangguk meski Winda tak melihatnya,"Baiklah, tapi kau jangan menutup telponnya.
"Aresso.
*****
Mikel datang dari perjalan jauhnya, dia adalah salah satu pemegang saham terbesar Miracle dan juga teman baik Professor Michael. Dia tidak menemukan Professor Michael di sana. Mikel melihat ada banyak perubahan pada Miracle. Mikel begitu terkejut saat melihat banyaknya robot-robot yang tidak di ketahuinya.
Bertepatan dengan itu Arnold dan Chelsea sudah merencanakan penyerbuan, robot monster yang di buatnya dia kendalikan dengan baik, Chelsea mengendalikan robot raksasa sesuai pesanannya pada Agen01. Tawa puas dan licik sangat jelas tergambar di raut wajah Chelsea.
Korban pertama robot raksasa yang di kendalikan Chelsea adalah para polisi penjaga jalan, beberapa polisi tewas di dalam mobil yang di injaknya dengan robot raksasa yang di kendarainya,"Mati kau! Katanya dan di susul dengan suara tawa mengerikannya.
Para warga sipil begitu panik melihat robot raksasa yang tiba-tiba menyerang perwira polisi. Mereka berlari demi melindungi diri mereka dari amuk robot raksasa.
Sedangkan Arnold orang pertama yang di serangnya adalah Rans Marker, kakak dari Frans. Rans yang saat itu sedang bermain basket bersama dengan teman-temannya di dekat kantor polisi tiba-tiba di serang oleh Arnold dan beberapa tentara robot miliknya. Beruntung Rans berhasil lolos dari serangan itu, meski semua temannya langsung tewas di tempat.
Setelah penyerangan itu mulailah robot manusia secara massal menyerang warga. Di bawah perintah langsung Arnold.
Rans menghubungi ayahnya yang seorang menteri pertahanan, dia menceritakan semua hal yang terjadi padanya, dia juga bercerita bagaimana kejamnya orang-orang Miracle membunuh temannya satu persatu tampa ampun,"Ayah, aku serius dia menembaki temanku, ayah harus memberantas mereka Ayah, bahkan sekarang mereka sedang membunuh para warga sipil.
Marker memijat keningnya,"Baiklah nak, menjauhlah dari mereka, dan jangan sekalipun mencoba untuk melawan mereka, mereka bukanlah lawanmu kata Marker dan menutup telponnya.
Marker segera menugaskan beberapa polisi dan tentara di sekitar wilayah kejadian, di bawah koordinasi Sheriff Ram dan Sam. Seluruh penduduk di arahkan ke ruang bawah tanah untuk berlindung. Presiden dan Marker membuat tempat itu untuk kejadian seperti ini. Tapi, koloni robot yang di buat Agen01 sangat banyak dan tak bias di remehkan, itu membuat satu persatu warga yang tak sempat masuk ke dalam ruang bawah tanah habis di tembak mati.
Sheriff Ram dan Sam terjebak di ruang bawah tanah, karena desakan para robot manusia merusak tombol dan kunci ruang bawah tanah, mendengar suara gaduh dari atas membuat para warga panik dan meminta keluar dari ruang bawah tanah. Beruntung Sheriff Sam berhasil menenangkan mereka.
*****
Winda begitu terkejut saat keluar dari supermarket, kota menjadi berantakan, suara ledakan dan tembakan di mana-mana,"A..aa..aapa yang terjadi?
"Frans, sepertinya orang-orang Miracle sudah melakukan penyerangan mereka, apa yang harus kita lakukan?
"Shit! Kau jangan ke mana-mana, aku akan menelpon ayahku untuk menyelamatkanmu, untuk saat ini kau harus bersembunyi dari mereka.
*****
Marker langsung mengangkat telpon dari Frans,"Kau di mana? Kata Marker panik.
"Ayah, aku ada di rumah lama milik keluarga Winda, Ayah tolong selamatkan Winda, dia ada di kota, kata Winda para orang-orang dengan gila menyerang kota ayah.
"Aku sudah tahu, kakakmu juga di serang oleh mereka, baik ayah akan menyelamatkan WInda sementara kau, tunggulah kami di situ, aku dan Winda akan menjemputmu.
