Demon Martial Arts

Demon Martial Arts
11. Datang



"Aku penasaran dengan apa yang akan kudapatkan jika aku menyerapnya. Apakah aku akan mati?" Feng Jiu bertanya pada dirinya sendiri sambil menatap esensi kehidupan itu.


Kemudian dia menggeleng, 'Sebaiknya aku menyimpannya saja. Jika perlu baru ku gunakan, atau setidaknya saat mencapai Alam Pemurnian.'


Feng Jiu menyimpan esensi kehidupan Beruang Es tersebut beserta mayatnya ke dalam cincin penyimpanan yang dia dapatkan dari murid Sekte Cakrawala Abadi.


Setelahnya, dia mendekati balok es yang mengeluarkan aura dingin yang menusuk hingga ke tulang.


"Aku tak tahu benda apa ini. Dingin sekali jika berada di dekatnya." saat dia bernapas dan menghirup aura dingin itu, tenggorokan nya langsung terasa kering.


'Pengerasan Tubuh dapat mengubah efek membeku dari Aura Es ini menjadi positif. Aku bisa menggunakannya untuk berlatih!'


Feng Jiu mengaktifkan Pengerasan Tubuh di kedua tangannya. Sebenarnya, Pengerasan Tubuh dapat menutupi hingga ke siku tangannya.


Tapi karena dia mengeraskan kedua tangannya, pengerasan hanya sampai pergelangan tangan tidak lebih.


"Huft, yang penting yakin!" Kedua tangan nya menyentuh permukaan balok es.


'Dingin!' perlahan es mulai menjalar dari balok es.


Feng Jiu menahan rasa dingin tersebut. Sementara Pengerasan Tubuh terus menetralkan aura es menjadi Energi Iblis.


'Sangat dingin, bahkan Pengerasan Tubuh tak mampu menetralkan semua dingin ini!'


{•••}


Tiga hari, selama tiga hari Feng Jiu terus menerus menyerap aura es untuk memperkuat tubuhnya.


Selama tiga hari itu juga, Feng Jiu harus tersiksa dengan dinginnya aura es tersebut. Namun dia mendapat hasil yang setimpal dari siksaan ini.


Feng Jiu telah naik level menjadi Alam Bawaan level 8 hanya dengan mengandalkan aura es dari balok es aneh itu.


"Lumayan aku dapat naik dua level! Tapi kekuatan ku seperti meningkat dua kali lipat dari sebelumnya." Feng Jiu menatap kedua telapak tangannya yang membeku.


Rasa dingin yang menusuk itu perlahan mengurang seiring dia menyerap aura es dari balok es aneh.


"Aku ingin di sini lebih lama agar bisa menerobos ke level 10. Namun, hari ini adalah hari dimana aku akan berduel dengan Monlu. Sebaiknya aku cepat bergegas kembali." Feng Jiu bangkit dan kemudian meninggalkan goa tersebut.


"Jika sempat, aku akan kembali kesini nanti..."


{•••}


"Kemana Feng Jiu? Monlu sudah menunggu selama seperempat jam di sini." Orang-orang yang berkumpul di sini sedang menunggu kedatangan Feng Jiu untuk menonton pertarungan antara dia dan Monlu.


"Apakah dia ketakutan sehingga tidak berani datang?"


"Jika aku jadi dia pun tidak akan pergi. Alam Bawaan level 6 mana yang mampu mengalahkan Alam Bawaan level 10?" Orang yang berkata itu pun di senggol oleh orang di sebelahnya.


Dengan wajah bingung dia bertanya, "Apa ada yang salah dengan kata-kata ku?" dia bertanya.


"Coba kau lihat baik-baik, Monlu sudah naik ke level 11."


Sementara itu, Lan Meiyu terlihat khawatir karena Feng Jiu tidak kunjung datang. 'Feng Jiu, apakah kau sekarang sedang baik-baik saja.'


"Apakah kau mengkhawatirkan Feng Jiu?"


"Mei'er, Feng Jiu sampah itu seharusnya sudah mati saat mengerjakan misi. Sebaiknya kau bersama ku saja. Aku memiliki potensi yang lebih besar daripada nya." perkataan Ling Qian membuat Lan Meiyu marah.


Dia langsung mengeluarkan aura pelatihannya dan menekan Ling Qian, "Kau berbicara potensi denganku? Apa kualifikasi mu?!"


