Ex Wife

Ex Wife
62



Dengan pertanyaan teman sekamar nya itu Tia langsung membantahnya.


..."Jangan dengarkan Melon mah halu aja dia".Batah Tia dan gadis itu langsung berbaring di atas ranjang sambil melihat ponselnya karena aneh sekali sejak tadi ponsel nya sepi tidak ada yang mengirim nya pesan biasa nya ponsel nya selalu ramai apalagi di dalam ponsel nya Tia memiliki 3 groub yang tidak pernah sepi untuk sekedar mengirim kabar receh atau gambar-gambar receh....


Saat dia mencoba melihat salah satu aplikasi percakapan dan kontak di ponsel nya dia terheran-heran karena ternyata semua percakapan dia terhapus kecuali percakapan dengan adik dan ibu nya sementara percakapan groub semua nya kosong dan lebih parahnya lagi di kontak nya hanya ada 4 nomor telpon yang tersimpan,pertama No telpon ibu dan adik nya serta Bos nya dan satu kontak yang membuat Tia mata nya membulat sempurna adalah Nomor telpon dengan nama "Calon Imam".


..."Astaga...kenapa jadi begini sih dan ini No telpon siapa?..".Gumam nya....


Saat dia mencoba mencari tau dan melihat gambar pic nya ternyata disana foto sepupu atas nya siapa lagi kalau bukan Joshua dan dia merasa harus memberikan perhitungan kepada pria itu karena dengan seenaknya menghapus semua kontak yang ada di ponselnya dan bahkan menghapus semua groub percakapan nya.


Waktu pun terus berlalu sampai pada waktu malam nya mereka sudah berkumpul di luar dengan bagian tugas mereka masing-masing ada yang membantu menata lilin dan balon-balon dengan huruf-huruf dan ada juga yang membantu merapikan dan mencoba sound sistem untuk acara sementara Embun sengaja di ajak untuk berbelanja kesuparmarket untuk membeli beberapa bahan untuk barbeque yang masih kurang.Lampu sengaja di matikan total karena nantinya akan diganti oleh lampu sorot dan beberapa lampu kelap-kelip agar tercipta kesan romantis.


Sekitar pukul 8 malam Embun dan Bunda Sisca sampai dan Embun merasa sangat heran karena lampu semua nya mati dan menjadi sangat gelap sekali namun pada saat dia akan bertanya kepada Bunda Sisca ternyata Bunda Sisca juga tiba-tiba tidak ada.


Embun turun dari mobil langsung berjalan ke arah Vila,dia mencoba menelepon Joshua dan Randi namun tidak ada jawaban dan tak lama dia mencoba memanggil Mang Jaja selaku penjaga Vila.


..."Mang Jaja...Mang....Josh....Josh...Al....Mas Randi...pada kemana sih dan kenapa tempat ini menjadi gelap sekali?apa mati lampu?tapi Vila disekitar dan jalan nya yang aku lalui tadi pada nyala semua lampunya".Ucap Embun....


Saat masih di landa ke bingungan ternyata ada suara lantunan alat musik dan suara merdu Tia yang sedang menyanyikan lagi romantis.


Dengarkanlah wanita pujaanku


malam ini akan kusampaikan


hasrat suci kepadamu dewiku


dengarkanlah kesungguhan ini


’tuk yang pertama dan terakhir...


dan tidak lama suara langkah kaki menuju hadapan Embun dan lampu Sorot langsung menerangi mereka berdua dan Embun sungguh terkejut ketika Randi dengan menggunakan kemeja Biru dengan celana panjang bersujud di hadapan nya dengan membawa buket bunga mawar dan tak lupa senyuman manis laki-laki itu seolah sudah menghipnotis Embun.Embun benar-benar tidak bisa berkata apapun sungguh di terharu sekali dengan apa yang sedang dia alami,suara alunan musik romantis pun terus terdengar dan tak lama Randi langsung mengungkapkan perasaan nya kepada Embun dan mulai mengatakan tujuan nya untuk meminang Embun.


"Tahukah kamu? Satu-satunya orang yang memenuhi syarat untuk menjadi istriku adalah kamu. karena, syarat pernikahan yang langgeng adalah jatuh cinta berkali-kali pada orang yang sama. Will you marry me?".Ucap Randi dengan mengarahkan buket bunga mawar kehadapan Embun yang saat ini sudah memandang kearah Randi dengan tatapan berkaca-kaca.


Sementara dibelakang para karyawan yang menyaksikan di buat melehoy mendengar perkataan Randi saat melamar Embun.


..."Astaga Meleyot hati gue....Maaaaauuuu".Ucap Melly pelan dengan nada di buat-buat....


Karena jujur saja dia sudah tidak berharap untuk mendapatkan lamaran romantis dari seorang pria setelah kegagalan rumah tangga nya dengan Arman dan memang setelah mengobrol dengan Bunda Sisca waktu itu dia mencoba bertanya kepada Al putra semata wayang nya tentang pendapatnya bila suatu saat Embun menikah kembali dan jawaban dari Al sangat membuat Embun terkejut bagaimana tidak karena putra nya itu berkata hanya Randi yang pantas dan cocok menjadi ayah sambung nya karena menurut nya Randi adalah sosok ayah idaman untuk nya dan dia juga mengatakan kalau Randi akan membahagiakan Mami nya.Embun tidak heran kalau Al begitu menyukai Randi karena dia tau bagaimana perlakuan Randi dan dekat nya Randi dengan Putra nya itu.


Dan setelah mendengar pendapat Putra nya Embun sempat bertanya kepada sepupunya itu karena bagaimana pun saat ini Joshua adalah kakak bagi nya dan alhamdulillah jawaban nya sangat positif dan Joshua juga menyarankan kepada Embun untuk melakukan sholat istiqarah agar allah membantu memberikan jawaban nya.


Randi masih setia menunggu jawaban dari wanita cantik yang saat ini ada di hadapan nya.


..."Yes, I do".Ucap Embun yang langsung membuat semua yang menyaksikan itu ikutan bahagia dan Randi langsung mengenggam tangan Embun dan memberikan kecupan di kening wanita itu....


..."Alhamdulillah...terimakasih sayang".Ucap Randi....


Tak lama Alaska datang dengan menggunakan kemeja dengan warna yang sama seperti yang di pakai Randi sambil membawa kotak perhiasan lalu dia langsung memberikan nya kepada Randi agar segera memasangkan nya kepada sang Mami.