
Setelah Randi meletakkan Alaska di atas ranjang yang berada di kamar pribadi Embun yang ada di butik milik Embun,dia pun langsung pamit untuk kembali kekantor,untuk melanjutkan pekerjaan nya sementara Embun langsung kembali melanjutkan beberapa pekerjaan nya yang sempat tertunda.
ππππ
Satu bulan pun berlalu dan selama itu juga Randi semakin intens mendekati Embun dan Alaska tidak jarang Randi mengajak Alaska untuk pergi berdua dengan nya walaupun sebenar nya Embun sedikit takud,karena melihat kedekatan Randi dan Alaska yang semakin hari semakin terlihat seperti ayah dan anak dan yang Embun khawatirkan adalah Embun takud ketika jagoan kecil nya itu nanti nya akan menaruh harapan besar atas kedekatan diri nya dengan Randi.
Embun hanya tidak ingin anak nya terluka,Sementara Randi juga sering memberikan perhatian kecil kepada Embun namun Embun masih merespon nya dengan sikap biasa saja.
Seperti siang ini Randi datang ke butik nya membawa beberapa kantong berisi makanan kesukaan Alaska karena hari ini Randi meminta ijin kepada nya untuk menjemput Alaska di sekolah nya dan saat mereka datang,mereka membawa beberapa kantong makanan ayam krispy kesukaan Alaska dan tentu semua karyawan butik Embun juga pasti akan kecipretan makan siang gratis dari Randi dan mereka pun jadi semakin gencar mendekati dan menjodohkan Bos cantik nya itu dengan Randi.
..."Assaalam mualaikum Momy".Teriak Al saat masuk kedalam ruangan Embun sambil berlari kearah Embun....
Embun yang sedang mendesain pakaian muslim butik nya pun langsung menoleh mendengar teriakan Alaska.
..."Walaikum salam sayang".Ucap Embun yang langsung mendapat kecuppan ditangan dan di pipi oleh sang Putra....
Dan saat itu pandangan Embun dan Randi pun langsung bertemu.
..."Terima kasih ya Mas,kamu sudah mau direpotkan dengan menjemput Al"....
..."Gpp kok Bun,santai aja aku senang kok bisa menjemput Al disekolah".Ucap nya sambil membalas senyuman Embun....
..."Oiya ini(Sambil menyerahkan kantong ayam kepada Embun)Al,mau makan siang bareng disini sama kita".Ucap Randi....
Embun menerima kantong berisi ayam krispy itu.
..."Kalau tidak merepotkan aku mau kopi hitam dengan sedikit gula Bun he..HE..HE.. semalam banyak kerjaan yang aku urus jadi sedikit mengantuk tadi"....
..."Sebentar ya Mas".Ucap Embun langsung berjalan ke arah pantry untuk memindahkan ayam krispy dan juga nasi putih ke atas piring dan tidak lupa juga dia mengisi 3 gelas air putih hangat dan kopi hitam dengan sedikit gula untuk Randi....
Embun kembali dengan membawa nampan berisi semua makanan dan minuman itu dan saat itu Randi yang sedang mengecek pekerjaan nya melalu ponsel pintar nya langsung berdiri saat melihat Embun membawa nampan berisi makanan,Randi membantu membawa nampan itu untuk di letakan di meja depan sofa panjang dan Embun mulai menyusun piring-piring serta gelas di meja itu kalau orang lain melihat mereka berdua pasti mereka yang tidak tau hubungan antara Embun dan Randu akan mengira bahwa mereka itu sepasang suami istri karena kekompakkan yang mereka lakukan.
Al,Sudah berganti pakaian dengan kaos putih polos dan celana pendek,anak itu memang memiliki kesadaran yang tinggi tentang kewajiban nya dan dia sudah bisa mengerjakan semua itu tanpa di perintah dan Embun sangat bersyukur sekaligus bangga dengan putra nya itu.
Mereka bertiga langsung duduk di sofa dan mulai menyantap semua hidangan yang tersedia disana,dan mereka juga sesekali akan mengobrol dan mendengar Al bercerita tentang kegiatan sekolah nya.
Saat sedang asyik menyantap makan siang tiba-tiba saja terdengar ketukan dari luar.
Tok...Tok...
Rani sang Asisten nya pun masuk kedalam,dan dia mulai berkata bahwa didepan ada Arman yang sedang menunggu nya dan ingin bertemu dengan nya.
..."Bu,didepan ada pak Arman yang ingin bertemu".Ucap Rani....
Embun yang mendengar itu sempat bingung karena tumben sekali mantan suami nya itu datang ke butik nya tanpa memberi tahu dia sebelum nya.
Sementara Alaska yang mendengar sang Papi datang mencoba bersikap cuek karena terakhir kali saat Papi nya berjanji bertemu dengannya, Alaska sempat kesal kepada Papi kandung nya itu karena sempat memilih membatalkan kepergian mereka berdua demi pergi bersama istri baru dan anak baru nya padahal saat itu Alaska sudah sangat bahagia sekali saat Papi nya itu menghubungi nya dan mengajak bertemu dan pergi menghabiskan waktu berdua saat weekend tapi ternyata saat hari yang dinanti itu tiba dan Alaska sudah mandi dan bersiap dari pagi ternyata dengan gampang nya sang Papi malah membatalkan nya dan saat itu akhir nya dia hanya pergi dengan sang Momy ke sebuah toko buku yang ada di salah satu Mall namun ternyata saat disana Alaska dan Embun malah melihat Arman beserta istri dan anak nya sedang berbelanja dan jalan di Mall yang sama dan saat itu Alaska sangat kesal dengan Sang Papi.