
Sementara Nina semenjak Arman menjatuhkan talak kepada diri nya hidup Nina semakin bebas saja bagaimana tidak,dia memilih untuk mengekos di salah satu kos-kosan yang berada tidak jauh dari bar tempat nya berkerja,dia sudah tidak peduli lagi dengan apapun itu malahan dia sangat bersyukur saat dia tau kalau Arman sudah mengajukan surat gugatan perceraian kepengadilan agama dan dia berharap agar itu segera selesai agar dia bisa sepenuhnya lepas dari anak cacat dan mantan suami nya itu yang menurut nya sudah tidak berguna dan berarti lagi di kehidupan nya.
Pagipun menjelang saat ini baru saja jam 5 pagi,langit pun masih sedikit gelap di sebuah perkampungan padat penduduk di pingggiran kota jakarta seorang gadis muda yang sudah cantik sejak sebelum subuh itu sedang membantu sang Bunda untuk membereskan semua barang dagangan yang akan di jual di acara CFD yang biasa di adakan di jalan utama tempat tingggal nya,karena kebetulan hari ini hari minggu dimana jadwal libur nya di butik milik Embun,yup...gadis manis itu adalah Tia,sejak awal berkerja memang Tia sudah meminta izin untuk libur di hari minggu dibanding hari biasa seperti teman-teman nya karena dia tidak tega bila harus melihat bunda nya yang sudah tidak muda lagi berjualan di acara CFD,dan alhamdulillah nya Embun pun mengizinkan meskipun butik Embun akan sangat ramai tapi melihat Tia yang begitu menyayangi dan mengkhawatirkan Bunda nya membuat hati Embun tersentuhbagaimana tidak Tia seorang gadis yatim yang sudah di tinggal mati oleh ayah nya sejak dia kecil dan gadis itu lah sejak sekolah sudah membanting tulang untuk membantu perekonomian sang Bunda maka dari itu hari kerja Tia dari hari senin sampai hari sabtu tidak seperti karyawan yang lain yang mendapatkan jatah libur di butik di hari kerja.
Perlengkapan untuk berdagang nya sudah dia susun di motor milik nya dan adik nya Bagus untuk mereka berdua bawa di tempat mereka berjualan.
..."Sudah semua ndok,ada yang tertinggal tidak?.."Tanya sang Bunda"....
..."Nda Bun,aku berangkat dulu ya...Assalam mualaikum".Ucap nya sambil mencium tangan sang Bunda....
..."Walaikum salam".Ucap Lia menatap sendu kedua anak nya yang tak pernah kenal lelah dan malu membantu nya untuk mencari nafkah....
Terkadang Lia sering merasa kasian kepada kedua anak nya itu terutama Tia,Putri sulung nya yang tak pernah kenal lelah membantu nya mencari nafkah semenjak sang suami nya meninggal dunia.Sejak suami nya meninggal dunia Putri nya itu sudah membantu nya berjualan bahkan waktu untuk bermain dengan gadis seusia nya dia hampir tak memiliki waktu apalagi untuk sekedar cinta-cintaan seperti nya tidak ada di kehidupan Putri sulung nya itu yang ada di pikiran putri nya selama ini hanya kerja,kerja dan kerja dan untuk Putra kedua nya yang juga setia membantu sang kakak untuk berdagang,Bagus selalu bilang dia tidak mau melihat sang kakak lelah mencari uang sendiri maka dari itu setiap Tia berjualan di hari libur kerja nya laki-laki remaja itu selalu siap membantu dan Bagus juga tak malu bila harus membawa dagangan kesekolah,setiap pagi dia selalu membawa kue buatan tangan sang Bunda untuk di jual di sekolah nya dan alhamdulillah selalu laris manis dan Bagus juga selalu berusaha untuk mengabaikan setiap hinaan dan cemoohan teman-teman nya yang tidak suka melihat dia berjualan di sekolah.
..."Semoga kalian selalu dalam lindungan allah nak,maaf Bunda menyusahkan kalian,Bunda bangga memiliki kalian".Ucap Lia sambil meneteskan air mata nya dan setelah itu dia masuk kedalam rumah petakan yang sudah bertahun-tahun mereka tinggali....
Motor Tia dan Bagus meninggalkan rumah petakan milik nya,selama ini Tia berjualan selalu di temani oleh adik laki-laki nya yang masih duduk di bangku SMA kelas 11.Alhamdulillah nya laki-laki remaja itu tidak pernah malu membantu Tia untuk berjualan karena disana Tia akan menjual Soto lamongan khas kota kelahiran sang Bunda dan beberapa minuman Teh manis dingin yang di beri merk TiTeh oleh diri nya dan adik nya,Jadi mereka berdua akan dua kali balik kerumah untuk mengambil sisa barang-barang kebutuhan dagang mereka.
