Demon Martial Arts

Demon Martial Arts
08. Terobosan



"Feng Jiu, untunglah! Kupikir kau akan... Huhuhu, aku sangat takut!" Lan Meiyu memeluk Feng Jiu saat melihat Feng Jiu baik-baik saja.


"Terimakasih sudah mengkhawatirkan ku. Tapi, pertarungannya belum berakhir. Bisakah kau melepaskan ku?" Ucap Feng Jiu dan dia menepuk pundak Lan Meiyu.


"Humph! Siapa pula yang mengkhawatirkan mu! Pergi mati saja sana!" Feng Jiu tersenyum masam melihat tingkah laku Lan Meiyu.


"Hey senior gendut, pertarungan kita belum usai. Ayo lanjutkan!" Feng Jiu menggerakkan jari telunjuknya pertanda tantangan.


'Sial! Bagaimana ini? Semua energi ku telah habis. Dih, dia sudah naik level lagi!' murid gendut itu menatap seniornya.


'L-A-N-J-U-T-K-A-N!' begitulah arti tatapan seniornya.


Hal itu membuatnya ketakutan. "Aku tidak percaya kau bisa menahannya! Kau pasti menggunakan Alat Spiritual! Rasakan tinju Alam Bawaan Level 5!"


Murid gendut itu dengan gegabah maju dan mengarahkan tinjunya ke wajah Feng Jiu. Tidak menghindar, Feng Jiu menangkap pukulannya dengan tangan kirinya yang telah di keras kan.


BANG


"Ap-" belum sempat bereaksi, murid gendut terkena tendangan keras di perutnya.


BUAKH


Seketika dia terpental ke samping dan menghantam pohon hingga tak sadarkan diri. "Adik junior!" murid lainnya dari Sekte Cakrawala Abadi berteriak.


"Dasar bajingan!" dia langsung melesat dengan cepat ke arah Feng Jiu.


Sebelum sampai ke Feng Jiu, kepalanya sudah terlepas dari lehernya. "Sangat lemah!" cibir Feng Jiu.


"Beraninya kau!" murid senior mengamuk, kemudian dia dan sisa murid Sekte Cakrawala Abadi maju.


Feng Jiu menatap Lan Meiyu. Gadis tersebut mengangguk melihat tatapannya. Mereka berdua pun bertarung dengan murid Sekte Cakrawala Abadi.


{15 Menit Kemudian}


Walaupun kalah jumlah, namun Lan Meiyu dan Feng Jiu dapat menang melawan lima murid Sekte Cakrawala Abadi.


Sebenarnya setelah dapat memulihkan diri, Lan Meiyu dapat mengalahkan mereka semua sendirian, namun Feng Jiu tetap ikut bertarung.


"Ka-kalian tidak boleh membunuhku! Aku adalah murid berbakat di sekte ku!" murid senior itu ketakutan.


"Persetan dengan sekte mu itu. Dirimu sendiri lah yang mencari masalah duluan." ucap Lan Meiyu.


"Sekte Pedang Bambu kami tidak takut dengan sekte mu itu." murid senior itu terkejut mendengar penuturan dari Feng Jiu.


"Sekte Pedang Bambu?!" matanya melotot. Dia baru saja sadar telah menyinggung sosok yang salah.


Sekte Pedang Bambu adalah sekte yang sangat terkenal di Kerajaan Kunlun. Kekuatan mereka dan kecakapan pelatihan mereka hanya satu tingkat di bawah sekolah kerajaan.


"Akhiri saja dia.." Lan Meiyu mengangguk. Dia menusuk leher murid senior itu dan dia langsung meninggal.


"Feng Jiu, kurasa ini tidak sopan." Feng Jiu tidak merespons perkataan Lan Meiyu.


Setelah menemukan sekantung uang perak, dia baru menjawabnya, "Aku tahu, tapi barang-barang ini sudah tidak berguna lagi bagi mereka. Daripada di sia-siakan, lebih baik diambil saja."


"Terserah mu saja. Aku tidak ikut-ikutan."


{•••}


Setelah semua itu, Lan Meiyu dan Feng Jiu kembali ke sekte. Mereka melaporkan misi tersebut dan memberikan jasad Babi Merah Bergerigi pada sekte, setelah itu baru mendapatkan hadiah.


Feng Jiu mendapatkan 5.850 poin kontribusi dan 2 buah pil spiritual tingkat 2. Dan dari murid Sekte Cakrawala Abadi, Feng Jiu mendapatkan sekitar 4.000 koin perak, 13 pil spiritual tingkat 1, 3 pil spiritual tingkat 2 dan sebuah senjata spiritual tingkat 2.


Hasil yang sangat banyak. Perkiraan nya, dia cukup untuk naik ke Alam Bawaan level 7 atau 8.


Belum lagi dari Esensi Kehidupan murid Sekte Cakrawala Abadi dan Babi Merah Bergerigi.


'Hahaha! Aku bisa naik level dengan cepat!' Feng Jiu berteriak kegirangan di dalam hatinya.


Di rumahnya, Feng Jiu mengkonsumsi pil spiritual tingkat 1 satu persatu dan menyerapnya secara perlahan.


Setelah semuanya habis, dia sedikit lagi akan bisa naik ke Alam Bawaan level 4. 'Setidaknya aku harus bisa naik ke level 4 malam ini!'


Feng Jiu mengambil satu buah pil lagi. Dia menyerap semua khasiat pil itu. 'Memperkuat!'


Dengan memadatkan tulang tangan kanannya, Feng Jiu sudah resmi menjadi Alam Bawaan level 4!


{•••}


Pagi-pagi sekali, terlihat Feng Jiu yang berlari mengelilingi sekte. Dia mengangkut sebuah batu sebesar dua kali kepalanya di pundaknya.


{Sebelum berlatih}


'Dengan Energi Spiritual, tulang ku dapat menjadi sangat kuat. Tapi otot tak seperti itu. Selain dengan berlatih, meningkatkan kekuatan otot hanya bisa dengan mengkonsumsi tanaman spiritual atau benda lainnya.'


'Tapi itu terlalu mahal. Sebaiknya aku berlatih fisik saja. Selain tidak memiliki efek yang membahayakan hidup, juga dapat meningkatkan ketahanan tubuh dan fondasi ku nantinya.'


{Sekarang}


Setelah melewati 20 putaran, Feng Jiu berhenti berlari. Dengan nafas yang tersenggal-senggal, dia berjalan dan duduk di halaman rumahnya.


Dia bermeditasi sesaat untuk meregangkan ototnya. Setelah itu Feng Jiu mulai melakukan latihan lainnya sampai malam pun tiba.


Di malam hari, Feng Jiu melakukan kultivasi, dia mengkonsumsi 2 pil spiritual dan membuatnya naik ke level 5 Alam Bawaan, dengan memperkuat tulang lengan kirinya.


Dia pertama-tama ingin menyeimbangkan kekuatan kedua lengannya. Tidak tahu untuk apa, tapi dia hanya melakukannya saja.


Dia menjalani aktivitas seperti itu selama tiga hari hingga akhirnya...