Demon Martial Arts

Demon Martial Arts
21. Merak Emas



Perpustakaan sekte selain tempat menyimpan berbagai ilmu yang dikumpulkan oleh generasi murid pertama hingga sekarang, memiliki fungsi sebagai tempat berlatih.


Di sekitar perpustakaan sekte terdapat beberapa bangunan khusus yang digunakan untuk berlatih ilmu. Ruang-ruang tersebut dilengkapi dengan sebuah dupa yang dibuat dari berbagai tanaman spiritual sehingga dapat membantu menjernihkan pikiran agar lebih mudah menguasai ilmu yang akan dipelajari.


Ada sekitar 300 ruangan yang tersedia, dan akan lebih banyak lagi sedang dibangun. Tak heran, ada banyak sekali murid yang berkumpul di sekitar wilayah perpustakaan.


Ruangan khusus dijaga dengan ketat oleh beberapa tetua. Dupa yang digunakan pada setiap ruangan juga berbeda, ada yang digunakan untuk menjernihkan pikiran, merangsang kinerja organ, dan memperlancar aliran darah.


Sehingga ruangan khusus bukan hanya untuk berlatih ilmu saja, melainkan untuk menyerap khasiat pil dan obat, dan proses pemurnian organ.


Proses pemurnian organ sendiri merupakan proses yang harus dilalui oleh seorang pembela diri Alam Pemurnian yang akan menerobos ke tingkat yang lebih tinggi.


Tentu saja untuk mendapatkan sebuah ruangan tidak gratis. Para murid bahkan orang luar sekte harus mengeluarkan uang sebanyak 5.000 perak agar bisa menikmati latihan yang lebih cepat dengan keamanan yang terjamin.


Sebenarnya ada alasan lain mengapa para murid berkumpul di sekitar perpustakaan sekte. Mereka menanti-nanti sesuatu di dekat beberapa bangunan yang merupakan ruangan khusus untuk berlatih.


"Siapa yang akan menerobos Alam Kultivasi duluan?"


"Kurasa Tuan Muda Han Xiao yang akan duluan menerobos!"


"Cuih, aku sangat yakin Nona Rong yang akan menerobos ke Alam Kultivasi!"


Perdebatan panas terjadi di depan dua bangunan yang diisi oleh orang yang berpengaruh dan terkenal, menurut Feng Jiu.


Feng Jiu hanya memperhatikan mereka sebentar kemudian berjalan ke perpustakaan. Sebelum tiba di perpustakaan, Feng Jiu terlebih dahulu melewati sebuah jembatan yang dibawahnya merupakan kolam buatan.


Dia merasakan perasaan damai saat menghirup nafas. 'Sepertinya bunga-bunga ini memberikan perasaan nyaman saat dihirup..'


Feng Jiu melanjutkan jalannya dan sampai di sebuah lapangan pelatihan yang lumayan sibuk dan banyak orang. Namun tidak sesibuk saat di luar. Banyak yang sedang berlatih sendiri, atau berlatih tanding dengan orang lain.


'Ternyata begini penampakan dalam perpustakaan..' Feng Jiu berkeliling sejenak di antara rak-rak buku.


'Sebagian besar kitab di sini perlu menerobos Alam Pemurnian baru bisa mempelajarinya.'


Memang ilmu yang dapat digunakan oleh Alam Bawaan sedikit. Sebab ilmu-ilmu yang dapat dipelajari oleh Alam Bawaan bukan hanya khusus digunakan untuk yang belum memiliki elemen atribut, tapi juga bisa digunakan dengan elemen alam yang bisa dikeluarkan oleh Alam Pemurnian ke atas.


Contohnya adalah ilmu Pedang 3 Musim. Ilmu ini bahkan lebih langka lagi karena tidak perlu menggunakan energi apapun dan bisa mengeluarkan kekuatan penuhnya. Tapi sayangnya sedikit dari murid Sekte Pedang Bambu yang mendalami ilmu ini.


Kebanyakan orang akan lebih senang mendalami ilmu semacam Tarian Taring Naga yang memiliki banyak gerakan di dalamnya ketimbang ilmu Pedang Tiga Musim.


Menurut mereka, mendalami ilmu semacam Tarian Taring Naga dapat membuat mereka terlihat sangat mendalami ilmu berpedang.


"Hai, apa yang sedang kau cari?" Feng Jiu mengalihkan pandangannya pada sumber suara seseorang yang memanggilnya.


Sesosok anak laki-laki sebaya Feng Jiu, bisa dikatakan sedikit lebih pendek. Dia memiliki rambut keemasan, namun yang menarik adalah matanya juga memiliki warna senada dan mengenakan kacamata.