"Baik ayah ucap Frans dan menutup ponselnya.
Frans menendang kursi di hadapannya, sial. Dia kembali memandang Gen 1993 yang berdiri di hadapannya, dia menyentuh wajah Gen 1993,"Apa mama Winda mengetahui wajahku? Kenapa dia membuat robot yang begitu persis denganku? Aku jadi takut memikirkannya.
Karena bosan, Frans melempar beberapa kertas di atas meja lab Sari. Dia kembali memunggut lembaran itu sesaat melihat formula yang tertulis di sana.
*****
Arnold kembali bergabung dengan pasukan milik Chelsea, Arnold juga mengendarai kembaran robot raksasa buatan Agen01.
Tapi entah apa yang terjadi, tiba-tiba Chelsea menyerang robot milik Arnold, dengan serangan itu, Arnold tidak terima dan kembali menyerang Chelsea dan terjadilah pertempuran di antara keduanya.
Winda Clair sedang berdiri kaku sambil membulatkan bola matanya karena saat ini dia sedang melihat apa yang kini dia saksikan di depannya, dia merasa sedang berada dalam sebuah adengan film Hollywood yang terkenal pada masanya, di mana sedang terjadi perkelahian gila antara Optimus Prime dan Megatron sementara Winda berada di antara keduanya.
Ini sungguh gila dan tidak masuk akal, mana mungkin hal seperti ini bisa terjadi sekarang di hadapanku, mengapa apa yang di katakan mama pada video yang di tinggalkannya terjadi, tetapi kenapa prediksi mama bisa seefesien ini, apa sebenarnya yang di ketahui oleh mama dan sekarang apa yang akan aku lakukan? Apa aku akan mati konyol oleh mesin-mesin yang di ciptakan oleh manusia.
Ini tidak mungkin sebuah lelucon kan? Apa di sekitar sini tidak ada sutradara? Aku yakin saat ini mereka sedang bersembunyi di suatu tempat demi untuk menakutiku. Sungguh ini adalah ide yang sangat konyol dan bar-bar. Aku sungguh tidak menyukainya.
"Kenapa mereka malah saling menyerang?
*****
Oh shit! Umpat Frans. Formula dan hasil penelitian mediang mama Winda ini sungguh mengesankan, beliau memang benar, akan terjadi ledakan besar di mana-mana tepat pada tahun ini dan kemungkinan pelakunya adalah seseorang dari kalangan yang memiliki kekuatan dan kedudukan yang tinggi pastinya, tapi kurasa mereka sudah kehilangan hati nurani lagi sebagai manusia. Formula yang aku temukan ini adalah sebuah riset yang di rancang oleh mama Winda, beliau benar-benar seorang yang sangat jenius, tapi aku yakin Winda akan lebih jenius mengalahkan kejeniusan mamanya. Tidak ada waktu lagi, secepatnya, aku harus segera menemui Winda dan memberitahunya soal penemuan ini. Untuk mama Winda terima kasih kami berhutang budi padanya walaupun aku tidak pernah bertemu dengannya.
Frans membereskan barang-barang penting mama Winda dan berniat memperlihatkan winda seccepatnya. Frans yakin kesalahan yang ada di formula mama Winda. Winda bisa saja menemukan dan menyempurnakannya. Setelah itu aku yakin Gen 1993 ini akan mampu melawan balik dan kehancuran dunia bisa di tunda.
*****
Akibat pertempuran Chelsea dan Arnold, puing-puing bekas bangunan terbang dan menyerang bangunan-bangunan di sekitarnya, bahkan salah satu puing kini menuju ke arah Winda, karena sangat cepat, Winda tak bisa menghindar, Winda hanya menutup matanya dan berkata dalam hati,"Mungkin ini adalah waktunya aku mati.
Aneh, Winda sama sekali tidak merasakan apapun,"Kenapa aku tidak merasakan apa-apa? Hingga Winda sadar, saat suara paruh baya meneriakkan nama Frans. "Frans! Tidak!
Winda membuka kedua bola matanya dan menemukan Frans tergeletak di hadapannya,"Fr..fr..frans! teriak Winda.