Demon Martial Arts

Demon Martial Arts
26. Hutan Monster 3



Seminggu berlalu sejak kedatangan Tang Weilan; pangeran ketiga belas Kerajaan Hou. Feng Jiu entah mengapa membantu Tang Weilan untuk merawat lukanya, padahal dia tidak memiliki kewajiban seperti itu dan mungkin bisa membawa bencana bagi dirinya untuk kedepannya.


Tapi setidaknya dia tidak kesepian berada di hutan monster. Lagipula Tang Weilan merupakan seorang koki handal, membuat banyak masakan mewah yang tidak pernah di lihat oleh Feng Jiu dari bahan-bahan seadanya saja, dan tentu pastinya lezat.


Beberapa hari sebelumnya, Feng Jiu bertanya pada Tang Weilan, "Kau sangat ahli dalam memasak padahal seorang pangeran. Apa raja tidak pernah marah melihat seorang pangeran belajar memasak?" tanya Feng Jiu padanya.


"Tidak, Yang Mulia tidak berani memarahi ku karena.." Tang Weilan menceritakan dirinya merupakan anak kedua dari permaisuri Kerajaan Hou, dan raja Hou merupakan tipe orang yang takut istri, setidaknya pada permaisurinya.


Penjelasan dari Tang Weilan membuat Feng Jiu memiliki gambaran tentang saudara pertama darinya.


"Jika ku tebak, apakah pangeran pertama adalah kakak kandung mu? Hm?" pertanyaan Feng Jiu membuat Tang Weilan terkejut.


Dia merasa anak laki-laki didepannya terlalu pintar, setidaknya untuk orang yang awam dan tidak sekolah pendidikan.


"Ya benar..."


"Siapa sebenarnya kamu Feng Jiu? Seorang anak bangsawan juga?" tanya Tang Weilan, dia sudah dari awal penasaran, bagaimana seorang anak-anak berada di tengah hutan monster sendirian.


Ada dua jawaban yang sangat mungkin, yang pertama adalah, anak dihadapannya itu adalah seorang putra dari keluarga bangsawan besar, yang melakukan tradisi keluarga mereka yang sudah di turunkan secara turun temurun pada keturunan utama mereka.


Tang Weilan sendiri tak pernah mendengar nama keluarga Feng di kerajaan manapun. Jadi dia masih ragu dengan jawaban yang pertama.


Yang kedua adalah, Feng Jiu merupakan murid langsung dari ketua sebuah sekte. Kenapa begitu? Tang Weilan pernah mendengar bahwa orang-orang yang kuat memiliki sifat esentrik, aneh, autisme atau semacamnya.


Jadi mungkin saja guru dari Feng Jiu melempar nya ke hutan monster untuk berlatih. Masih banyak kemungkinan dan jawaban yang masuk akal di dalam kepala Tang Weilan, namun dia ingin mendengarkannya langsung dari Feng Jiu.


"Rahasia.." jawaban Feng Jiu membuat Tang Weilan cemberut, sedangkan Feng Jiu tertawa kecil melihat tingkah lakunya.


...{•••}...


"Kau masak banyak sekali buat apa?" Feng Jiu heran melihat berbagai hidangan yang terbuat dari daging dan jamur-jamuran di mulut gua.


"Kak- maksudku kau akan pergi berlatih, membawa beberapa makanan tidak apa-apa kan? Daripada hanya memakan daging bakar saja." jawab Tang Weilan, dia terlihat sedang mengaduk sesuatu di dalam sebuah kuali.


"Yasudah, aku bawa semuanya.." Feng Jiu memasukkan semua makanan tersebut dalam cincin penyimpanannya. Lagian siapa yang akan menolak makanan sebanyak itu. Jika tidak bisa dihabiskan, ya simpan saja untuk makan nanti.


Feng Jiu menatap Tang Weilan yang sedang fokus terhadap kegiatannya sendiri. Dia hendak mengatakan 'jaga dirimu baik-baik', tapi melihat tingkat kekuatan pangeran ke tiga belas itu yang sudah mencapai Alam Pemurnian, membuat Feng Jiu mengatakan itu pada dirinya sendiri saja.


Dengan berjalan ke arah timur, Feng Jiu dapat menemukan sebuah air terjun yang debit airnya lumayan besar. Ia berencana menggunakan air terjun tersebut sebagai pelatihannya.


Selain itu, dibalik air terjun tersebut terdapat sebuah gua yang lumayan besar, cocok untuk dijadikan tempat tinggalnya. Jadi sebelum mulai berlatih Feng Jiu membersihkan gua tersebut terlebih dahulu.


Ia memasang sebuah dinding dari jerami agar tidak kemasukan air saat ia sedang tidur nantinya. Setelah persiapan tempat tinggalnya beres, Feng Jiu mulai mengumpulkan bahan-bahan pelatihannya.


