Ceo Duda Ganteng

Ceo Duda Ganteng
Firasat



Tanti pov


Rasanya Hari ini aku merasakan sesuatu yang berbeda setelah melakukan kegiatan Beribadah.


Orang Tuaku juga yang Biasanya Melakukan Sholat sendiri sendiri melakukannya berjamaah.


Yang Biasanya aku akan menolak sesuatu yang tidak kusukai akhir akhir ini berbeda.


°°


Dering Telpon Rumah saat sedang Makan pun Menganggu suasana makan malam .


" Dari siapa pak??" tanya Ibu


" paman nya Tanti Bu, lusa Kita ke Madura ya , Pesen Pesawat aja, Bambang Kasian kalo nyetir " Ucap Bapak


" Udah Pesen Pak??" tanya Tanti


" Mbk mu yang pesen ndok " Jawab Bapak


Tanti hanya mangguk mangguk paham. Selesai makan Tanti masuk kedalam Kamarnya.


Pagi Harinya tanti melakukan Rutinitas seperti Biasanya. Tapi hari ini mengajak seluruh Gengnya Untuk Bertemu di tempat nongkrong


" Formasi Lengkap" Ucap Tanti


" Tumben Lu ngajak Kita Keluar, Biasanya kalo gak di culik gak bakal mau" Ucap Agung


" Hahaha bisa aja " Ketawa Tanti


Setelah mereka memesan Makanan Tanti menatap semua Teman temanya.


" Foto Yuk " Ucap Tanti


Salah satu Pramusaji memfptokan Berbagai gaya yang kocak.


" Elu hari ini aneh tahu gak " Ucap Bintang


" Aneh gimana??" Tanya Tanti sambil meminum pesananya


" Ya elu aneh gak Gaes" Tambah Bintang meyakinkan.


" em " jawab caca


" gak lah , kaliab jangan Lupain Gua ya," Ucap Tanti ambigu


Devano dan caca mengkerutkan alis binggung


" Emang elu mau kuliah kemana??" tanya Lusi


" Katanya bareng " Tanya Bulan


" terus kakak Gua nasib nya Gimana" Tanya Bintang


Tanti Tersenyum . " Kakak kamu??"


" Suatu saat Bakal Nemu Sosok yang amat Dia Berarti tapi bukan....." jawabnya mengantung


Dering Ponsel dari tanti, Karena Telpon Dari orang Tua akhirnya tanti Pulang dulu. Sedangkan Mereka Ber enam saling Menatap dan Binggung Ada yang aneh dengan Tanti ??


Pukul 5 Pagi semua Barang sudah di persiapkan. Yang tadinya kakak lelaki dan Istrinya Tak ikut akhirnya ikut juga.


Tanti memanjatkan doa doa semoga selamat. Berbeda Dengan Ibu dan Bapaknya yang seakan Tersenyum Bahagia.


°°°°°°°


**Berita Hari ini pesawat Xx Boing 406 terjadi kecelakan di laut , setelah Terjadinya Lost Kontak dengan Pihak Bandara. sekarang di upayakan pencarian Korban Terjadinya Pesawat Jatuh.


Jdar**


Seakan Menjadi Kejutan yang paling menyakitkan Lusi yang melihat tayangan Berita Buru buru mengkabari Gengnya.


Tiga puluh menit Semua sudah di rumah Lusi kabarnya Jatuhnya pesawat membuat semua syok akan kabar ini.


" Apa gak mungkin kan " Syok Lusi melihat Berita


" Dia semalam Telfon Gua dan akan pamit tapi ku pikir pamit ke madura " UCap Lusi menagis


Bulan menenangkan sedangkan Caca dan Bintang sudah meluncur menturuh anak buah nya dari keluarganya ikut Mencari.


Devano dan Agung mengunjungi Rt setempat dan menanyakan Gimana kabarnya selanjutnya


Tayangan yang memprediksi Seluruh korban Meninggal membuat Sanak saudara dan keluarga yang di tinggalkan Berduka.


Elang yang Melihat dan mendengar kabar Orang yang akan di tunanginya menjadi sedih. Tapi Rasa Sukanya Belum sampai mendalam jadi tak sampai membuatnya hilanv semangat.


dua hari tiga hari Korban mulai di temukan Rumah drngan gaya Klasik sudah dipenuhi Orang.


Satu minggu korban sudah banyak di temukan fan teridentifikasi.


" Aku belum Percaya " Ucap Lusi sesenggukan karrna menagis


" Ikhlasin Lus" Ucap caca menepuk pungvung Lusi


" Semoga Allah menepatkan ke Suga " Ucap Agung


" aminn " jawab mereka Serempak