Demon Martial Arts

Demon Martial Arts
09. Dijebak?



"Alam Bawaan level 6!" Feng Jiu merasakan kekuatan nya bertambah lagi.


Khususnya di tangan kirinya. Dia memperkirakan setidaknya dia dapat mengangkat beban 300 kg dengan satu tangannya saja.


Di tengah kesenangannya karena naik level, prasasti Kaisar Iblis tiba-tiba muncul di hadapan nya.


_____________________________________________


Anda dapat mempelajari ilmu baru.


Tinju Absolut


_____________________________________________


"Ilmu baru.. Kedengarannya hebat." Feng Jiu mengelus dagunya. Kemudian dia membaca deskripsi ilmu tinju tersebut.


_____________________________________________


Tinju Absolut


Mengumpulkan Energi Iblis dalam jumlah besar dan memadatkan nya menjadi tipis seperti lapisan kulit.


Di perlukan berlatih 100 set Tinju Absolut setiap hari selama seminggu baru bisa mempelajari ilmu Tinju Absolut.


Pelajari Set?


_____________________________________________


"Sepertinya benar ini adalah ilmu yang hebat. Persyaratannya saja cukup sulit. 100 set tinju? Bahkan rata-rata ilmu tinju di sekte saja hanya perlu berlatih 10-20 set per hari." Feng Jiu menghela nafasnya.


Untuk sementara dia tidak akan mempelajari Ilmu Tinju Absolut. Feng Jiu ingin menaikkan level nya terlebih dahulu.


Dia berencana untuk menggunakan pil spiritual agar naik level. Sementara esensi kehidupan yang dia miliki akan di simpan. Mengingat peringatan Kaisar Iblis sebelumnya, dia menjadi berhati-hati untuk menggunakan esensi kehidupan makhluk hidup, apalagi milik manusia.


Dan untuk mendapatkan pil spiritual sendiri, hanya ada satu cara yang paling mudah. Yaitu mengerjakan misi dari Aula Misi.


Dengan kekuatannya yang sekarang, Feng Jiu sudah sedikit percaya diri untuk melakukan misi perburuan sendirian.


Note : Feng Jiu masih bisa naik ke level 7 kalo dia mau. Tapi perlu satu hari untuk bisa naik level. Jadi dia simpan dulu pil spiritual sisanya untuk nanti.


{•••}


Seperti biasanya, Aula Misi selalu ramai dengan murid-murid yang ingin mencari misi untuk dikerjakan atau ingin melaporkan misi.


Feng Jiu menuju ke salah satu papan misi. Namun tiba-tiba dicegat oleh seorang pria dewasa berambut panjang, yang merupakan Tetua Ling.


'Apa? Bocah ini sudah menjadi Alam Bawaan Level 6?! Terakhir kali saat melaporkan misi dia masih berada di level 3. Perkembangan anak ini sungguh mengerikan. Bahkan Qian saja yang setiap minggu kuberikan pil spiritual tingkat 3 baru saja menerobos level 8.'


Ekspresi wajah terkejut Tetua Ling nampak jelas, tapi kemudian ekspresi wajahnya kembali seperti biasa.


"Ehem, Feng Jiu, kau benar-benar berbakat. Sudah berada di level 6 dalam beberapa hari." Perkataan Tetua Ling membuat murid-murid di sana terkejut dan saling memandang.


"Bagaimana mungkin? Aku yang sudah berlatih selama satu tahun masih berada di level 5!" dia sangat iri dan kagum pada Feng Jiu yang sudah berada di atasnya dalam sekejap.


"Apa jangan-jangan dia menyembunyikan kekuatannya? Tidak mungkin dia sangat cepat naik level. Tiga hari yang lalu dia masih di level 2, sekarang sudah naik ke level 6." salah satu murid mengeluarkan sugestinya.


"Mungkin saja." dan beberapa murid lainnya merasa hal tersebut masuk akal.


Mengabaikan pembicaraan para murid di sekitarnya, Feng Jiu bertanya pada Tetua Ling, "Tetua, apakah ada yang bisa saya lakukan?" tanyanya dengan nada yang sopan.


"Sepertinya kau ingin mengambil misi. Ada misi yang ingin ku pajang, tapi berhubung kau ada sini dan misi cocok untukmu, aku memilih untuk memberikan nya padamu."


Feng Jiu mengangkat alisnya saat mendengar jawaban Tetua Ling. "Jika junior boleh tahu, misi bagaimana yang akan anda berikan pada ku?"


"Lihat sendiri." Feng Jiu menerima kertas misi yang diberikan oleh Tetua Ling.


"Bunuh Beruang Es hewan buas tingkat 1. Saat ini Beruang Es telah di identifikasi sedang berhibernasi. Kekuatannya yang setara dengan Alam Bawaan level 9 turun menjadi level 6." Feng Jiu menggumamkan apa yang dia baca pada kertas misi tersebut.


'Orang tua ini sepertinya ingin menjebak ku. Tidak mungkin hadiah dari misi memburu hewan buas tingkat satu setara dengan memburu hewan buas tingkat dua.'


Feng Jiu curiga jika misi ini adalah misi yang telah di siapkan untuk menjebaknya. Tapi melihat hadiah dari misi ini sangat menggiurkan, Feng Jiu tetap mengambilnya.


"Tetua Ling sungguh baik. Baiklah, aku akan mengambil misi ini." mendengar perkataan Feng Jiu, Tetua Ling diam-diam tersenyum.


Dia langsung membantu Feng Jiu untuk mendaftarkan misi tersebut. Setelah selesai anak berusia dua belas tahun itu langsung berangkat ke hutan.


{•••}


Perjalanan Feng Jiu menuju ke hutan monster tidak ada halangan yang berarti. Feng Jiu terus berjalan menuju tanda yang berada di peta yang diberikan oleh Tetua Ling.


Pria itu mengatakan bahwa Beruang Es sedang berhibernasi di dalam goa tersebut. Tentu saja Feng Jiu tidak mempercayai nya begitu saja.


Tapi, hewan buas yang setara dengan Alam Bawaan Level 9 masih kurang untuk menakuti Feng Jiu.


"Seharusnya ini adalah tempat tinggal Beruang Es itu kan?" Feng Jiu mengaktifkan Penglihatan Kekacauan.


Dari luar, goa itu terlihat biasa saja. Namun setelah mengaktifkan Penglihatan Kekacauan yang dimana dapat melihat dalam kegelapan, Feng Jiu langsung mengetahui bagaimana keadaan di dalam goa tersebut.


"Sepertinya ini adalah akibat dari Beruang Es, sehingga dinding goa menjadi membeku.." Feng Jiu terus berjalan masuk.


Lorong goa yang sebelumnya tidak terlalu besar, perlahan menjadi lebih luas hingga luasnya menjadi seperti sebuah ruangan.


Feng Jiu dapat melihat Beruang Es yang sedang tertidur di lantai goa. Tapi, perhatian nya bukan tertarik pada Beruang Es, melainkan pada sebuah balok es raksasa yang berada di dekat Beruang Es.


Balok Es tersebut terlihat memancarkan aura yang sangat dingin. Feng Jiu yakin, jika bukan karena aura itu tidak di serap oleh Beruang Es, mungkin dia sudah menggigil kedinginan sekarang.


"Dilihat dari aura nya, Beruang Es itu memang berada di level 6. Tidak, mungkin lebih kuat lagi." Feng Jiu kesulitan untuk menyimpulkan kekuatan Beruang Es yang sedang tertidur karena ada aura dingin dari balok es aneh yang menghalanginya.


"Sepertinya si Tua Ling itu memang ingin menjebak ku."