Chasing My Love

Chasing My Love
pesta l



di ruang yang begitu indah para tamu sudah banyak berdatangan semua nya datang dengan anak anak mereka masing masing untuk berusaha mendekati anak anak keluarga lous dan hal itu banyak di harapan kan semua tamu undangan


semua nya terkagum kagum dengan ruangan yang indah apa lagi baru masuk saja mereka di sambut dengan baik


tamu undangan banyak dari rekan bisnis dari perusahaan tuan lous dan ada juga rekan bisnis dunia gelap nya yang sama sama mafia


tapi mafia itu lebih unggul dari nya marena berasal dari belahan kota yang berbeda...


tuan Lous menyambut tambu undangan nya dj serai mery yang selalu setia di sampingnya


tuan lous melihat banyak sekali rekan bisnis nya membawa buket bunga yang sangat indah


mata tuan lous tertuju pada beberapa pria dewasa yang di sertai orang orang mereka (asisten)


ada pula yang berpasangan dengan kekasih mereka atau pun wanita pemuas merrka...


tuan lous menghampiri para tamu penting mereka


" selamat malam tuan andra, tuan bima, tuan regi , tuan dion, tuan hans, tuan alfian, dan tuan james , nona alana, dan nona shela " sapa tuan lous


" selamat malam juga tuan lous" ucap mereka bersamaan


" ini hadiah untuk putri mu tuan lous" ucap tuan james memberikan buket bunga


"hahh mengapa anda tidak memberikan nya langsung tuan" ujar tuan lous


" di mana putri mu " tanya tuan james


" dia akan datangnya sebentar lagi tuan tunggu lah" ucap tuan lous


tuan james hanya mengangguk dan saat di tempat yang lain sepsang suami istri paruh baya dan seorang pria tampan di belakang nya ..


mata tuan lous tertuju pada mereka senyum licik itu tergambar di sudut bibir nya hampir semua orang tak melihat nya kecuali tuan bima ia bisa melihat senyum licik itu dan tertuju kepada keluarga wijaya yang baru saja datang


" kalau begitu tuan tuan silah kan duduk dan nikmati hidangannya saya ingin ke sana dulu" pamit tuan lous dan pergi


tuan lous menghampiri tuan wijaya istri beserta putranya...


" selamat datang tuan wijaya dan nonya wijaya " sambut tuan lous


" terimakasih tuan lous" ucap tuan wijaya ia bisa melihat wajah meremehkan dari wajah tuan lous


" baiklah silah kan duduk tuan wijaya nyonya " ucap tuan lous


mery melihat lela pun menyapa nya


" hay nyonya wijaya selamat datang " sapa mery


" terimakasih nyonya lous" jawab lela dengan senyum nya


dan mereka pun berbincang bincang


febri sedang duduk di salah satu kursi dan menunggu adik nya itu datang dan benar saja saat ia melihat wanita anggun turun dari atas ia terhipnotis tapi ia sempat heran mengapa adik nya harus memakai topeng..


meskipun memakai topeng tapi aura nya tak hilang cahaya nya terpancar


febri menyuruh pembawa acaa mematikan lampu hingga lampu mati hanya samar samar dan cahaya putih menerangi seorang gadis yang turun dari tangga dengan elegen nya



semua mata menatap wanita itu bahkan para tamu lelaki mata nya tak berkedip melibat dewi yang baru turun..


" cantik sekali"


"apa kah itu dewi"


" wah cantik sekali nona muda lous ini"


" wah lihat dia sungguh cantik "


begitu lah bisik bisik para tamu


saat berhenti pada ujung tangga terakhir ia menunduk kan badan nya memberikan hormat kepada semua tamu


dan hal itu mendapatkan pujian dari semua tamu


febri mendatangi elsa dan menyuruhnya untuk mengandeng tangan nya


elsa lalu mengandeng tangan kakak nya dengan tersenyum manis nya


mereka berjalan dengan anggun menuju tuan lous dan nyonya lous yang sedang berbincang dengan keluarga wijaya


lela melihat gadis ingin memeluk nya tapi mengapa ada yang aneh dengan nya..


ridho yang dari tadi duduk langsung berdiri menghampiri elsa ia merasa seseorang yang hilang kembali lagi entah apa itu...


ridho langsung memberikan buket bunga ke pada elsa


" ini nona " ucap ridho dengan senyum terbaik nya



buket bunga dari Ridho...



Ridho ilhan wijaya


anak pertama keluarga wijaya


Calon ceo Di perusahaan tuan Wijaya


umur 24


tinggi 186****


elsa pun menerima nya dengan senyuman ridho ingin memeluk nya rasa seorang seorang kakak tumbuh lagi saat sekian lama nya sudah hilang


" terimakasih tuan" ucap elsa dan di balas dengan senyuman


saat berbincang tuan andra dan nona shela


elsa melihat pria dan wanita yang menggelayut di lengan pria itu


'bukan kah itu wanita tidak tahu malu itu'


elsa mengambil buket bunga itu dan sersenyum tanpa mengucapkan terimakasih..


pria itu manangkap mata itu


ia pernah melihat mata itu beberapa saat yang lalu dan ia mulai mengingat nya dan ohh di mall...



buket bunga dari taun andra



tuan Andra Prijaya


**Ceo di perusahaan Antar compeny yang berada di kota A


umur 25


tinggi 187


rekan bisnis Febri dan rekan bisnis gelap tuan lous**



Shelana


boneka mainan pemuas nafsu Andra .


model dari kota A.


tinggi 170


umur 24


beberapa kali andra mencuri perhatian kepada nona muda lous


" papa aku ingin bernyanyi " pinta ayah kepada tuan lous


entah mengapa saat mendengar itu tuan wijaya menjadi tak terima entah apa yang ia rasa kan selama ini


ia menjadi sedikit emosi kala nona muda lous itu memanggil tuan lous papa.


" baiklah ayo sana" ucap tuan lous


elsa meletakan buket bunga nya di atas meja


dan ia menuju ke depan di mana di sana ada alat musik piano



saat sudah duduk di depan piano semua lampu masih tetap mati dan cahaya terang hanya di tujukan pada elsa


elsa pun mulai memainkan piano itu


merdu,, kata itu yang di ucap kan oleh para tamu


when somebody loved me****


*ketika seorang mencintai ku


everything was Beautiful****


*segala nya jadi indah


every Hour spent together****


*setiap jam di lewati bersama


live within my heart


*hati ku riang gembira


and when she was sad


*dan ketika dia bersedih


l was there to dry her tears


*aku ada tuk mengusap air mata nya


and when she was happy****


*dan ketika dia bahagia


so was I


*begitupun diri ku


when she loved me


* *ketika dia menyayangi ku


suara yang* merdu membuat semua tamu memejamkan mata nya menikmati lagu nya


suara nya sangat indah merdu membuat anak anak kecil yang ikut orang tua nya pun tertidur.


beberapa pasang mata melihat wajah yang sedang bernyanyi mereka seperti terhipnotis


itu adalah rekan rekan penting keluarga lous


lela melihat gadis yang sedang bernyanyi itu dengan saksama hidung nya mata nya suara nya ia jadi teringat gadis kecil umur 4 tahun yang pernah ia peluk erat saat terakhir mereka bertemu ...


bersambung..........


VOTE AND LIKE