Ex Wife

Ex Wife
57



Saat bibir kedua nya terlepas karena cubitan maut yang di layangkan Tia dipinggang Joshua,Tia langsung buru-buru mengelap salvina mereka berdua yang ada di bibir nya sementara Joshua malah tersenyum nakal memandang Tia dan sambil mendekatkan bibir nya ke telinga Tia sementara Tia berusaha menjauhkan nya meskipun pada akhir nya akan percuma karena sudah sangat terpojok posisi nya.


..."Bibir kamu manis,boleh juga nanti kita lakukan lagi".Ucap Joshua ditelinga Tia....


Tia yang mendengar bisikkan dari Joshua langsung mencubit kembali lengan berotot pria itu dan seketika Joshua langsung berteriak karena merasakan cubitan Tia begitu terasa panas di lengan berotot nya.


..."AAAWWWW...AAADDDDDUUUUHHH".Teriak Joshua yang malah membuat seluruh orang yang berada didalam Bus menoleh ke arah mereka....


Sementara Randi yang mendengar itu tak tahan untuk menggoda Joshua yang dia tau kalau sahabat nya itu tertarik atau mungkin sudah jatuh cinta dengan salah satu pegawai butik Embun.


..."Pepet terus bro jangan kasih kendor ha..ha..ha..".Goda Randi....


sementara itu salah satu karyawan Embun pun menimpali.


..."Hati-hati pak Tia kalau lagi lapar suka makan orang ha..ha..ha..ha.."....


Dan celotehan mereka malah membuat seluruh yang ada di bus itu tertawa,Sementara Tia semakin menekuk wajah nya sedangkan Joshua sambil mengelus lengan bekas cubitan Tia sambil bibir nya tersenyum sempurna.


Tak lama akhir nya mereka pun sampai di Kota kembang Bandung,setelah hampir 4 jam perjalanan dari jakarta ke kota kembang ini dan mereka juga melawati perkebunan teh yang terhampar luas dan suasana yang sangat sejuk sebelum sampai ke sebuah vila yang yang sudah dipesan sebelum oleh Embun dan team.



Saat mereka turun pun mereka sudah disambut oleh penjaga vila dan anak buah Embun di butik milik nya sekitar 6 orang yang sudah sampai terlebih dahulu.Karena mereka masih tinggal di wilayah ini jadi Embun hanya menyewakan sebuah mobil pribadi sewaan untuk mengantar mereka ke vila ini.


Rombongan dari jakarta pun turun satu persatu dari Bus,tapi saat Tia sudah berdiri dan ingin turun dari Bus tiba-tiba saja Joshua menahan lengan nya.


Karena Tia malas berdebat dengan Joshua akhir nya dia hanya menurut dengan wajah yang masih di tekuk.Namun saat sedang menunggu antrian turun tiba-tiba saja Riko menghampiri barisan kursi Tia.


..."Tia,Switer gue lo pakai aja dulu ya,soalnya udara nya lumayan dingin?.."Tanya Riko tanpa menghiraukan keberadaan Joshua yang saat ini sedang memperhatikan mereka berdua....


..."Lah,kalau gue yang pakai entar loe gimana?.."Tanya Tia ...


..."Gampang,gue masih bawa kok satu lagi".Jawab Riko....


..."Oke deh,thank ya...gue pinjem dulu switer loe".Ucap Tia....


Hati ini memang Tia lupa untuk membawa jaket atau switer karena saking terburu-buru nya bayangkan saja tadi setelah mengantar barang jualan Bunda nya ke warung-warung dia langsung berangkat ke butik,jadi dia melupakan jaket milik nya di kursi ruang tamu rumah nya.


Setelah menjawab ucapan dengan senyuman dan anggukkan kepala nya Riko langsung meninggalkan kursi barisan Tia,Sementara Joshua yang sejak tadi memperhatikan percakapan dan interaksi mereka berdua terlihat sangat kesal bagaimana bisa gadis di sebelah nya dengan enteng nya memakai baju milik teman cowok nya pantas sejak tadi Joshua mencium parfum cowok di tmswiter yang Tia pakai dan yangvaneh nya memang parfum itu sama persis seperti parfum Riko,dia pikir dia salah ternyata gadis ini memang memakai pakaian milik Riko.


..."Pak,permisi saya mau turun..tuh liat dah pada turun semua cuma kita doang berdua yang belum turun".Ucap Tia....


Joshua yang melihat sekeliling nya memang tinggal dia saja akhir nya Joshua berdiri dengan wajah kesal dan meninggalkan Tia dengan kebingungan berjalan di belakang nya.


..."Aneh...kenapa tuh orang".Gumam Tia dalam hati namun dia langsung mencoba mengabaikan perubahan sikap sepupu bos nya itu....


Mereka semua sudah masuk kedalam Villa untuk berkumpul dan sedikit arahan untuk pembagian kamar,Divilla ini terdapat 10 kamar 5 diatas dan 5 dibawah.3 kamar akan dipakai oleh Embun dan Alaska,Bunda Sisca dan Rara,Joshua dan Randi dan sisa nya di pakai oleh karyawan Embun yang sudah di tentukan setiap kamar berisi 4 orang.


Setelah Mereka semua meletakkan tas bawaan mereka di dalam kamar mereka masing-masing,Embun memberikan waktu 2 jam untuk para pegawai nya beristirahat sebelum nanti nya akan berkumpul lagi untuk makan siang dan acara-acara yang sudah disusun oleh Embun dan para pegawai nya.