Ex Wife

Ex Wife
70



Setelah insiden itu Joshua benar-benar memanfaatkan situasi bagaimana tidak Laki-laki yang sedang jatuh cinta dan bucin itu meminta Tia untuk menyuapi nya dengan alasan tangan nya tak bisa di gunakan atau digerakkan,sungguh sangat lebay kan bahkan Embun saja yang sejak tadi melihat tingkah sepupu nya itu merasa ingin sekali memukul kepala sepupunya itu agar mengurangi ke sikap lebay nya.


Tak lama Embun dan Alaska pamit pulang terlebih dahulu,Sementara Joshua masih disana menunggu dan ingin membantu Tia beserta Bagus membereskan dagangan mereka karena alhamdulillah dagangan ke dua nya sudah ludes terjual.


Joshuq juga membantu membawa motor milik Tia yang sebagian besar belakang nya adalah perabot dagangan nya,meskipun sudah mencoba di larang oleh Tia tetap saja Joshua membantu Tia dan Bagus hingga semua nya sudah selesai di bawa kembali kerumah.


Liat sempat bingung dengan kedatangan Joshua ke rumah mereka apalagi anak muda itu begitu cekatan membantu Tia dan Bagus membawa perabot dagangan mereka ke dalam rumah.Saat Bagus masuk kedalam Lia langsung bertanya kepada anak nya itu.


..."Le,si toh pemuda yang disana itu,perasaan Bunda baru pertama kali melihat nya le?..".Tanya Lia....


..."Menantu Bunda...tadi pas di lapak dia memperkenalkan diri begitu sama aku Bun,dan Bunda tau tadi Mas Josh itu datang bersama Bos Mba Tia Bun,seperti nya mereka saudaranya Bos Mba Tia Bun".Ucap Bagus....


Tia yang merasa terkejut dengan cerita anak laki-laki nya pun segera keluar dan menghampiri Tia dan Joshua.


..."Sudah selesai semua ndak?.."Tanya nya pada Tia....


..."Sudah Bun".Jawab Tia....


Joshua yang melihat Lia keluar dan bertanya kepada Tia langsung menghampiri wanita parubaya yang di panggil Bunda oleh Tia.


..."Siang Bun,perkenalkan saya Joshua".Ucap Joshua sambil mencium punggung tangan Lia....


..."Oiya,nak Joshua saya Lia Bundanya Tia dan Bagus,silakan duduk Nak,maaf rumah nya nda ada kursi jadi harus dibawah"....


..."Terima kasih Bun,tidak apa-apa lebih enak seperti ini kok".Jawab Joshua yang langsung duduk di atas karpet yang sudah terhamparkan di ruang tamu nya....


..."Ndok,tolong buatkan air untuk Nak Joshua ya".Ucap Lia pada Tia...


Tia yang mendengar perintah sang Bubda langsung masuk kedalam membuat Teh manis hangat untuk Joshua.


..."Oh,bukan Bun kebetulan saya beda pekerjaan dari Tia tapi saya dan pemilik butik tempat Tia berkerja kebetulan adalah saudara Embun adik sepupu saya"....


..."Oh gitu..."...


..."Tapi kalau boleh jujur saya jatuh cinta dengan putri Bunda dan saya mau meminta izin untuk mengenal Tia lebih dekat itu pun jika Bunda memberikan izin".Ucap nya ...


Lia tentu sangat terkejut dengan sikap keberanian dan to the point Joshua yang meminta izin untuk mengenal dekat putri nya.


..."Maaf kalau boleh saya tau,Nak Joshua ingin mengenal dekat putri saya,tapi untuk apa ya Nak Joshua,Bukan saya melarang hanya saja saya sebagai orang tua tunggal dari Tia saya ingin tau maksud dan tujuan Nak Joshua mengenal dekat Putri saya,karena asal Naka Joshua tau bahwa Putri saya Tia belum pernah berpacaran ataupun membawa laki-laki kerumah kami jadi jika maksud Nak Joshua mengenal dekat Putri kami hanya untuk sekedar berteman saya boleh-boleh saja asalkan putri saya nyaman dan senang".Ucap Lia....


Lia memang sengaja berkata seperti itu tak lain hanya ingin melindungi Putri nya apalagi kalau di lihat Joshua lebih dewasa dan juga terlahir dari kalangan berada.


Sementara Joshua yang mendengar Perkataan demi perkataan yang keluar dari mulut Lia langsung memberikan jawaban yang akan membuat Lia selaku Bunda dari gadis pujaan hati nya itu tenangdan memberikan restu kepada nya,karena dia sangat tau kekhawatiran dari seorang ibu kepada Putri nya.


..."Begini Bun,saya tau usia saya tidak lagi muda dan saya sungguh benar-benar jatuh cinta kepada putri Bunda,Saya ingin mengenal lebih dekat Putri Bunda dan juga keluarga Bunda karena saya berharap Tia bisa menjadi pendamping hidup saya,bukan untuk main-main Bun".Jawab Joshua....


..."Tapi apa kamu yakin Nak Joshua karena Tia hanya bersala dari orang yang tak punya,bagaimana dengan orang Tua Nak Joshua sendiri?apa tidak keberatan dengan ini?.."...


..."Insya allah Tidak Bun,karena kebetulan saya hanya tinggal dengan Mami saya karena Papi saya sudah pulang ke pangkuan allah sejak saya masih di Bangku SMA dan saya rasa Mami saya tidak keberatan dengan itu karena beliau selalu mendukung apapun yang akan di lakukan oleh anak nya selama itu masih di jalan yang tidak melanggar agama"....


Lia yang mendengar penjelasan Joshua langsung menerbitkan senyum diwajahnya sementara Tia sejak tadi sudah menguping pembicaraan mereka berdua dari balik pembatas antara ruang tamu dan dapur.


"Baik lah...insya allah bunda mengizinkan kamu mengenal lebih dekat Putri dan juga keluarga kami tapi kembali lagi semua nya Bunda serahkan kepada Tia karena dia yang akan menjalani nya.


Joshua yang mendengar itu langsung tersenyum lebar.


..."Terima kasih Bun,Saya berjanji akan selalu menjaga dan membahagiakan Tia".Ucap nya sambil mencium punggung tangan Lia. ...