Cold CEO

Cold CEO
Episode 6



Tidak lama beberapa makanan datang memenuhi meja itu.


" Silahkan dinikmati pak alex " ucap seorang lelaki paru baya itu


" Terimakasih pak manager " jawab alex


Menager itu keluar dari tempat itu dan menutup kembali pintu itu, raya masih mematung melihat makanan itu dan alex bergantiaan.


" Apa yang kamu lihat?? " tanya alex


" ah..tidak ada om "


" kalau begitu cepat makan " ucap alex dan memakan makanannya begitu juga dengan raya segera memakan makanannya.


Setelah selesai makan mereka keluar dari ruangan itu dan bergegas pergi dari restoran itu.


" Terimakasih atas kunjungan nya pak " ucap pria paru baya itu membungkuk


Alex hanya tersenyum dan keluar dari restoran itu, mengundang begitu banyak pasang mata yang melihat, sedangkan raya sendiri bingung sebenarnya siapa om alex ini.


" apakah kita akan pulang om?? " tanya raya


" Belilah apapun yang kamu mau, saya akan membayar nya "


" Tidak ada om, bisakah kita pulang?? "


" Yasudah ayo kalau begitu "


⛅⛅⛅


( Rumah Alex Man Khurana )


Mobil sport alex sudah memasuki pekarangan rumah nya.


" Cantik " ucap alex mengelus rambut panjang milik raya


CUP


Alex mencium kepala raya, kemudian berpindah di pipi raya. Setelah puas menatap raya alex turun dari mobil kemudian menggendong raya pergi ke kamar nya.


" Natali ikut saya keatas " ucap alex kepada Natali


" Baik pak " ucap Natali dengan pandangan tidak suka melihat raya digendong oleh alex


" Tolong bukakan pintu kamarnya " ucap alex


" Kau boleh pergi " tambah alex saat pintu sudah terbuka.


Kemudian Natali pergi dengan muka merah padamnya menahan amarah.


Alex membaringkan raya perlahan di ranjangnya, kemudian menarik selimut dan menutupi badan raya setengah, Kemudian alex pergi.


Klek ( Alex membuka pintu kamarnya )


Alex masuk dan langsung berbaring di ranjang nya, melihat ke langit langit kamarnya.


" ah mengapa dia selalu ada dipikiran ku, bahkan saat dekat dengannya jantung ku sering tidak stabil " ucap alex


Alex segara bangun ternyata tas milik raya masih ada di alex, karnah alex merasa kepo dia membuka tas itu mengambil ponsel milik raya kemudian membuka notifikasi yang baru masuk.


" Kurang ajar beraninya dia mengancam wanitaku " ucap alex geram mengepalkan tangannya setelah membaca notifikasi yang masuk di ponsel Raya.


tit tit tit


📞 Hallo pak


" Tolong kamu cari informasi tentang Raya Candra, satu jam kemudian saya tunggu di ruangan kerja saya dirumah "


📞 Baik pak secepatnya saya akan mendapatkan informasinya


Kemudian alex memutuskan sambungan telefon itu, dan berjalan keluar kamar untuk menaruh tas raya tidak lupa dia menghapus pesan itu.


" Aku akan menjagamu " ucap alex mengelus rambut raya kemudian mencium nya.


Setelah itu Alex turun dan pergi ke ruangan kerja nya menunggu orang kepercayaan nya datang.


" Natali buat kan saya kopi dan antarkan ke ruangan kerja saya " ucap alex tanpa menghentikan langkah nya


Dengan bahagia Natali cepat membuat kopi itu, karnah sejak kemarin alex tidak menyuruh nyuruh nya.


tok tok tok ( Natali mengetuk pintu )


" Masuk " teriak alex dari dalam ruangan, Natali masuk dan menaruh kopi itu dimeja.


" Apakah masih ada yang dibutuhkan pak?? " tanya Natali suaranya dibuat selembut mungkin


" Tidak keluarlah " ucap alex, Natali sedikit kesal tapi dia tidak bisa melakukan apa apa.


Tidak lama james orang kepercayaan alex selain julio datang bersama dengan julio.


" Bro kenapa dengan raya?? " tanya julio saat mengetahui alex sedang menyelidiki tentang raya.


" Raya dia tinggal dirumah saya sekarang " jelas alex


" What?? kenapa?? " tanya julio kaget


Alex kemudian menceritakan pertemuannya dengan raya siang itu dengan jelas.


" iya gue setuju kalau dia harus tinggal disini dulu " ucap julio kemudian duduk disofa


" apakah kau mengajaknya untuk mencari informasi itu " tanya alex menatap james


" tidak pak, saya bertemu dengan pak julio didepan dan pak julio menanyakan keberadaan saya disini jadi saya menjelaskannya pak " jelas james sedikit khawatir


" Baiklah jelaskan informasi apa yang kamu dapat "


" non Raya Candra adalah anak yatim piatu yang di adopsi oleh CEO Group Candra perusahan terbesar ketiga se asia, saat dia berumur 9 bulan non Raya adalah anak satu satunya dikeluarga itu, Nenti atau Ibu angkat raya meninggal tiga tahun lalu, setelah itu pak Hendra menikah lagi 6 bulan yang lalu dan meninggal 3 bulan yang lalu, dan hanya ada non Raya, istri kedua ayahnya dan seorang pria yang saat ini menjadi CEO di perusahan pak Hendra. dan seluruh aset pak hendra debrikan kepada non Raya Candra dan saat ini ibu tirinya sedang mencari keberadaan non Raya untuk menandatangani seluruh aset itu atas nama Marco Aditya anak dari pernikahan ibu tirinya yang pertama. " Jelas james memberikan informasi


" Ah iya kita mengahdiri pernikahan pam hendra lex "


" benarkah?? " Tanya alex kemudian julio menjawab dengan jempol