Chasing My Love

Chasing My Love
pesta ll



setelah suara merdu nan indah itu berhenti lampu kembali menyala dan saat ingin turun dari kursi yang agak tinggi elsa agak kesusahan karena gaun nya menyangkut


tiba tiba seseorang menghampiri nya dan membantu nya


" dasar kau ini elsa ku kira kau bukan elsa tapi


dewi hahaha" ucap indah sambil tertawa pelan


" dasar kau ini awas kau,, aku menagih janji mu sore tadi " jawab indah sambil berjalan beriringan dengan indah


" tengo una promesa "


* aku punya Janji apa


" dormirás en mi casa esta noche "


* kau akan tidur dirumah ku malam ini


" okey "


mereka pun berjalan berdampingan sampai akhirnya seorang wanita dengan sengaja menumpahkan jus pepaya ke gaun indah dan elsa


" aduh sorry aku tidak sengaja" ucap wanita itu dengan nada mengejek


" heh nona mata mu di taroh di mana di telapak kaki haa" ucap indah yang emosi an


" ada kok ni ada dua tapi mata aku sakit lihat kalian apa lagi ni ni wanita bertopeng kek gini sok cantik hahahaha" ucap wanita itu sambil menunjuk elsa


dari kejauhan seseorang berbadan tegap dan rahang yang kokoh dengan wangi maskulin menghampiri mereka


pria itu dengan sengaja menarik ikatan topeng elsa dari belakang hingga topeng elsa terjatuh dan terlihat lah wajah bak dewi itu..


pria itu membeku sesaat padahal ia hanya jengkel dengan wanita bertopeng tanpa tau siapa wanita itu


'wah wajah nya sangat mirip dengan ridho yatuhan apakah ka adik ridho tidak aku bisa gagal menjadi kekasihnya ' batin wanita tadi


" kau tuan orang yang tidak tahu malu "


pakk


indah menampar pipi pria tampan itu dengan keras hingga bunyi nya terdengar cukup keras


"heh galak sekali kau nona kau pikir siapa kau ini menampar wajah tampan ku" ucap pria itu dengan senyum miring


" dia nona muda lous Elsa Diandra lous "


jawab seseorang yang tiba tiba saja datang


dan itu adalah Febri


" tuan febri diakah adik mu" tanya pria itu..


" benar tuan kehnzo " ucap febri


elsa lalu menarik tangan indah lalu pergi mebgajak nya ke atas tepat nya ke kamar elsa


' shit apakan dia tidak tertarik dengan wajah tampan ku sial tapi wajah nya begitu cantik mengapa aku tidak bisa marah,,, set*n huh' batin khenzo


"maaf kan saya tadi tuan febri saya tidak sengaja menjujut tali topeng nya"


" tidak apa apa tuan,, kalau begitu saya permisi dulu ingin memeriksa adik saya"


tanpa menunggu jawaban febri langsung pergi menuju kamar elsa..



**Khenzo alfiando


ceo perusahaan ternama di kota X ,


Zo. GROUP


pembisni yang keras yang berpengaruh di beberapa kota ( T, X, I dll)


tinggi 189


umur 26


bos mafia yang berdarah dingin


rekan bisnis dunia hitam tuan bima, lous, alfian dll


....


di dalam kamar elsa mengajak indah masuk


" wahh kamar mu seperti princess,,, ohh tudak kau memang princess hahah " puji indah saat melihat kamar elsa yang mewah



elsa lalu mengajak indah ke sebuah kaca besar saat elsa mengatakan ' aku ingin masuk' secara tiba tiba kaca besar itu terbuka bisa di bilang itu pintu rahasia yang hanya di buka dengan suara elsa dan mery saja


elsa menarik indah masuk


" pilih lah gaun yang kau suka " ucap indah


" wowww indahh pantas saja kau tidak membeli gaun di mall ternyata lihat gaun gaun ini cantik " ucap indah dengan lebay membuat elsa terkekeh


" cepat pilih acaranya masih lama"


" baiklah baiklah"


indah pun mencari gaun kesukaan nya begitu pun dengan elsa


setelah merasa cocok indah menganti gaun nya di ruang ganti begitu pula dengan elsa



Gaun Elsa



gaun indah.


Setelah selesai mereka pun keluar dari tunangan itu


" wah elsa kau seperti cinderella " kagum indah yang melihat elsa mengenakan gaun biru tanpa topeng ia sangat cantik


" benarkah " tanya elsa


" yes elsa kau sangat cantik " ucap indah


" elsa apakah kau suka warna biru aku lihat gaun itu semua bewarna biru" tanya indah


" yes mama yang membelikan nya semua saat ulang tahun ku meskipun aku berada di luar negri mama ku selalu membeli kan aku hadiah " ucap elsa


" ohh pantas saja mari cepat kita ke bawah" ucap indah


saat elsa membuka pintu sudah ada febri yang berdiri tegak di sana


" lama sekali kau ini elsa kau tau aku tidak bisa masuk pintu nya kah kunci huh" ucap febri dengan wajah cemberut


" hehee maaf kak hii " ucap elsa dengan senyuman manis yang mampu meluluh kan hanti febri


" huh dasar kalau aku tidak sayang dengan mu sudah aku jewer telinga mu,, dan indah kau duluan saja turun biar elsa dengan ku saja" ucap febri indah pun mengangguk dan berlalu duluan


" dan kau adik yang nakal gandeng tangan kakak mu ini" sambung febri


Elsa terkekeh ia pikir kakak nya itu akan merajuk atau marah marah tau nya tidak


" hahaha kakak kau ini sangat lucu hahah baikan ayoo"


elsa dengan senang mengandeng tangan febri


mereka turun dengan elegen nya


tuan lous yang melihatnya tersenyum miring saat melihat kecemburuan di mata keluarga besar wijaya


tuan wijaya lalu mengangkat gelas lalu memukul nya dengan sendok yang menimbulkan bunyi yang agak keras sehingga semua tamu melihat ke arah nya


" para tamu yang terhormat aku perkenalkan Putra ku Febrian juis lous dan putri ku Elsa Diandra lous " ucap tuan lous mengarah ke tangga di mana elsa dan febri Sedang turun


semua mata tertuju ke arah elsa dan febri


mereka sangat memuji kecantikan nona muda lous itu


bersambung........


Like 👍 komen dan Vote 1000