Ceo Duda Ganteng

Ceo Duda Ganteng
Penyanyi Dadakan



Elang menahan Kesal Pasangan yang tak Tahu diri ini menganggu Acaranya dengan Tanti.


" Kenalkan Saya Gina ini Nando calon suami saya " Sapa Gina ramah


" Saya Tanti " Sapa Tanti ramah


" Kalian ngapaib kesini ??" tanya Elang basa Basi


" Kita mau Ninjau Buat Akad Bulan Depan lang. menurut Kamu gimana??" tanya Nando memancing apakah Masih Punya Rasa Marah Apa enggak dengan Masa lalu


" Ya itu tergantung kalian Mau nyari Tema Gimana ??" Jawab Elang


" ayolah makan dikedai itu aja " Renggek Tanti Lagi


" Besok aja, Sekarang disini" Trgas Elang. Aura Kepemimpimpannya Datang mendadak sorot matanya Tajam tak ada bantahan dari Tanti.


Tanti yang melihatnya Menjadi kincep , tapi masih mengrutu .Pesanan Datang dan mulai makan, Gina Dan Nando Hanya pesan cemilan dan Minum.


Tanti Makan tanpa Jaim, karna sudah lapar dari tadi. " siapa Dia om" Bisik Tanti melihat eajah pasangan yang seakan menatap Elang dan Tanti Bersamaan.


Elang mengetik layar ponselnya. Mantan Istri hersama Sahabatku yang nusuk dari belakang


Tanti melihat Ponselnya yang bergrtar dan membaca tanpa membukanya.


Menyeritkan dahi " Jadi Om Gila Duda " batinya


" mau nyanyi ah, Siapa tahu dilirik Produser mau jqdiin penyayi Hebat " Celetuk Tanti


" Ya " Jawaban Elang


Tanti melangkah ke arah Live Musik yang disediakan Restoran. menanyakan Apakah boleh nyumbang lagu atau tidak, Akhirnya setelah diskusi lagu apa yang dinyanyikan.


" Permisi Semuanya!!" Ucap Tanti memegang Mic di depanya sambil duduk di kursi


" Saya mau menyanyikan satu Dari Ipank , Semua para pengunjung Apakah tahu apakah itu Cinta ??


Ya Semua Tahu Tentang Cinta dan Mendefinisikannya Dengan cara yang berbeda beda "


Musik di mainkan acustik


Cinta, apakah itu cinta?


Suara Tanti Yang baru memulai Menghipnotis Para pengunjung Restoran.


Cinta,apakah itu cinta ?


Bertanya tanpa sengaja


Cinta, berkorban jiwa


He-he-hee Ha-ha-haa


Mmm-mm-mm


Ooh, itukah cinta?


Cinta, oh cinta suci


Janganlah kau nodai


Merintis diri sendiri


Menangis di ruang sunyi


Perasaan yang tanpa kabar Takkan tahu kapan dia datang Mulianya hati jernihkan pikiran Siapkan iman kepada Tuhan Bila kau rindu pikiranmu terganggu


Bila kau dapah siaplah 'tuk berkorban


Cinta yang suci dunia 'kan abadi Bila terkhianat ingatlah diri Cinta yang suci dunia 'kan abadi Bila terkhianat ingatlah diri


Prok prok prok


Suara Tanti sangat merdu Tanti juga mengeluarkan Uang Limapuluhan Untuk Para Kru Band . dan Berjalan Menuju meja elang


Elang yang sudah tahu suara Tanti tak hentinya kagum dengan sosok Gadis yamg dijuluki Gadis ingusan ini.


" Gimana Bagus kan ??" Tanya Tanti ke pada Elang.


" Bosan Lagu itu mulu yang elu nyanyiin " Jawab Elang


" Bagus kok " Puji Gina menyenggol Lengan Nando


" Iya bagus suara kamu ??" Tambah Nando


Elang Jenggah dengan Pasangan ini . suara telpon Terdengar Tanti mengangkat Telpon di ponselnya


" Apa ??" Jawabnya Acuh


" Ntar lah satu tahun lagi, Lo kira Nyantri itu kaya Sekolah 3 tahun selesai " Jawab Tanti Acuh


" Elu Pinter tapi ******, Makanya elu Otaknya Dicuci ke Rumah Aa Gym Biar gak Gila " Celetuk Tanti


Elang merebut Ponsel di tangan Tanti " Udah kalo ngebet samperin ke Pesantren ganggu aja " Tut panggilan dimatikan


Tanti yang sudah terbiasa kalau Geng Tanti Telpon akan direbut Elang tanpa melawan memasuka. Ponselnya lagi ke tas.


Akhirnya Elang dan Tanti pamit Untuk Pulang.