Mereka berdua sampai di sana langsung membereskan dagangan mereka,walaupun matahari masih sangat malu-malu untuk menampakkan diri nya tapi tak membuat mereka berdua menyerah karena saat ini waktu masih menunjukan pukul 05.30 pagi.Tia selalu berusaha untuk datang pagi-pagi ketempat ini karena dia tidak mau pelangan nya yang kebanyakan para pedagang dan orang-orang yang datang ke tempat ini menunggu nya karena memang alhamdulillah Tia dan Bagus sudah memiliki pelangan sendiri yang selalu setia membeli dagangan mereka.
Sementara di rumah mewah milik Embun,Joshua yang sengaja datang kerumah sepupu nya itu untuk mengantarkan salah satu barang pesanan sepupu nya itu,Ya lelaki tampan itu baru saja pulang dari negara S untuk melakukan perjalanan bisnis nya dan selama satu minggu dia berusaha merapikan semua pekerjaannya dengan cepat walau sedikit uring-uringan kepada asisten nya itu,dan itu karena selama itu dia sudah menahan rindu pada gadis nya yang sudah satu minggu tak pernah bertemu dan mereka berdua hanya berkomunikasi hanya lewat telpon atau pesan dan itu juga sangat jarang gadis nya balas atau angkat telpon dari nya sekali nya di balas pun pasti sudah malam apabila Dia mengirim pesan pagi maka dari itu dia sangat gemas sekaligus kesal dengan gadis nya itu dan apabila dia bertanya kepada Embun dan salah satu anak buah nya mereka selalu bilang kalau kegiatan gadis nya itu hanya rumah dan butik.Josh memang menempatkan salah satu anak buah nya untuk memantau keseharian Tia tanpa sepengetahuan siapapun kecuali asisten nya Tapi yang membuat di kesal dan uring-uringan adalah saat dia merasa diabaikan oleh gadis nya itu,apa sampai segitu sibuk nya untuk membalas pesan dari nya saja tidak sempat sedangkan dia yang begitu banyak kerjaan saja pasti berusaha untuk mengirim pesan pada gadis nya.
Joshua melangkahkan kaki kedalam kediman sepupu nya itu,Dengan menggunakan kaos lengqn pendek berwarna putih dengan celana jeans hitam dan sneaker yang senada dengan warna celana nya.Embun yang melihat kedatangan Joshua di buat terkejut pasalnya sepupu nya itu setau nya baru akan pulang lusa tapi kenapa tiba-tiba sudah ada di rumah nya.
..."Josh,kapan sampai?bukan nya kamu bilag akan pulang Lusa tapi kenapa kamu sudah ada dirumah ku pagi ini".Tanya Embun yang menghampiri sepupu nya itu di meja makan tapi sebelum itu dia meminta kepada salah satu pembantu nya untuk membuatkan kopi hitam kesukaan Josh....
..."Mengantarkan pesanan mu dan Alaska".Ucap nya sambil menyerahkan paperbag ke arah Embun....
..."Hati ku yang sedang tidak baik-baik saja semua pekerjaan ku sudah aku selesaikan lebih cepat dan tengah malam tadi aku baru saja sampai di jakarta"....
Embun menaiki alisnya karena bingung dengan perkataan sepupunya itu.
..."Kenapa Memang dengan hati mu?.."...
laki-laki itu sempat mengambil nafas dalam sebelum menjawab pertanyaan Embun.
..."Kamu tau aku sangat kesal dengan salah satu pegawai mu itu yang sudah membuat hati ku berdetak kencang bila menginggat nya dan sekaligus sudah membuat aku gemas dan kesal karena menunggu balasan pesan dari nya,kamu bayangkan saja aku mengirimkan pesan pagi eh dia baru membalas nya malam hari dan itu juga dengan jawaban singkat dan ketika aku mencoba menghubungi nya di selalu beralasan sudah malam dan tak enak dengan Bunda nya sedangkan aku menghubungi nya pagi atau siang saja dia tidak menjawab nya".Ucap Joshua dengan mengebu-gebu....
Spontan Embun yang mendengar perjataan panjang kali lebar sepupu nya itu langsung tertawa terbahak-bahak.
HA....HA....HA...HA...HA...HA...HA..
..."Astaga jadi karena itu saat ini kamu sudah ada di Jakarta?.."Tanya Embun yang di jawab anggukan kepala oleh Joshua....
..."Kamu tau Tia itu gadis pekerja keras Josh,gadis itu hidup nya hanya untuk bekerja,bekerja dan bekerja dan aku jamin itu"....
..."Tapi apa dia akan sesibuk itu sampai membalas pesan ku juga tidak"....
..."Sebenar nya status kalian apa sih?apa kamu sudah menyatakan perasaan mu pada nya?.."Tanya Embun....
..."Belum sih,tapi apa itu perlu,aku kira selama ini perlakuan ku pada nya sudah sangat menunjukkan jelas kalau aku jatuh cinta pada nya"....
..."Ck..kamu ini,itu penting banget bagi gadis seperti Tia dia bukan gadis-gadis yang selama ini pernah dekat dan menjalin hubungan dengan mu yang baru 2 hari kenal langsung mau di ajak berpacaran oleh mu".Ucap Embun yang sedikit gemas oleh sepupunya itu....