Ex Wife

Ex Wife
53



Arman dengan susah payah bangun dari aspal dia mencoba dengan sekuat tenaga harus mengangkat kaki kanan nya yang tertimpa body motor apalagi sejak tadi ponsel nya selalu berdering,Arman mencoba mengambil ponsel milik nya yang berada di dalam saku jaket milik nya yang sudah basah,saat dia melihat siapa yang menghubungi nya ternyata nama bu Ratna yang berada disana.


Arman langsung mengeser tombol warna hijau dan tak lama langsung terdengar lah suara tetangga nya itu yang terdengar sangat panik.


..."Hallo,Assalam mualaikum bu"....


..."Ar..rman kamu sudah sampai dimana sejak tadi saya sudah mengetuk rumah kamu tapi tidak juga ada jawaban bahkan aku mendengar suara barang terjatuh dan suara tangisan Jelita semakin keras,aku takud terjadi apa-apa dengan anak mu Arman seperti nya istri mu juga memang tidak ada didalam karena tadi bang udin penjual mie ayam depan gang melihat istri mu naik mobil mewah sekitar jam 3 sore".Ucap Bu Ratna dengan nada panik....


Arman yang mendengar itu sungguh sangat emosi sekali terutama pada istri nya yang benar-benar tidak memiliki hati dan akal pikiran dengan tega nya meninggalkan anak nya di rumah sendiri.Dia mencoba mengambil nafas panjang dan menghembuskan nya secara kasar sebelum menjawab nya.


..."Tolong Dobrak saja pintu nya bu karena saat ini saya masih di jalan dan mengalami kecelakan tunggal,kaki saya tertimpa body motor dan saat ini saya masih berusaha untuk menyingkirkan motor saya". Ucap nya dengan nada lirih menahan sesak didada nya dan juga sakit di kaki nya yang tertimpa body milik nya....


Bu Ratna pun sungguh sangat terkejut dengan apa yang baru saja dia dengar dan dia juga ikut merasakan kasian kepada Arman.Telpon pun langsung di matikan oleh Bu Ratna dan tak lama Bu Ratna langsung memanggil Pak RT dan juga beberapa warga sekitar untuk membantu nya mendombrak pintu kontrakan Arman.Namun saat warga akan melakukan nya Pemilik Kontrakan ternyata sedang berjalan ke arah kontrakan Arman dan saat melihat warga sangat ramai di depan kontrakan milik nya,Pemilik Kontrakan yang bernama H.Mamad itu,dan Bu Ratna dan Pak RT langsung Menjelaskan apa yang terjadi,saat H.Mamad mendengar cerita dari Pak Rt dan Ratna dia sempat terkejut.


..."Ya Allah..kebetukan saya membawa kunci serep kontrakan Pak,kita buka saja menggunakan kunci serep itu".Ucap H.Mamad. ...


..."ASTAGFIRULLAH...Jelita".Teriak Bu Ratna yang sambil berlari menghampiri balita yang saat ini sedang merintih dengan suara yang sangat lemah....


Bu Ratna langsung mengendongnya dan dia membawa Jelita ke arah sofa saat di letakkan Jelita di pangkuan nya baik bu Ratna maupun orang yang berada di sana sungguh terkejut dan merasa iba bagaimana tidak wajah Jelita sudah memar-memar di bagian pipi,Dagu dan juga kening nya bahkan Bu Ratna tidak kuasa menahan air mata nya melihat bocah malang itu.


Dan Pemilik kontrakan Pun langsung berinisiatif untuk membawa Jelita ke Rumah sakit terdekat karena kondisi Jelita sudah sangat lemah.


Sementara Nina yang saat ini berada di sebuah Club malam milik teman nya sedang duduk dengan di apit oleh dua orang pria berbadan besar berwarganegara asing yang memang sering datang menemui Nina di Club malam tersebut bisa di bilang mereka berdua itu adalah pelangan setia pemakai jasa Nina karena mereka selalu memakai Nina secara bersamaan dan selalu berakhir dengan kepuasan apalagi mereka selalu menggunakan jasa Nina selama berkunjung ke negara ini.


Tanpa sepengetahuan Arman sebenar nya Nina sudah sering datang ke Club malam ini untuk menjajakan diri nya kepada pria-pria asing kesepian yang sedang berkunjung ke negara ini bahkan Nina juga sering sekali melakukan persetubuhan dengan dua pria sekaligus,ya dia memang wanita yang tidak pernah puas dengan satu laki-laki saat bercinta apalagi selain mendapat kenikmatan yang dia juga mendapatkan uang yang banyak dari Pria asing tersebut.


Dahulu sebenar nya saat Nina berkerja di salah satu showroom Milik arman Nina dan berhasil menjadi kekasih pemilik showroom itu Nina sudah jarang sekali datang ke Club ini karena semenjak berpacaran dengan Arman,laki-laki itu selalu memberikan apapun yang dia minta tapi saat setelah kejadian di pesta pernikahan mereka dan ternyata laki-laki yang saat ini sudah menjadi suami nya itu malah hanya laki-laki miskin yang menumpang hidup kepada mantan istri nya,menyesal...Tentu saja Nina sangat menyesal apalagi saat ini dia harus tinggal di rumah petakan di gang sempit dan juga memilki anak yang kurang mental seperti Jelita.Maka dari itu dia memutuskan untuk kembali ke dunia lama nya dan persetan dengan Arman dan juga anak nya idiot nya itu.