Dengan tekanan Lan Meiyu, Ling Qian langsung berlutut karena tak sanggup menahannya.


'Gadis ini... Ilmu nya sudah meningkat lagi. Sepertinya Ling Qian menyinggung dirinya saat berbicara.' Tetua Ling memperhatikan mereka dari kejauhan.


'Bocah ini, harus selalu mengandalkan ku jika kesusahan.' dia menggeleng dan menghembuskan nafas nya.


Tetua Ling muncul di hadapan Lan Meiyu dan Ling Qian. "Lan Meiyu, Ling Qian mungkin bersalah dan menyinggung dirimu. Tapi jika kamu menekannya terus menerus, Ling Qian akan terluka."


"Lihat, sepertinya Ling Qian menyinggung Nona Lan Meiyu hingga di tekan dan berakhir memalukan seperti itu." banyak orang yang perhatian nya tertarik dengan kejadian tersebut.


"Cuih, Ling Qian hanya Alam Bawaan level 8, dia berani berbicara tentang potensi masa depan dengan Nona Lan Meiyu yang sudah berada di Alam Pemurnian!"


"Benar, bakat Lan Meiyu sangat tinggi. Kabarnya, Ling Qian mengkonsumsi pil spiritual tingkat 3 setiap minggunya. Namun perkembangan nya sangat lambat."


Tetua Ling yang mendengar perkataan orang tersebut langsung menatapnya tajam sehingga orang itu langsung menutup mulutnya.


"Karena aku menghormati Tetua Ling, maka masalah ini terselesaikan. Tapi lain kali, jangan menghina Feng Jiu didepan ku. Jika kau menghinanya lagi maka..." Lan Meiyu menebas ke arah Ling Qian hingga pedangnya mengeluarkan energi berbentuk bulan sabit yang mengarah ke antara kaki Ling Qian.


"Uaahh!" Ling Qian ketakutan hingga mengompol.


"Pufftt!" semua orang menahan tawanya saat melihat adegan tersebut.


Bahkan Monlu pun juga sama. Tapi dia tidak berani terang-terangan tertawa karena masih ada Tetua Ling di sana.


"Ling Qian, ayo kita pergi! Tidak ada gunanya kita menunggu Feng Jiu." dia mengangkat kerah baju Ling Qian hendak membawa anaknya pergi.


"Aha.. Kalian tidak ingin menonton pertarungan ini?" sesaat sebelum ayah anak itu pergi, Feng Jiu muncul di atas atap sebuah bangunan.


"Woah itu Feng Jiu!"


"Dia terlihat lebih tampan dari sebelumnya setelah tidak terlihat tiga hari!"


TAPP


Feng Jiu melompat dari atap bangunan tersebut dan mendarat dengan sempurna. Dia berdiri dengan gagah, hingga banyak murid perempuan klepek-klepek dibuat nya.


"Monlu! Seperti yang dijanjikan, kita akan bertarung di arena setelah satu minggu!" perkataan Feng Jiu membuat Monlu tersenyum sinis.


"Kukira kau takut sehingga tidak muncul setelah hampir setengah jam ku tunggu. Ternyata kau benar-benar memiliki keberanian untuk bertarung dengan ku, Alam Bawaan level 11!" Monlu berbicara dengan nada lantang sehingga dapat didengar oleh semua orang.


"Hey, bukan kekuatan mu saja yang berkembang..." Feng Jiu mengeluarkan aura pelatihan nya sehingga semua orang tahu, bahwa ia sudah berada di level 8 Alam Bawaan.


'Me-mengerikan sekali perkembangannya. Tetua Ling ternyata benar. Sepertinya aku tidak boleh meremehkan nya.' Monlu menampilkan ekspresi wajah serius saat merasakan aura pelatihan Feng Jiu.


Dia menarik pedangnya yang merupakan senjata spiritual tingkat 3, begitu juga dengan Feng Jiu yang bersiap dengan pedangnya.


Sementara itu, Lan Meiyu yang melihat kedatangan Feng Jiu menjadi lega dan kekhawatirannya langsung menghilang, walaupun kekhawatirannya yang lain pun muncul.


Sedangkan Ling Qian terkejut saat melihat keadaan Feng Jiu yang masih baik-baik saja setelah menyelesaikan misi berbahaya, bahkan kekuatan nya meningkat lagi.