
Dengan kasar Arman menarik tangan sang istri untuk naik keatas motor nya.Walaupun dengan susah payah karena Nina terus saja memberontak dan pada akhir nya Nina mau tak mau bisa duduk dengan tenang diatas motor ketika Arman sedikit kencang membawa motor nya itu untuk meninggalkan butik milik mantan istri nya.
Sementara Embun mencoba masuk kedalam ruanggan nya bersama Alaska dan Randi yang mengikuti mereka dari arah belakang.
..."Kalian tidak apa-apa?".Tanya Randi sambil terus memperhatikan keduanya ....
..."Kami tidak apa-apa Mas".Jawab Embun dengan lembut...
Lalu setelah itu Randi pamit untuk kembali kekantor nya lagi walaupun sebenarnya dia begitu berat meninggalkan mereka berdua apalagi setelah kejadian yang baru saja terjadi tapi Randi juga tidak bisa berbuat apa-apa selain memberikan ruang untuk mereka berdua berbicara dari hati ke hati.
Setelah Randi pamitt Embun langsung mengambil segelas air putih untuk putra nya agar lebih tenang,Lalu setelah itu air putih itu langsung di berikan kepada Al dan Al langsung meminum nya hingga tandas.
Gelas sudah di letakkan di atas meja kaca dan Embun langsung duduk di samping Putranya itu dan memeluk tubuh Putra nya dengan Erat.
Setelah melihat Al tenang Embun langsung mengajak berbicara dari hati ke hati.
..."Al tidak suka melihat Mami dimarahi oleh wanita itu,Al tidak mau Mami terluka lagi atas perbuatan wanita itu Mom,kenapa papi harus datang apabila hanya untuk menyakiti Mami lagi apa belum cukup semua penderitaan yang Papi dan wanita itu berikan kepada kita Mi hiks..hiks..".Ucap Al dengan air mata yang sejak tadi di tahan nya harus tupah di pelukkan sang Mami....
Embun yang melihat itu ikut menangis dalam diam sambil terus mengelus dengan lembut tubuh sang Putra.
..."Al Maaf kan Mami ya Nak,Karena belum bisa memberikan kebahagian yang kamu inginkan Nak,Tapi satu hal yang harus Al tau bahwa kebahagiaan Mami saat ini adalah melihat Al tumbuh menjadi anak yang cerdas,sehat,dan sholeh Nak"....
..."Mom,Mami jangan pernah berbicara seperti itu karena selama ini Mami sudah menjadi Mami yang terbaik dan terhebat untuk Al dan Al janji mulai sekarang Al akan membuat Mami bahagia".Ucap Al sambil menatap dan menghapus air mata yang jatuh di pipi bidadari tanpa sayap bagi kehidupan nya itu"....
Tak lama tiba-tiba saja pintu ruangan nya terbuka dan masuk lah Joshua dengan menampilkan senyum cerah nya.
..."ASSALAM MUALAIKUM KESAYANGAN AKU'.Teriak nya....
Embun dan Al yang mendengar dan melihat kedatangan Joshua langsung buru-buru menghapus air mata nya itu.
Joshua yang tau apa penyebab mereka berdua menangis pun hanya berusaha tampil ceria walaupun sebenar nya saat ini dia sedang menahan segala Emosinya akibat kejadian hari ini yang terjadi di Butik milik Sepupu nya itu.
Tadi saat Joshua baru saja keluar makan siang bersama klien nya dia mendapatkan telpon dari Randi dan sahabat nya itu langsung menceritakan semua yang terjadi di butik sepupu nya itu maka dari itu saat ini dia berada disini karena setelah mendengar kabar itu dia langsung meluncur ke Butik Sepupu nya itu apalagi saat dia dengar pertikaian itu juga melibatkan Al keponakan nya yang notaben nya masih berusia di bawah umur dan belum pantas mendengar apalagi terlibat.
Joshua lansung memeluk tubuh Alaska dan Embun demngan penuh kelembutan Joshua menenangkan mereka berdua.Dan setelah itu Joshua mengajak mereka berdua untuk pergi kegerai Es krim,awalnya Embun dan Al menolak tapi kaena Joshua terus mendesak nya akhir nya mereka berdua pun lansung menyetujui nya.
Dan disini lah mereka betiga berada disebuah taman kota yang tidak jauh dari butik milik Embun,Joshua dan al langsung menuju gerai Es krim yang ada di depan taman sementara Embun saat ini menunggu kedua nya di kursi taman tepat di depan danau buatan.