Feng Jiu mulai pelatihan nya yaitu dengan duduk bersila di bawah terjangan air terjun sambil menyeimbangkan dua buah batang kayu di pundaknya, tentu saja dengan mengaktifkan metode pelatihan otot batu.


Target utamanya dari pelatihan ini adalah agar kayu di pundaknya tidak terjatuh dengan metode pelatihan sekuat mungkin.


"Ah sial! Ini sulit sekali!" beberapa kali Feng Jiu mengalami kegagalan.


Jika saja dia tidak menggunakan ilmu pernafasan sebelum terjatuh, mungkin Feng Jiu tidak dapat menahan nafasnya selama lima menit dan bisa berenang kembali ke permukaan sungai.


'Sungguh sulit.. Tapi aku tidak boleh menyerah. Pelatihan ini membuat efektivitas metode pelatihan otot batu meningkat beberapa kali lipat. Artinya aku bisa menikmati hasil latihan selama satu bulan dengan hanya berlatih satu minggu saja.'


Pada malam harinya Feng Jiu mengkonsumsi satu pil spiritual dan menembus level 10. Dia juga menyempatkan diri untuk membaca buku 'Kultivasi Langit Bumi'.


Dia sudah membaca nya beberapa bagian dan memang benar seperti yang dikatakan oleh Xinxin atau Merak Emas, buku tersebut cuma berisi panduan mengendalikan aura langit bumi yang sangat dasar.


Tapi dari buku tersebut Feng Jiu menemukan banyak kegunaan dari aura langit bumi saat sudah bisa dikendalikan nantinya.


"Karena aura langit bumi tercipta dari berbagai elemen penyusun dunia, seharusnya dia memiliki ketahanan terhadap berbagai elemen. Aku bisa menggunakannya untuk melindungi diriku saat melawan hewan spiritual dan pengguna elemen alam!" ucapnya seperti menemukan sebuah penemuan menarik yang akan mengguncangkan dunia.


...{•••}...


Dua minggu lainnya berlalu. Terlihat Feng Jiu sedang duduk bersila dengan dua buah batang kayu di atas pundaknya. Dia terlihat sangat tenang seperti pepohonan, dan kokoh seperti sebuah gunung.


Padahal terlihat tubuhnya menjadi merah dan muncul urat-urat di beberapa bagian tubuhnya karena menahan energi spiritual yang lumayan banyak.


Tak lama kemudian tubuhnya diselimuti oleh cahaya hijau tipis. Perlahan tubuhnya berubah menjadi semula dan urat-uratnya yang muncul pun menghilang.


Mata anak muda itu terbuka, dia kemudian menggerakkan tangannya dan kayu di atas pundaknya berpindah dengan sendirinya. Jika diperhatikan dengan lebih teliti, kayu tersebut di selimuti oleh cahaya abu-abu yang redup.


"Hahaha! Pelatihan ku sudah sejauh ini!" Feng Jiu tertawa gembira melihat dua batang kayu yang terangkat di atas kepalanya.


Tapi tiba-tiba dia kehilangan kendali atas kedua kayu tersebut dan akhirnya kepalanya tertimpa. Bukan kepala Feng Jiu yang penyok, malahan kedua kayu tersebut patah menjadi dua karena menghantam kepalanya.


"Berbahaya juga jika kepala ku tertimpa dua batang pohon.." Feng Jiu memegang kepalanya. Untung dia menggunakan pengerasan tubuh tepat waktu.


Jika tidak sekarang dia sudah terkapar di dalam sungai dan mati kehabisan nafas karena geger otak.


Feng Jiu melompat ke daratan dan mengeringkan tubuhnya di api unggun. Ia melamunkan tentang hasil pelatihannya.


Feng Jiu sudah naik ke level 13 Alam Bawaan, dia juga sudah dapat mengendalikan dua jenis aura langit bumi, yaitu aura gravitasi, aura penyembuhan.


Sebenarnya dua aura tersebut tidak pernah ada di manapun, alias Feng Jiu sendiri yang menemukan nya. Kegunaan kedua aura tersebut sudah dapat ditebak hanya dengan namanya saja.


Contohnya adalah aura gravitasi yang dapat membuat penggunanya mengendalikan aura langit bumi yang membuat berat suatu benda berkurang atau malah bertambah.


Selanjutnya, hasil dari metode pelatihan otot batu membuat Feng Jiu dapat menyimpan energi spiritual yang sangat banyak di setiap otot tubuhnya.


Karena metode pelatihan otot batu membuatnya menjadi lebih tinggi, secara sekilas dia bisa dikatakan berusia 15-16 tahun, padahal dia masih berusia 12 tahunan.


...{•••}...


Author lagi gak enak badan hari ini, jadi gak bisa melakukan aktivitas seperti biasanya. Dan karena ini saya bisa nulis 3 episode hari ini.


Maaf yah karena author cuma bisa up 1 kali sehari pada hari biasa. Ada sesuatu yang membuat saya sulit untuk up banyak eps sehari...