Ex Wife

Ex Wife
74



Setelah selesai sholat magrib bersama dan untuk pertamanya kalinya Joshua menjadi seorang iman sholat untuk Tia sang istri.


Saat Tia sedang membereskan peralatan sholat Terdengar pintu diketuk dari luar dan tak lama Joshua pun memberikan kode kepada sang istri agar dia saja yang membuka pintu nya.


Ceklek...


Saat pintu itu di buka ternyata Bagus sang adik ipar nya itu sudah berdiri di hadapan nya dan memint Joshua dan Tia untuk makan malam bersama.


Mereka berempat makan malam bersama setelah itu Bunda dari Tia mulai membuka topik pembicaraan tentang rencana apa yang akan Joshua dan Tia lakukan.


..."Nak Joshua,Maaf sebelum nya Bunda hanya mau tau bagaimana rencana kalian berdua setelah menikah?kalian kan tau meskipun pernikahan kalian mendadak tapi Bunda Harap kalian bisa langgeng dan menjadi keluarga sakinah mawadah dan warohmah sampai maut memisahkan bukan pernikahan sementara."Ucap Bunda....


Sambil tersenyum Joshua menjawab.


..."Iya Bun,Bunda jangan khawatir Jos Janji pernikahan kami hanya akan di pisahkan oleh Maut dan rencana nya lusa Joshua akan membawa Tia tinggal bersama di rumah Jos Bun,Bunda tidak keberatan kan?.."...


..."Bunda tidak akan keberatan,karena memang sejati nya wanita yang sudah menikah harus mengikuti kemana pun suami nya pergi nak,dan Bunda titip Putri Bunda ya jaga dia dengan baik,sayangi dia dengan baik dan apabila suatu hari nanti Nak Jos sudah tidak sayang lagi dengan putri Bunda tolong jangan sakiti dia kembalikan saja kepada Bunda ya Nak karena bagaimana pun Tia adalah putri kesayangan keluarga ini dan belahan hati Bunda Hiks..hiks..hiks".Ucap Bunda Tia sambil menyeka air mata yang sudah membasahi wajah nya....


Tia seketika itu langsung bangkit dan memeluk sang Bunda dengan air mata yang sudah mengalir dengan deras nya.Kedua wanita itu menangis dengan keadaan berpelukkan sementara Joshua dan Bagus juga ikutan menangis dalam diam sambil memandang kedua nya.


..."Hiks..hiks..hiks..maafin aku ya Bunda,belum bisa bahagiakan Bunda dan sering menyusahkan Bunda hiks..hiks...hiks...aku janji akan bahagia Bunda jangan sedih lagi ya"....


^^^"Iya Bun,Joshua janji akan selalu berusaha membuat Tia tersenyum,jika suatu saat nanti Joshua menyakiti hati Tia,Joshua rela mendapat sangsi apapun dari Bunda".Ucap Joshua yang berjalan menghampiri Bunda Tia.^^^


Bunda Tia mengenggam tangan Joshua dan Tia secara bersamaan.


Acara makan malam mereka setelah mengharu biru akhir nya di iringi dengan canda tawa dan obrolan hangat.


Malam semakin larut setelah sholat isaya berjamaah mereka semua masuk ke kamar mereka masing-masing,Tia yang saat ini sedang duduk di pinggir kasur nya terlihat sangat grerogi dia tau malam ini adalah malam pertama mereka tapi jantung Tia saat ini terus ver detak lebih kencang apalagi saat melihat Joshua datang ke arah nya dengan senyuman manis yang terus saja tercetakdari wajah tampan nya.Sementara Joshua sejak tadi dia sudah melihat betapa istri nya begitu sangat gugup bahkan tak jarang dia melihat istri nya itu memeras kuat-kuat pinggiran baju nya,Joshua duduk di samping Tia dan langsung mengenggam tangan gadis itu dan Joshua juga mulai mengecup tangan sang istri.


..."Sayang,kenapa tangan mu dingin sekali tetapi wajah mu malah berkeringat begitu ehm?..."Tanya nya sambil menatap intens wajah sang istri....


"Eng..Enggak ini tuh aku sedang menahan sakit di perut ku mungkin tadi aku terlalu kenyang saat makan malam".Ucap Tia dengan nada yang gugup bahkan dia juga langsung bangkit dari duduk nya untuk menghindari tatapan Joshua saat pertanyaan itu terlontar dari mulut sang suami.Namun setelah mengucapkan kata-kata itu Tia langsung memukul kening nya sendiri karena memberikan alasan yang tidak masuk akal kepada suami nya itu karena tadi saat makan malam dia sebenarnya hanya makan sangat sedikit dan Joshua tau itu.


Joshua yang mendengar alasan dari sang istri langsung tersenyum dan mulai bangkit berjalan ke arah sang istri lalu setelah itu dia memeluk tubuh ramping sang istri dari belakang.


..."Kamu kenapa gugup gitu jawab nya ehm?...hihihi...hihihi...(kekehan kecil dari mulut nya) kamu tau malam ini malam pertama kita,aku dan aku tidak memaksa kalau kamu masih belum siap dan aku akan menunggu kamu siap kok jadi jangan khawatir dan merasa terbebani begitu ya".Ucap Joshua....


Tia yang mendengar perkataan Joshua langsung merasa tidak enak hati karena tadi setelah makan sang Bunda sudah berpesan bahwa dia harus melayani suami nya dengan ikhlas dan sepenuh hati karen biar bagaimana pun pernikahan itu sangat sakral dan bukan untuk di permainkan.


..."Maaf Mas,ini baru akan yang pertama untuk ku jadi aku sangat gugup tapi aku sudah siap untuk memberikan hak mu sebagai suami ku,lakukan lah Mas jika Mas ingin hak Mas malam ini isya allah aku siap".Ucap ria dengan nada yang sangat lembut....


..."Jangan khawatir kita bermain dengan lembut karena sejujurnya ini juga yang pertama untuk Mas".Ucap Joshua....


Lau Joshua menghadap ke sang istri dan mulai mencium bibir sang istri yang selalu membuat dia sangat candu,da setelah itu dia mulai menggiring sang istri untuk mendekat ke arah Kasur yang mana memang di kamar Tia hanya terdapat kasur springBed di lantai tanpa tempat tidur.


Dan selanjutnya mulai lah terjadi malam pertama untuk kedua pasangan suami istri itu.Mereka mengarungi surga dunia dengan begitu nikmatnya bahkan mereka berdua baru saja selesai sekitar pukul 2 dini hari.