Cold CEO

Cold CEO
Episode 9



( Perusahan Khurana Group )


" Lex meeting akan dimulai sebentar lagi " ucap julio mengingatkan


" Lo udah siapkan semuanya kan?? "


" Tentu semua nya sudah beres. Tapi lex biasanya lo ngak kayak gini apalagi raya itu orang asing "


" Kata siapa raya orang asing?? dia itu sekarang kekasih gue "


" Wah wah...untuk pertama Alex Man Khurana menjalin hubungan " ucap julio bertepuk tangan.


" gue ngak sabar mau liat wajah tu orang " ucap alex tersenyum sinis.


tok tok tok


" Masuk " ucap julio


" Permisi pak CEO Candra Group sudah berada diruangan meeting " Jelas james


" Baiklah sebentar lagi syaa kesana "


" Mari kita mulai " ucap julio tersenyum sinis melihat alex


" Mari pak silahkan masuk " ucap james membuka kan pintu ruangan meeting


" Hallo pak Alex " ucap Marco berdiri mengulurkan tangannya


Alex hanya menatap tangan marco lalu menatap wajah marco tajam, melihat itu marco menarik tangan nya kembali.


" Silahkan dimulai " ucap alex


Julio memulai meeting nya, mulai menyampaikan apa yang perlu disampaikan. Begitu juga dengan sekertaris dari marco melakukan hal yang sama seperti julio.


" Sekian presentasi dari kami " ucap sekertaris Marco


" Jadi bagaimana pak alex?? " tanya james tersenyum


Alex hanya menatap tajam ke arah marco, seperti wajah jijik.


" Pak marco saya pikir pak Hendra memiliki anak perempuan " ucap alex, seketika wajah marco berubah


" i...iya pak memang ada " ucap marco gugup


" Kenapa bukan dia yang mengambil ahli perusahan?? "


" Dia masih kuliah pak, setelah itu saya akan memberikan tanggung jawab perusahan ini padanya "


" Saya berpikir dia mengambil tanggung jawab di perusahan luar "


" Mungkin akan seperti itu pak "


" A.....ada apa pak " tanya marco menyoba menetralkan wajah nya


Alex berjalan perlahan menuju tempat marco duduk, berjalan santai dengan kedua tangannya yang berada disaku celana nya.


" Beraninya kau mengancam wanitaku " ucap alex mencengkram kuat baju marco


" A...apa.maksud anda pak alex "


" Raya Candra, apa kamu tidak tahu dia adalah kekasih ku " ucap alex menatap penuh amarah wajah marco berubah menjadi pucat tangannya gemetar.


" Sayang " panggil candra, pintu meeting kemudian terbuka terlihat raya yang berdiri bersama dengan glori.


" Kenapa?? " tanya alex yang melihat wajah marco, marco menatap raya dengan Tatapan membunuh


" Jangan melihat wanitaku seperti itu " Ucap alex berbisik ditelinga marco


" Julio bawa dia ke pihak yang berwajib "


" hahaha apa yang saya lakukan pak alex?? " ucap Marco mencoba tertawa dna menetralkan wajah nya


" Julio " ucap alex seperti memberikan aba aba


Di layar LCD terdapat perlakuan marco dan ibunya terhadap raya, kemudian pengancaman terhadap raya, dan terakhir membunuh ayah raya pak hendra.


" Beraninya kamu " ucap raya berjalan ke arah marco


PLAK


PLAK


Dua tamparan raya di pipi mulus marco, raya tidak bisa berkata kata dia hanya bisa menangis.


" Bawa dia, biar dia menemani ibu nya di balik jeruji besi itu " ucap alex


Julio dan james membawa marco keluar dari perusahan untuk pergi kekantor polisi, sebelum alex berubah pikiran dan akan menyiksanya.


" Sayang sudah nangis nya, aku ngak bisa melihat kamu menangis berlama lama " ucap alex memeluk raya yang terduduk dilantai


" Li...liebe saya mau kerumah "


" Iya ayo " ucap alex menggandeng tangan raya, glori mengikuti mereka dari belakang


Semua pasang nata melihat kearah alex yang menggandeng wanita. Pasalnya selama 11thn alex memimpin perusahan ini bum pernha ada wanita yang digandeng alex atau ada wanita yang berpacaran dengannya.


" Glo lo ikut ya " Ucap raya


" Iya iya lo sama pak alex saja, nanti gue bawa mobil lo "


Mobil mereka pun melaju meninggalkan perusahan besar dan elegant itu.