
di tempat menjulang tinggi elsa dan indah berjalan menuju ke toko baju mereka melihat lihat baju di sana
indah asik sekali memilih baju sampai ia menemukan gaun hitam yang indah bagi nya.
ia ingin mengambil gaun itu tapi seseorang merampas nya dengan kasar
" hey nona kau mengambil nya dari ku" ucap indah
" jadi kalah aku juga menginginkan nya gimana hhaa" ucap wanita itu
" sudah lah nona kau bisa cari yang lain biar kan mekasih ku yang mengambil nya" ucap tiba tiba pria di belakang
indah sempat bengong melihat pria memakai kemeja navy yang sangat tampan.
dari sisi nya ia bukan orang sembarangan
hingga lamunan nya buyur saat tangan indah nan mulus menepuk bahu nya
" what is wrong " ucap elsa yang baru datang
*ada apa
dan ia mendapatkan 2 tatapan yang berbeda yang satu nya iri dan yang satu nya tak bisa di baca hanya wajah tembok yang di pasang nya
"he took my dress " jawab indah dengan eajah cemberut
*dia menganbil gaun ku
"miss, you really are rude to take someone else's " tutur elsa dengan nada ejekan dengan tatapan dingin
*nona kau sungguh tidak sopan mrngambil punya orang lain
wanita itu geram dengan cepat ia ingin menampar elsa
Pakkm
tapi di hadang indah jadi yang terkeren tamparan wanita itu
elsa meenjadi tak terima ia lalu menggeser tubuh indah agak ke samping
pakkk pakkk
elsa menampar pipi gadis itu kiri dan kanan hingga pipi wanita itu kemarahan
"mujer desvergonzada, debes pensar en tus errores antes de abofetear a la gente, crees que eres quien eres, solo una mujer desvergonzada " ucap elsa lalu menarik tangan elsa untuk pergi ke toko yang lain saja
* dasar wanita tidak tahu malu kau harus nya memikirkan kesalahan mu dulu sebelum menampar orang kau pikir kau siapa kau hanya wanita tidak tahu malu
wanita tadi hanya bungkam tak menjawab masalahnya ia tak paham apa yang wanita itu bicara kan mepada nya
sedang kan pria yang dari tadi menatap elsa dari tadi hanya tersenyum kecil penuh misteri ia rahu wanita itu sedang memaki kekasihnya dengan bahasa spanyol
" iiihhh menyebalkan seklii huuuh" ucap wanita itu mengadu kepada sang pria
dan pria hanya memasang muka temboknya dia menarap wanita di depan nya ini dengan jijik hanya sebatas jala** pemuas nya saja
" sudah ayo kita bayar belanjaan an mu aku lelah ingin pulang malam ini kita ada acara cepat la"
wanita itu hanya mendengkus kesal mereka lalu menuju tempat pembayaran baju
di sisi lain indah dan elsa sudah berada di toko baju yang lain.
" elsa bagus kan gaun ini " tanya indah
" yaa bagus" elsa
indah memegangi gaun pink itu dengan erat erat takut kejadian tadi terulang lagi
" kalo sudah selesai bayar lah baju mu indah " ucap elsa sambil memainkan ponsel nya
"kau tidak membeli baju elsa" tanya indah heran harus nya elsa lah yang sibuk memilih gaun bukan dia karena pesta malam ini pesta untuk elsa
ia tahu pesta ini bukan pesta biasa pasti pesta besar besaran
" tidak " jawab elsa singkatan elsa hanya menatap malas Elsa.. indah lalu membayar pakaian nya lalu mereka keluar dari toko itu
" indah ayo kita makan dulu aku lapar " elsa
" baikla ayo" indah
mereka lalu menuju restoran yang berada di dekat mall itu
mereka lalu bergegas masuk dan duduk
setelah itu mereka memesan makanan sesuai selera masing masing
mereka tak menyadari dari meja depan elsa ada seorang laki laki paruh baya yang menatap elsa
'siapa gadis itu apakan ia cindy ahh tidak dia sudah mati 13 tahun yang lalu dan aku sendiri yang membunuh nya hingga jatuh ke sungai,, tapi wajah nya mirip sekali dengan Lela'batin lali laki tersebut
selang beberapa waktu pesanan elsa dan indah pun datang mereka lalu makan dengan lahap nya
setelah selesai makan mereka mampir ke taman dulu sekadar jalan jalan hingga tidak terasa hari sudah menjelang sore
"indah ayo pulang sudah jam 16:31" elsa
" baiklah ayo" indah
indah pun ngantar elsa pulang
" indah apakah kau akan pulang" tanya Elsa
"yes beby " jawab indah
" bisa kah saat malam kau tiba di rumumkan kau tidur dengan ku " elsa..
