Chasing My Love

Chasing My Love
Elsa Diandra Lous



sepasang suamu istri memasuki wilayah halaman rumah yang cukup besar.



dan membawa seorang gadis kecil yang basah dan tertidur di dalam Pelukn seorang wanita..


“siap kan baju untuk putri ku dan kamar nya cepat ” perintah sang wanita


mereka pun masuk ke dalam rumah tersebut


selang beberapa waktu semua keperluan sang gadis mecil itu pun sudah siap


wanita itu ingin mengurus gadis itu sendirian tanpa campur tangan orang lain..


setelah selesai ia membaring kan tubuh gadis itu ke tempat tidur yang empuk dan segera ia menyuruh para dokter pribadi rumah nya untuk memeriksa nya...


40 menit skip


setelah selesai memeriksa sang wanita pun menghampiri dokter


“yan bagaimana ke adaan putri ku” tanya wanita itu


“hahh putri mu sejak kalan mery kau punya putri bukan kah anak mu cuma febri ” jawab snag dokter yang bernama riyan itu


“sejak saat ini” jawab sang wanita ketus


“baikla dia hanya mengalami syok emm tapi aku tidak yakin ia akan sembuh karena kejadian yang ia alami cukup membuat nye syok,, satu satunya jalan keluar kita harus memcuci memori masa lalu nya”


“apa kah itu tidak membahayakan kan nyaa,,, ”


“tidak tapi ia akan melupakan masa lalu nya untuk sementara waktu ”


“laku kan apa saja untuk putri kami riyan” potong seorang pria yang baru datang


“baik la Lous aku perlu bantuan para beberapa dokter aku akan melaku kan nya hari ini ”


dr.riyan pun menelpon beberapa dokter di runag sakit dan menyuruh nya ke kediaman keluarga Laos.


selang beberapa waktu 3 dokter pun datang dengan alat medis yang di bawa mereka


dan sepasang suami istri itu di suruh menunggu di luar agar para dokter bisa fokus...


9 jam berlalu dan hari sudah malam jam menunjuk kan jam 21:32


semua dokter sudah keluar dari kamar tersebut..


“uncel riyan gimana keadaan adik ku” tanya seorang bacah laki laki


"adik mu baik baik saja semua nya sudah selesai dan tinggal menunggu nya siuman dan ingat jangan memaksakan nya untuk mengingat sesuatu ya”


cobah itu mengangguk sambil tersenyum dan berlari memeluk sang papa..


"papa aku punya adik perempuan aku akan melindungi nya "


"bagus kalao gitu kita harus istirahat supaya kita bisa menemani nya ok"


sang anak pun mengangguk...


......


#tempat kejadian kecelakaan


beberapa tim penyelamat baru saja naik ke permukaan mereka sama sekali tidak menemukan gadis kecil yang perkiraan jatuh ke sungai..


mereka pun mengira si gadis sudah meninggal karena air sangat lah dalam dan deras tak mungkin anak itu selamat


mereka pun akhirnya pulang untuk melapor kan hasil pencarian ke pihak keluarga dan akan melanjutkan pencarian besok


di salah satu pohon ada seorang yang melihat beberapa polisi dan para tim yang lain susah untuk mencari gadis mungil itu


“hah akhirnya balas dendam sudah selesai kurasa itu cukup untuk mu wijaya yang terhormat hahahaha” gunam pria itu


dan kemudian ia pun juga pergi..


Riyan adalah dokter pribadi keluarga lous


Kodry lous tuan lous pemimpin perusahaan LOUS GROUP yang cukup terkenal di kota S


dan MeryVioli lous istri dari tuan Lous .


mereka memiliki seorang putra yang bernama febrian juis lous putra semata wayang mereka.


tuan Lous sudah di nyatakan tidak bisa memiliki anak lagi karena insiden kecelakaan dulu, meskipun demikian mery selalu menerima apa pun keadaan lous hal itu membuat lous sangat menyayangi istrinya..


semenjak keadaan di tipu dan menyebabkan kecelakaan itu tuan lous tak putus semangat nya malahan hal itu membuat api kelicikan dan pembalas dendaman tumbuh di jiwa nya.


ia membunuh orang yang mengkhianatiya dan ia paling benci dengan penghianat.


ia memang keji dengan membunuh musuh yang ingin menjebak perusahaan nya,, perusahaan yang terkenal di kota S itu..