Anak laki-laki itu memperbaiki posisi kacamata nya dan matanya menyipit. "Ada yang salah?" dia bertanya, dan dijawab dengan gelengan kepala oleh Feng Jiu.


"Ternyata kau mengenalku dalam sekali lihat yah.." dia adalah Merak Emas atau yang lebih sering dipanggil Xinxin oleh para tetua yang satu generasi dengannya.


Merak Emas berasal dari puncak Menghu. Walaupun terlihat begitu muda, bahkan lebih muda dari Feng Jiu, usianya lebih tua dari Master Yunjin walaupun tingkat kekuatannya masih sedikit berada di bawah Master Yunjin.


Sebenarnya dengan tubuh khusus yang dimilikinya, Xinxin dapat melaju ke tingkat yang lebih tinggi lagi. Namun, tubuh spesial yang dimilikinya datang bersama dengan sebuah hambatan lainnya.


Xinxin di anugerahi dengan tubuh Cahaya Suci yang dimana dia memiliki energi atribut cahaya yang tak terbatas dan memiliki akar spiritual cahaya tingkat tertinggi. Tubuhnya juga tidak tumbuh menjadi dewasa dan terus tertahan dengan wujud anak-anak.


Di samping itu, Xinxin memiliki mata spesial yang bernama mata Ilahi. Sebenarnya kekuatan dari mata Ilahi sangat mengerikan, apalagi jika dikombinasikan dengan teknik penglihatan.


Namun, menggunakan kekuatan mata Ilahi harus mengorbankan tingkat beladirinya. Apalagi kekuatan mata itu tak bisa dikontrol dan akan selalu aktif.


Pada masa mudanya, Xinxin mengabaikan efek samping dari kemampuan mata Ilahi. Namun saat usianya menginjak dua ratusan tahun, mata Ilahi miliknya mengeluarkan potensi penuh secara tiba-tiba sehingga membuat kemunduran dalam kekuatannya sebanyak tiga level.


Hal ini membuatnya mengambil keputusan serius untuk menangani hal ini dan meneliti benda yang dapat menahan atau setidaknya membatasi kemampuan matanya.


Beberapa tahun berselang, setelah penelitian yang lama, dia menciptakan benda yang dapat membatasi kemampuan mata Ilahi miliknya, yaitu kacamata yang digunakannya sekarang.


Xinxin menyimpan banyak rune formasi rumit pada kacamata tersebut agar dapat membatasi kemampuan mata Ilahi nya untuk mencegah kemunduran kekuatan lagi.


"Aku hanya ingin mempelajari ilmu pernafasan." Feng Jiu langsung mengatakan keinginannya.


"Baik.. Tapi aku perlu melihat tanda pengenal mu dulu." dia mendekati Feng Jiu, hendak mengambil tanda pengenalnya.


Namun tiba-tiba dia terpaku dengan mata terbuka lebar. Feng Jiu keheranan. Dia melihat Merak Emas yang terdiam.


'Apakah dia melihat sesuatu? Apa jangan-jangan, dia bisa melihat Energi Iblis?! Kenapa firasat ku menjadi buruk..' Feng Jiu menelan ludahnya saat Merak Emas menyipitkan matanya.


Feng Jiu merasakan seolah sesuatu sedang berusaha masuk ke diri terdalamnya. Hal ini membuatnya merinding.


"Energi yang kau miliki sangat berbeda dengan Energi Spiritual... Dan sesuatu yang mengelilingi mu membuatku tak dapat melihat tubuh mu lebih dalam.." Feng Jiu terbatuk mendengar perkataan senior berusia ratusan tahun itu.


"Ma-maksudnya?"


Xinxin batuk pelan, merasa bocah belasan tahun itu salah mengartikan ucapannya, "Aku tidak bermaksud melihat 'itu'."


"Lagian siapa juga yang tertarik dengan yang masih 'kecil'." perkataannya cukup kecil, tapi masih bisa didengar oleh Feng Jiu dan membuatnya mundur beberapa langkah.


Xinxin berkerut dahi melihat reaksi Feng Jiu terhadap ucapannya, "Kau masih berusia belasan tahun tapi mengerti akan hal-hal semacam itu?"


Kini giliran Feng Jiu yang mengerutkan dahinya, dia sendiri kurang mengerti maksud perkataan dari Merak Emas. Dan lagi kenapa tubuhnya bereaksi di luar kendalinya.


"Senior, aku.. Aku hanya ingin mempelajari ilmu pernafasan saja."