
Sesuai dengan janji Alex tadi siang malam ini tepat jam 8 dia datang ke cafe itu untuk menjemput raya. Perlahan alex keluar dari mobilnya berjalan kearah cafe dan mencari tempat kosong untuknya.
" Mbak " panggil alex mengangkat tangannya memanggil pelayan itu
" Silahkan mau pesan apa?? " tanya pelayan itu
" Coffe capucino satu " ucap alex dingin
" baiklah tunggu sebentar ya " Pelayan itu pergi menjauh dari tempat alex. Kemudian tidak lama kembali dengan napan yang berada satu cangkir di atas nya.
" Silahkan dinikmati " ucap pelayan itu sedikit menggoda, sedangkan akex tidak menghiraukan nya.
sambil meminum coffe nya alex melihat keseluruh cafe mencari cari keberadaan raya, tidak lama terlihat raya keluar dari pintu keryawan.
" Ray, raya " teriak alex pelan, raya menoleh ke arah suara dan dia tersenyum melihat siapa yang memanggilnya dan berjalan perlahan tapi pasti ke arah alex
oh Tuhan mengapa senyumnya begitu indah (Batin alex )
" Maaf om menunggu " ucap raya
" Kamu sudah selesai?? " tanya alex
" iya om "
" kalau begitu mari kita pergi "
" tapi bisakah saya mengambil barang barang saya di kontrakan om " tanya raya hati hati
" iya "
Mobil mereka melaju kearah kontrakan milik raya selama perjalanan hanya terdengar suara mesin mobil dan musik.
Mobil alex sudah berhenti didepan kontrakan milik raya, kontrakan yang tidak sederhana juga tidak mewah. Alex dan raya turun bersamaan dari dalam mobil.
tok tok tok ( raya mengetuk pintunya, karena kunci rumahnta tertinggal di mobil miliknya )
" Siapa " teriak glori dari dalam
" ini raya glo "
" ray kenapa lo pulang bisa bah...." ucapan lori terhenti saat pintu sudah sepenuhnya terbuka dan melihat Alex yang ada dibelakng raya.
" gue mau ambil barang barang gus, untuk sementara gue tingg dirumah om alex dulu "
" om duduk dulu saya siap siap dulu " tambah raya
Raya masuk kedalam rumahnya dengan begitu banyak pertanyaan yang dipertanyakan oleh glori, setelah beberapa saat raya keluar dengan koper miliknya.
" iya hati hati ya ray, gue hanya bisa doain lo semoga bisa menghindar dari nenek sihir gila harta itu "
" ya mau bagaimana lagi, gue hanya bisa lindungin diri gue sendiri semampu gue " ucap raya sedih
" eh mobil lo kemana ra?? "
" kam ketinggalan " ucap raya yang sudah tidak memikirkan mobil miliknya itu
" oh iya gue lupa "
" setelah sampai ruamah saya akan meminta anak buah saya mengambilkan mobil kamu " jelas alex
" baiklah om terimakasih sebelumnya " Ucap raya
" Kalau begitu mari kita pergi "
Alex dan raya masuk ke mobil dan meninggalkan halaman kontrakan milik raya.
( RUMAH ALEX )
Mereka sudah berada di rumah mewah dengan pagar dan tembok yang tinggi, rumah yang dicat dengan warnah cream halaman depan rumah yang besar dan air mancur dengan berbagai warnah yang berada tepat ditengah tengah halaman.
" Ayo turun " ucap alex, raya pun segera turun
" Pak tolong bawa kopernya ke kamar disamping saya " ujar alex kepada pak novi supir dirumah alex.
" Selamat datang tuan " ucap semua pelayan yang sudah menyambut kedatangan majikan mereka.
Semua tersenyum bahagia melihat majikan mereka datang bersama dengan seorang perempuan, karnah selama ini mereka belum pernah melihat ada perempuan yang datang kerumah mewah itu, terkecuali Natali dia terlihat tidak senang melihat kedatangan raya.
Mereka masuk kedalam rumah besar itu terlihat beberapa foto keluarga yang terpajang tapi semua itu memperlihatkan alex yang terlihat seperti masih remaja, dan yang lainnya terlihat alex seperti berumur dengan raya. Raya melihat setiap foto foto yang terpajang meskipun tidak terlalu banyak.
" Duduk " ucap alex, raya kemudian duduk disamping kiri alex
" Makanlah kemudian istirahat " ucap alex, raya pun mulai makan dengan pikirannya yang entah kemana.
Selama ritual makan mereka hanya keheningan yang menemani semua part dalam pikiran masing masing. Sampai mereka selesai makan.
" Ayo akan saya tunjukkan kamar kamu " ucap alex berjalan kearah lift yang tidak jauh dari rumah nya, dan raya mengikuti nya dari belakang. Sedangkan Natali mengepalkan tangannya melihat kedekatan antara alex dan raya.
" Ini kamar kamu " ucap alex membuka kamar yang akan ditempati raya
" terimakasih om untuk kebaikannya " ucap raya membungkuk
" istirahatlah " ucap alex dan pergi kekamar yang berada tepat disebelah raya, raya pun segera masuk ke kamarnya.