Ex Wife

Ex Wife
37



Tidak terasa hari rabu pun tiba dimana hari ini Embun akan mulai melakukan aktivitas seperti biasa.Setelah mengantarkan Alaska ke sekolah nya Embun berencana akan pergi kebutik untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan yang sempat tertunda apalagi asisten nya memberitahukan Embun bahwa ada pelanggan baru yang akan bertemu dengan nya disana.


Mobil yang digunakan Embun bergerak menuju butik milik nya sampai disana ternyata sudah ada Bunda Siska,Rara dan juga Randi,namun saat Embun sampai dibutik Randi sedang menerima telpon dari sekertaris nya jadi mereka belum sempat bertemu.


Dengan langkah yang sangat anggun Embun masuk kedalam butik nya yang langsung di sambut dengan sapaan ceria dari semua pegawainya.


..."Welcome to Big boss cantik kami".Ucap para pegawai dan jangan lupakan si heboh Tia dan Lastri yang menyambut nya dengan teriakan paling heboh di antara yang lain....


Embun yang mendapat sambutan itu langsung tersenyum lebar sambil menggelengkan kepala nya karena melihat kehebohan para karyawan nya.Sementara Bunda Siksa dan Rara yang melihat kejadian itu ikut tertawa.


Bunda Siska langsung menatap wanita yang cantik dan anggun yang menjadi sumber kehebohan itu,menatap penuh kekaguman tanpa sadar Bunda siska malah bedoa kepada allah di dalam hati.


..."Ya allah bolehkah dia saja yang menjadi menantu ku".Ucap Bunda Siska dalam hati nya....


Sementara itu...


Embun langsung berjalan ke arah para karyawan nya apalagi Tia dan yang lain langsung memeluk nya menyalurkan kerinduan kepada Boss cantik nya itu.Ya ..memang Embun sedekat itu dengan para karyawan nya tapi biar pun Embun baik dan akrab dengan mereka,mereka sangat tau diri dan tetap menghormati dan menghargai Boss cantik nya itu.


..."Kangen banget kami sama Mba Embun".Ucap Tia dan yang lain....


..."Sama aku juga kangen sekali sama kalian semua,gimana Butik selama saya tidak ada?".Tanya Embun kepada Para karyawan nya....


..."Aman terkendali dong Mba,bahkan penjualan kita meningkat loh mba".Ucap Lastri....


Dan tepat Embun menoleh ke arah sofa tunggu dan melihat ada seorang wanita parubaya dan anak kecil disana yang sedang duduk sambil tersenyum kearah nya dan otomatis Embun juga membalas nya dengan senyuman ramah.


Asisten Embun langsung memberitahukan bahwa wanita yang sedang menatap Embun adalah salah satu pelangan yang ingin bertemu dengan nya. Embun yang mendengar perkataan Asisten nya itu langsung menganggukan kepala nya,Embun berencana akan menghampiri Bunda Siska tapi sebelum itu dia memberikan kunci kepada Asisten nya untuk mengambil beberapa kantong yang ada didalam bagasi mobil yang berisi coklat dari Swiss dan kaos untuk para karyawan nya,dan seluruh karyawan nya pun ikut senag mendengar bahwa mereka akan mendapatkan oleh-oleh dari Boss cantik nya itu.Dan tak lupa juga mereka semua mengucapkan terimakasih kepada Boss nya itu.


Setelah itu Embun berjalan ke sofa tunggu untuk menghampiri Bunda Siska.


..."Walaikum salam,saya Siska".Ucap Bunda Siska yag menyambut uluran tangan Embun....


Rara yang menatap Embun sama seperti wanita yang ada di foto di dalam butik itu pun langsung tersenyum.


..."Hallo Aunty aku Rara yang imut,cantik dan menggemaskan".Ucap Bocah cantik itu kepada Embun yang disambut dengan senyum bahagia dan usapan di kepala nya....


..."Hallo Rara senang juga bertemu dengan Rara".Ucap Embun yang mensejajarkan tubuh nya hingga setinggi Rara....


Dan perilaku seperti itu juga secara tidak langsung membuat Bunda Siska semakin kagum pada Embun.


Bunda Siska yang melihat kelakuan cucu nya hanya bisa tersenyum sambil menggelengkan kepala nya pasalnya Rara memang seperti itu mudah akrab dengan siapa saja yang dia temui.


..."Oiya Nyonya ada yang bisa Embun bantu?.."Tanya Embun yang ikut duduk di sofa yang tepat berada di hadapan Bunda Siska....


"Begini Nak Embun,rencana nya saya akan membuat baju couple untuk saya,cucu saya dan putra saya,karena saya dengar kemaren dari salah satu karyawan nak Embun bahwa disini bisa pesan baju yang sesuai dengan pilihan kita sendiri.


..."Iya Nyonya itu Benar,kalau begitu bisa kah anda mengikuti saya keruangan saya"....


..."Boleh Nak"....


..."Mari silakan Nyonya".Ucap Embun yang langsung berdiri dari duduk nya dan berjalan menuju ruangan nya namun sebelum itu Embun meminta Asisten nya untuk membawa kan minuman untuk tamu nya....


Sampai ruangan Embun langsung mempersilakan Bunda Siska dan Rara untuk duduk.Sementara Randi yang baru saja memasuki Butik mencoba bertanya kepada salah satu pegawai disana dimana Bunda nya berada dan salah satu karyawan Embun langsung mengantarkan Randi ke ruangan Embun.


pintu diketuk oleh Randi sambil mengucapkan salam,pintu itu tak lama terbuka dan Randi sempat mematung ketika melihat wanita yang sudah beberapa hari ini selalu menganggu pikiran nya bahkan Randi merasa sangat merindukan nya dan berharap dia akan betemu dengan wanita yang sekarang berada di hadapan nya itu. Tapi lihat lah allah mengabulkan nya karena wanita itu benar berada dihadapan nya.Bukan hanya Randi yang terkejut tapi sebalik nya Embun juga sama sangat terkejut melihat siapa orang yang baru saja masuk kedalam ruangan nya.