CLAUDIA

CLAUDIA
C 2 Group warisan dari Clausia



"Yes grandma, I'm fine"


"That damn girl didn't hurt you did she?"


Mendengar perkataan neneknya membuat Caludia terkekeh,walaupun sudah tua neneknya masih bisa menobatkan paggilan untuk Cassy dengan panggilan 'Damn girl' atau bila di artikan 'gadis sialan'


"You are too much grandma,lagi pun apa yang dia bisa lakukan terhadap cucu mu ini" ucap Claudia kembali terkekeh


"Nenek hanya khawatir kau kenapa napa karena gadis sialan itu yang licin bagai belut"


Mendengar ke-khawatiran neneknya membuat Claudia menghangat,dia sangat bahagia


"You're old grandma, don't talk about that girl"


"Dasar,berani mengatai nenek kamu ya"


Mendengar nada merajuk neneknya membuat Claudia mau tak mau tersenyum lebar


"But that's actually not possible"


"Claudia jangan terus mengoda nenek mu ini sayang"


"Grandpa,how are you?" tanya Claudia antusias,dia sangat merindukan grandma dan grandpa nya


"*I'm fine,honey"


"Then how is the condition of grandpa's grandson who packed this*?"


"Tentu baik baik saja Grandpa" jawab Claudia manja dan dia bisa medndengar kakeknya terkekeh lalu neneknya yang berdecak sebal


"Dengan grandpa kau bersifat manja sedangkan dengan ku bersifat menyebalkan,yang benar saja ck"


Mendengar protesan grand-nya membuat Claudia tertawa


"Hahaha kau sangat manja grandma,ingat kau sudah tua" ledek Claudia


"Aku nenek mu dan juga walau aku tua tapi masih sanggup menghukum cucu nakal ini"


"Baiklah aku percaya itu grandma,tapi cucu nakal mu ada metting 5 menit lagi,see you grandma and grandpa"


Claudia langsung mematikan panggilannya sebelum nenek tercintanya kembali mengoceh,dia langsung berdiri dari tempat duduknya menuju ke ruang rapat di ikuti Emily


.


.


.


Claudia menghempaskan dirinya ke kursi kebesarannya di perusahaan tercinta,sangat melelahkan.Tiba tiba perutnya keroncongan,dia melirik arjolinya


"Pukul 13.17" gumam Claudia terkejud


Claudia meraih ponselnya dan mengirimi pesan pada Emily untuk membeli dirinya makan,lalu Claudia melanjutkan acara mengoreksi dan menandatangi berkas yang tidak ada habisnya


Tok tok tok


"Masuk"


"cepat juga"gumam Claudia menatap Emily yang sedang menata makan siangnya


"Makan dmsiang ada sudah siap nona" ucap Emily


"Hmm,terima kasih"


"Kamu sudah mengurus berkas kepindahan sekolah ku?"


"Sudah nona" jawaban Emil membuat Claudia mengangguk puas


"Aku memiliki satu lagi pekerjaan untuk mu,buat berita kepulangan ku dan kabar kepindahan sekolah ku di Emerald high School.Tambahkan berita aku akan menetap di sini bersamaan berita bahwa bisnis Clausia Anatasya Emeral yakni C 2 Group akan aku ambil alih" perintah Claudia,Emily mengangguk patuh


"Dan jangan lupa beritau direktur C 2 Group aku akan datang" tambah Claudia lagi


"Baiklah nona,apa ada tambahan lagi?"


"Tidak kau bisa pergi"


""Baik nona"


Emily pun segera melaksanakan perintah nona mudanya sedangkan Claudia,dia mengusap wajahnya kasar.Sekarang pekerjaannya makin menumpuk,dengan tambahan perusahaan Clausia tapi dia tidak biasa membiarkan papa Prans mengusai C 2 Group


Karen tertera di surat wasiat yang entah kapan di buat Clausia,bahwa perusahaan C 2 Group akan pindah tanggan ke Claudia secara otomatis bila dia pergi.Apa bila Claudia tidak mau memegangnya maka Kenzo yang akan jadi pemegang berikutnya


Saat ini perusahaan itu di pegang papa Prans dan Claudia akan merampasnya kembali,karena di tau satu hal yang pasti.


' Papa Prans telah berubah dan berpihak kepada Cassy secra perlahan '