............


di rumah sakit yang cukup terkenal Lela istri dari wijaya dan ibu dari cindy menangis ia terus menerus menyebut nama putrinya dan terpaksa para pihak dokter harus menyuntikan obat penenang dan akhir nya lela tertidur...


sedang kan ridho anak pertama dari wijaya masih di tangani oleh pihak dokter


sedang kan wijaya ia berbaring di kasur khusus pasien dan infus di tanagan nya


ia nampak sedang berbicara dengan 2 orang polisi yang sekaligus para sahabatnya


"maaf kan kami karena tak bisa menemukan anak mu kami sudah berusaha semaksimal mungkin tapi tak ada hasil nya tempat nya pun sangat susah di jangkau karena kau kecelakaan masih di wilayah kota S" ucap salah satu polisi itu


"aku mengerti galang makasih tapi bagaimana istri ku bisa menerimanya hmmm apakah kemungkinan putri ku masih hidup


"kemungkinan tidak, kau bisa melihatnya


sungai di sana sangat deras bahkan kami memerlukan alat bantu untuk berenang biar tidak hanyut air di sana sangat dalam dan dangkal" jawab polisi satu nya


Wijaya hanya menghembus napas kasar dan butiran bening berhasil keluar dari mata nya


ia bahkan sanagat sedih bagai di campak kan di dalam lahar panas ,, ia meruntuki kebodohannya andai ia tak meletakkan putrinya di dekat sungai ink semua tak akan terjadi sesal wijaya...


bahkan sang istri Lela sudah menangis sejadi jadi nya mendengar kabar anak perempuan satu satunya tak di temukan dan kemungkinan dinyatakan sudah meninggal...


.........................


sinar matahari mulai menyinari bumi dan membangun kan makhluk yang menghuni bumi


cahaya nya menerobos ke jendela dan membuat gadis kecil yang terbaring dan wajah pucat ..


jam sudah menunjukkan jam 9 pagi


perlahan gadis itu membuka matanya


ia melihat ada seorang wanita dan pria dan satu anak laki laki yang tersenyum pada nya..


"putri ku kau sudah sadar syukur lah aku sabgat Mengkhawatirkan mu sayang ” ucap mery dan membantu menyandarkan gadis itu..


gadis itu hanya diam tak menjawab ia hanya melikir ke tiga orang yang sedang menatap nya,, ia seperti ling lung tak tau dia sendiri


"hey adik apa kepala mu masih sakit " tanya bocah laki laki itu yang tak lain adalah febri


"tidak,, kalian siapa aku siapa kalian"


tanya gadis kecil itu


sepasang suami istri itu bertukar pandangan


sang suami pun duduk di sebelah gadis itu


"sayang kau tak ingat papa mu aku papa mu dan dia mama mu sayang dan dia kakak mu febri dan kau adalah Elsa Diandra lous kamu tadi tercebur ke sungai sayang " jelas tuan lous


febri sangat senang dengan ucapan papa nya itu mery tak kalah senang nya ia memeluk putri nya itu...


mereka semua tersenyum dan


gryukk gryukk


bunyi perut putri baru tuan lous dan nyonya lous atau Elsa itu berbunyi dan menandakan lapar


"sayang kau lapar ayo kita makan" ucap mery sambil mengelus sayang rambut cindy yang sudah berubah nama nya bernama Elsa itu..


"ayo ... emm elsa kita makan kakak akan menyuapi mu ayo kita ke bawah " ucap febri yang belum terbiasa menyebut nama adik baru nya jtu....


elsa pun mengangguk dan lous tiba tiba mengendong elsa yang membuat gadis itu tertawa dan mereka seperti keluarga yang sangat bahagia..


dan mereka pun turun untuk sarapan bersama.. lous sudah memperingati semua pelayan yang di rumah untuk berhati hati berbicara dengan Elsa karena mulai detik itu Elsa sudah menjadi bagian keluarga **Lous.


Bersambung**...............