
" Bangun Abang, Ayo sahur " Ana menggoyangkan badan Elang besar tinggi memrnuhi kasur,
Dengan Malas Elang bangun, Sudah ada Nasi Teh hangat dan lauk untuk dimakan saat sahur,
" kau bangun pukul Berapa??" sudah ada lauk dan nasi
" Disini selalu ramai saat Puasa apa abang tak mendengar suara Tongtpngprek yang sangat berisik??" tanya balik Ana
Elang Hanya mrnggeleng, " abang pasti lelah karna menyetir lama, Ayo sahur maaf hanya lauk ini yang ada di warung" Ucap Ana mengambilkan nasi ke piring untuk Elang dan dirinya.
Elang tak protes apapun, Kalau di rumah Mami dan Para pelayan yang mempersiapan ternyata di Kawasan kampung banyak warung yang jual lauk untuk sahur.
"Ana Kayaknya Setelah sahur Gua pulang dulu, nanti sore Gua ajak kau orang buka bersama" Ucap Elang
Ana mengangguk membereskan sisa makan sahur dan mencucinya. ya ana tak bisa menahan Elang dia bukan siapa siapanya, Saat Ana di pakaipun akan di Bayar layaknya wanita Penghibur, dan selama Elang belum Bosan Ana tak boleh Berhubungan dengan Lelaki yang melebihi batas.
Kika dan Jessy Teman Kosan Ana sebenarnya tahu kedatangan Lelaki di Kamar Ana, Tapi mengurungkan Niatnya takut menganggu, setelah dirasa Lelaki sudah Pergi Kika dan Jessy ke Kamar Ana
" Siapa Dese Na??" tanya Kika penasaran.
" Teman Ka" jawab Ana menyalakan Tv
" Keren Juga, " tambah Jessy
" em, Blasteran Kayaknya , kaya Chines dan orang Luar gitu" Ucap Kika
" ya mungkin , Belum ke tahap sampai segitu ka gua " Tambah Ana
" ya doa aja lah, Gimana Mau buru Diskonan Gak ntar" Tanya Jessy memakan cemilan Ana
" Gua puasa tapi " Jawab ana
" Ya junggu Elu Haid aja deh, Bentar lagi Imsyak, Solat gih sono, Doain biar Gua dapet Hidayah" Celetuk Kika
" Gua juga Masih Belum jadi pribadi yang bener ka. banyak dosa tapi Tuhan yang tahu kan" Ucap Ana miris menginggat dia menjual diri, seperti Kika dan Jessy, Bedanya Jessy dan kika masuk ke Agensy jadi Ada Tempatnya sendiri
" Selama Puasa tempat kalian Libur " tanya Ana
" ya emang pernah??" tanya Ana penasaran
" Gak lah, yang punya Tempat kan bayar ama tu polisi ama sederajatnya " balas kika
Setelah terdengar Adzan Ana melangkah ke musola, Melakukan ibadah kewajibanya.
Ana sadar perbuatanya sangat tidak terpuji tapi gimana rasa nyaman dan Betqh di dekat Elang membuatnya enggan menolak ajakan Elang.
Disisi lain Elang tertidur lelap sampai siang dikamarnya. Mami papi sudah membangunkanya pun tak kunjung bangun
eughh
Elang merentangkan Tanganya mengeliat , Bangun dan langsung ke kamar mandi, membersihkan diri.
" Kak begadang??" tanya Mami melihat anak sulungnya Turun dengan wajah seger
" Gak mi, puasa pertama kaya berat gitu" celetuk Elang
" kamu Puasa kak??" tanya Papi
" iya lah pi," Bangga Elang
" Kirain Islam KTP aja" Ucap Papi tersenyum karena memang elang tak pernah puasa dari dulu
" bukanya amin malah ledek" kwsal Elang
hahahaha semua tertawa.
Elang baru sadar emang selama beberapa tahunniji elang tak menjalankan kewajibanNya tetapi berkat Ana di oosan kecilnya Elang mau sahur dan sampai siang ini masih betah puasanya.
Selamat membaca semoga kalian suka Readers.
Autor masih pemula jadi jangan kaget kalau kata katanya acak acak acakkanya