Dream Love

Dream Love
EPS. 2



**15 TAHUN KEMUDIAN**



"**LIANA!!!..........BANGUN**!!!!" teriak ghenissa sambil mengoyangkan tubuh liana dengan kedua tangannya.



"**LEPAS!!!.......AKU SUDAH BANGUN TAU**!!" balas liana dengan meneriaki di dekat telinganya.



"**AAAAHHHHH!!!!!........ SAKIT TAU**!!!!!!" teriak ghenissa sambil melepaskan kedua tangannya dari badan liana.



"huh....... Lama kelamaan badanku bisa remuk dapatmu, ghenissa!" keluh liana.



"oh..... Ayo lah, ini juga karena dirimu yang selalu bangun hampir ke siangan!" jawab ghenissa.



"**APA!!!...... SEKARANG SUDAH JAM SEGINI!!!!..... DAN KENAPA KAU TIDAK BANGUN KAN AKU DARI TADI**!!???" teriak liana sambil berlari menuju kamar mandi.



"huh.... Kau saja yang tidur kaya mayat" jawab ghenissa.



Selama perjalan ke kampus, liana dan ghenissa berbincang \- bincang. Dan setiba di kampus ada 2 orang yang mendekati mereka



"yosh..... Pagi my princess, liana!!" ucap salah satu dari mereka.



"apa kau minta aku untuk melakukan hal yang seperti biasa, cleo!?" ucap liana sambil menggengam tangannya dan tersenyum tipis.



"ti.... Ti... Tidak.... Kok....." jawab cleo sambil melangkah mundur karena takut terhadap liana.



"hahahaha...... Mereka sangat cocok sekali ya, ghenissa!" ucap farhan sambil tertawa melihat tingkah laku liana dan cleo.



"sangat cocok sekali, farhan" jawab ghenissa.



"hei..... Aku dan dia tidak cocok!!!" ucap liana sambil menujuk ke arah cleo dengan muka yang tampak bergitu kesal.



"baiklah, kami percaya" ucap farhan sambil berjalan melewati liana. Liana, ghenissa, serta cleo pun mengikutinya.




"......... Hm...... Iya.... Tapi di mimpi barusan, tampak begitu jelas dari sebelumnya" jawab liana.



"ya ampun, liana, liana. Kau itu sudah 4 bulan bermimpi seperti itu. Apa jangan \- jangan itu adalah ingatanmu yang berharga?" tanya farhan.



"oh..... Jadi itu masalahnya kenapa sering kali kau tidur susah banget di bangunin" kesal ghenissa.



"maaf ya ghen, aku sudah sangat merepotkanmu" ucap liana.



"tapi, apakah mimpi itu selalu terulang\-ulang?" tanya farhan.



"............. Sepertinya!.........." jawab liana.



"ini cuma tebakan aku aja ya, na. Mungkin aja itu adalah ingatanmu yang sempat hlilang. Dan kau juga tidak mempunyai huruf **E** di namamu" ucap ghenissa.



"iya... Ya....... Namamu kan *liana justin*. Dan tidak ada huruf **E**. Apa jangan \- jangan itu nama orang yang memberikan kalungnya kepadamu tetapi kau tidak mengingat siapa yang memberikannya" ucap cleo sambil mengingat nama liana.



"mungkin, soalnya dimimpi ini, aku melihat ada seorang anak laki\-laki. Dan aku juga seperti sedang menangisi dirinya. Kemudian ia, memberikan aku sesuatu, tapi aku tak mengingatnya apa yang ia berikan ke diriku?!" ucap liana sambil meletakkan tasnya di atas meja, kemudian memegang kepalanya sambil mengingat \- ingat.



"...... Hm...... Mungkin, kalung yang kau pakai itu ada hubungannya dengan mimpimu itu"ucap farhan sambil menunjuk ke arah kalung liana. Liana pun terdiam ke arah mana yang farhan tunjuk.


" AAAAAA......... FARHAN............ DASAR LELAKI MESUM!!!!......" teriak liana sambil memukul kepala farhan sekuat tenaga dan menyebabkan farhan pingsan. Seisi ruangan melihat ke arah kami berdua.


"*pst...... Dasar gak tau malu.....".



"ya ampun..... Kasian banget farhan..... Tapi sih itu juga kesalahannya".



"bantuin gak ya..... Kasian banget, tapi itu kan kesalahannya*".ya, itulah yang di seisi rungan membicarakan farhan sambil berbisik. Akhirnya cleo dan ghenissa membawa farhan ke uks. Liana ingin membantu mereka, akan tetapi tangannya ditarik oleh orang yang berada di dekatnya.



"lebih baik kau disini aja" usulnya. Liana pun kembali duduk dan tak lama kemudian dosen memasuki ruangan tersebut.