Ceo Duda Ganteng

Ceo Duda Ganteng
Nyidam



Berita Kehamilan Ana sangat heboh dikantor Elang, Yang tadinya Karyawanya di Tekan kerja hari ini akan di traktir makan di Kantin sepuasnya.


semuanya bahagia meski traktiran makan siang di Kantin. apa lagi kalau anaknya lahir bakal ada Syukuran gede gede ini pikir karyawan kantor


Tak hanya itu saja, Ibu ibu komplek juga bahagia mendengarnya, kakak ana di kabari juga bahagia.


Ana tak lupa memberi kabar ke Kika, Ana tak begitu dekat dengan Jessy karena Jessy yang sibuk karena mengurus Anaknya.


" Huek huuuuuekkkkk " Elang memuantahkan seluruh Isi Di perutnya.


Budi menekan tengkuk Bosnya. tak lama kemudian, Dokter perusahan akhirnya Datang setelah di Kabari Budi jika Bosnya Sakit.


" Pak anda tidak sakit kenapa bisa Muntah apa istri bapak Hamil" Tanya doktr setelah mengecek Elang tapi tak ada dalam tubuh Elang normal.


" Iya usianya 4 bulan Dok " Ucap Elang


" Ttimester Kedua ya pak, Bapak istirahat saja. tak ada obat nya pak. meski di kasih pereda mual juga akan sama, nanti hilang sendirinya karena bawaan Bayi " Ucap Dokter tersebut.


°°°°


" Jadi kamu muntah muntah yank" tanya Ana memakan Buah di mangkok setelah Budi menceritakan Kejadiab di bosnya


" iya baby. kayaknya ntar aku jarang masuk kantor " Ucap Elang menyenderkan kepelanya di sofa .


" baby Aku kok kepingin Makan Mangga muda ya " ucap Elang


" Belum musim yank" Balas Ana


Elang menganggil semua Pelayanya " Iya Tuan " Ucap Pak Gun mewakili pelayan yang lainya.


" carikan mangga muda, Berapa pun saya bayar, dan Bilang ke pelayan di Rumah Besar suruh cari juga jika udah cepat kembali" Perintah Elang.


" Semuanya Tuan ??" koreksi Pakgun


" Baik nyah " Ucap Pelayan serentak lalu ke belakang, Buru buru keluar dari pintu khusus pelayan dari samping mencari Mangga muda keinginan Tuanya yang lagi Nyidam.


Ana selama Hamil tak ada rasa Mual atau kepingin apa, Hanya Doyan Makan, Tidur dan gampang capek pada Trimester pertama.


Sekarang Elang yang Nyidam Ana sebenarnya Kasihan Kepada Elang. Kadang Mertuanya Juga datang takut ana lemas tapi melihat Menantunya doyan Makan menjadi bahagia.


Apa lagi Ana mengandung tiga Bayi kembar sekaligus, Sungguh sekali cetak dapet tiga pikir Mami shinta waktu itu.


°°°


Setelah Lama menunggu Akhirnya dua buah didapat oleh pelayan, Elang mengupas Mangga muda dan memotong kecil kecil dalam wadah tuperwere


" Yank bagi dong " ana melihat Mangga Muda menjadi ngiler sendiri


Elang memberikan Wadah ke Ana. dibukanya titupnya Ana memakannya " Asem gak ??" tanya Elang


" Gak, kamu katanya pingin Yank, kok gak di makan " tanya Ana


" udah tadi nyium baunya seger" Ucap Elang . Ana menggelengkan Kepalanya.


Ana menutup Kembali Lalu dimasukan ke kulkas di kamarnya. Ana membuka Ponselnya melihat pesan pesan di ponselnya.


setelah membaca di letakkan di nangkas lagi. Ana berbaring di Samping Elang. Perutnya sekarang sudah mulai tampak membuncit.


Elang memeluk Ana , membelai perut ana ,


" Baby nanti kalau anak Udah lahir kamu utamain Aku ya " Ucap Elang


Ana mengkerutkan Alisnya" Kok bisa yank, Biasanya kalau Udah ada Anak pasti yang paling utama Anak lah " Tanya Ana


" yank Anak bisa di bantu suster, Kalau aku kurang perhatian gimana , jika ada yang merhatiin aku dari kamu takutnya jangan sampai baby amit amit deh " Elang menggelengkan Kepalanya