
Seminggu sudah berlalu,tepat hari pasukan Embun dan seluruh karyawan nya akan melakukan perjalanan wisata ke kota kembang Bandung.
Sudah sejak pagi tepat nya sekitar jam 8 pagi mereka semua pergi menuju kota kembang,Baik Embun beserta Randi dan yang lain ikut bergabung dengan karyawan duduk didalam Bus pariwisata yang sudah di pesan oleh Embun.Setiap kursi yang berada di dalam Bus terdapat dua seat dengan bentuk kursi yang sangat nyaman apalagi didalam Bus nya juga sudah ada toilet nya jadi apabila ada yang tiba-tiba mau buang air kecil mereka tidak perlu keluar dari bus mencari pom bensin.
Embun dan Alaska Duduk berdampingan sementara Randi duduk sendiri di sebrang kursi yang di tempati oleh Embun sementara Bunda Siska duduk di kursi di barisan kedua tepat nya di belakang Embun dan Alaska bersama Rara.Saat ini mereka sudah berada di tol dan sebagian dari mereka ada yang bernyanyi dan ada juga yang menikmati perjalanan dengan tidur atau pun sekedar melihat-lihat jalan melalu jendela.
Sedangkan Tia saat ini gadis itu kebagian duduk dibarisan pinggir kedua dari di barisan belakang sambil bernyanyi duet dengan Riko salah satu karyawan di butik Embun memang Riko salah satu pegawai laki-laki yang memiliki wajah tampan dengan suara yang sangat bagus apalagi laki-laki itu pintar sekali memainkan gitar.Tia memiliki suara yang sangat merdu bahkan saking merdu nya Tia dan Riko sering sekali mengisi suara nya di sebuah Kafe yang tidak jauh dari butik Embun saat malam minggu tiba.
Namun saat yang lain begitu menikmati perjalanan dan suara merdu mereka berdua tapi tidak dengan Joshua yang duduk tepat di belakang Randi,sejak tadi lelaki itu entah mengapa sangat tidak suka melihat kedua nya bernyanyi bahkan tertawa bersama karena sejak tadi Joshua terus saja menoleh ke arah belakang dengan tatapan tajam nya.Sejak tadi dia benar-benar ingin sekali menghampiri Tia dan mengurung gadis itu agar tidak lagi tertawa dan bernyanyi bersama Riko yang menurut nya sok kecakapan padahal dari wajah dirinya sangat tampan melebihi Riko.
Dan tepat sekali seperti nya dewa keberuntungan sedang berpihak kepada nya,saat ini teman sebelah Tia berdiri dan ingin berjalan ke arah toilet dan saat itu lah Joshua mengambil kesempatan untuk segera berjalan ke arah kursi Tia dan memint gadis itu untuk bergeser agar gadis itu berpindah duduk di dalam tepat nya di dekat jendela dan Joshua duduk di tempat awal Tia duduk sehingga Tia dan Riko langsung menatap heran ke arah Joshua.
..."Ih..Pak kenapa anda duduk disini sih,disini itu tempat duduk saya dan Mely tau"....
..."Lah...kenapa bapak yang sewot saya kan hanya bertanya pak".Ucap Tia yang tatkala sewot....
Dengan sedikit kesal Tia langsung berbicara kepada Riko untuk berduet lagu Remix Rungkad tapi baru saja akan bernyanyi mic Tia langsung direbut oleh Joshua.
..."Ck..apaan sih Bapak ini menganggu kesenangan aja".Ucap Tia dengan sedikit kesal dan tentu saja yang lain yang me dengar suara Tia sempat menoleh ke arah mereka dan apalagi Embun dan Randi sudah menampilkan senyuman di wajah masing-masing melihat tingkah Joshua kepada Tia....
..."Ck..suara kamu enggak enak di dengar dan lebih baik kasih yang lain untuk bernyanyi".Ucap Josh yang langsung memberikan Mic itu kepada Riko....
Sedangkan Mely yang baru saja keluar dari toilet dan baru akan kembali ke kursi nya melihat sepupu atasnya itu duduk langsung berdiri mematung dan tidak lama dia langsung mendapat instruksi dari Joshua untuk duduk di kursi miliknya di baris kedua tepat sejajar dengan kursi Bunda Siska dan Rara,Sementara Tia sudah benar-benar memanyunkan bibir nya karena ulah Joshua.
"Jangan di manyunin begitu nanti bibir mu malah seperti angsa ha..ha..ha..".Ucap Joshua mengoda Tia yang malah mendapat tatapan jutex dari Tia.