" tentu elsa " ucap indah lalu tersenyum
elsa pun turun dari mobil indah lalu ia melambai kan tangan ke mobil indah yang akan pergi
entah apa yang membuat elsa nyaman dengan indah padahal pertama kenal saja indah meremehkan nya
tapi dendam bukan sifat elsa....
saat masuk ke rumah ia sudah di tunggu oleh seorang pria yang sedang memegang sebuah kotak bewarna marah
" ehhh kakak jalan kak sama indah hiii" ucap undah dengan cengir kuda
" ini ambil buka lah" ucap febri
elsa Membuk kotak yang di sodorkan kepada nya dan ia Melihat sebuah gaun indah
ia sebenarnya sangat sebal ia tak suka gaun selain warna biru
tapi ia sangat menyayangi kakak nya itu mau tak mau ia harus mau
elsa kemudian memeluk sang kakak
" makasih kakak ku tersayang muaaacc" Els laku mencium pipi febri dengan lembut yang mampu membuat pipi febri sedikit merona
tapi ia pandai menutupinya dari siapa saja..
" tasudah dana mandi badan mu sudah bau aku jijik sekali" ucap sang kakak dengan muka jijik nya
" issss sebel dehhh iya iya bayyy kakak ku yang jelekkkk wekkk" ucap elsa menjulur kan lidah nya lalu pergi
febri hanya menggeleng dengan tingkah adik nya itu
saat pulang ke rumah pun febri sempat kagum dengan dekorasi rumah nya yang seleranya bagus ia tahu ini pasti adik nya elsa
r
ruang dalam
ruang utama saat masuk
******
elsa sudah selesai mandi nya ia pun lalu di bantu sang mama merias wajah nya
meskipun usia sudah lanjut tapi kemampuan dengan alat meka up jangan di tanyakan lagi
sebenar nya biar tidak mrmakai meka up pun elsa sudah terlihat sangat cantik
tapi sang ibu nya itu bersikeras dengan itu
" mama " seru Elsa
" apa sayang "yang masih mengoleskan meka up di wajah sang putri
" apa kan aku boleh bernyanyi mah satu lagu saja ya yaaa yaa maaa plissssss" mohon Elsa
" bailah sayang baikk,, sudah selesai sekarang pakai gaun mu" perintah mary
elsa pun memakai gaun pemberian sang kakak nya
" wah sayang kau sangat cantik sekali " ucap mery
" iihh mama aku jadi malu " jawab elsa dengan rona merah di pipi nya
" hahaha bailah sayang mau turun sekarang " tawar mery
" tidak ma nanti aku akan turun sendiri an " ucap elsa
" baiklah jangan lama lama yaa tahu sudah ada yang berdatangan "
tapi sebelum pergi mery memberikan sebuah topeng kepada elsa topeng yang hanya menutup sebagian atas wajah nya
"
" untuk apa mah " tanya elsa
" pakailah saat turun papa yang suruh " jawab mery lalu pergi meninggalkan kamar elsa...
Bersambung......
jangan lupa vote nya like komen nya yaaa 😊😊