Ceo Duda Ganteng

Ceo Duda Ganteng
Ending



Setelah di kabari Papinya Jordan, Elang meluncur ke tempat Ana dan menjemputnya. Rasa bahagia Dan menyesal itu yang dirasakan Elang.


Bagaimana Tidak, Elang sungguh mengkhinati Ana dibelakang, Tanpa Tahu perjuangan Ana saat melahirkan keturunan Elang mebRuh hidup dan mati waku itu.


" Ana " Panggil elang melihat ana


" Ngapain kamu kesini ??" Ketus Ana


" Maaf " Ucap Elang sungguh sungguh menagkup Kedua tangan Ana


" Udahlah maafmu hanya sementara " Ketus Ana


" Ana Maaf ayo pulang, Aku butuh Kamu " Ucap Elang terbata bata


Elang sampai mau menitihkan Airmata betapa Menyesalnya dia saat ini


Ana tak menghiraukan Elang, Tapi elang ikut masuk ke Rumah Ana.


Ada Paman dan bibi mendengarkan Ana dan suaminya berdebat.


Ketiga Anaknya melihat Elang menjadi senang dan ingin di gendong elang.


Elang yang melihat ketiga Anaknya tersenyum dan memeluk rasa rindu pada keluarga kecilnya.


Pamn dan bibi melihat Reaksi Ketiga anaknya sangat bahagia melihat bapaknya ikut terharu.


Ana dibalik dinding melihat Kecerian Ketiga anaknya bersama Ayahnya menjadi Tersenyum Tapi rasa Kecewanya menutupi semua kebahagian itu.


Elang sampai ikut tidur dirumah ana, Tetangga Ana Juga bergosip jika Suami ana sudah pulang dari luar .


Ana masih diam, Tak ada obrolan antara Elang dan dirinya, Jika elang mengajak Bicara Ana akan diam. dan akan Bersuara jika bersama anak anaknya paman dan Bibinya.


Tapi Elang tak Mau menyerah, Sudah menjadi tekadnya membawa pulang Ana , Dia tak boleh menyerah hanya karna ana Cuek. Mungkin masih marah dan Kecewa.


Elang tahu jika dirinya yang dalam posisi ana pasti akan sangat marah, Dan iku masih maklum. Untung Anaknya mengerti dan punya kecerdasaan tanpa orang tua mereka sadari.


Dengan Ketiga anakny demam malam malam


" Elang Tripel R panas " Ucap Ana panik.


Elang yang mau merenggangkan ototnya karena teriakan anak yanv sangat kencang menjadi panik


Paman dan bibi ikut membawa Tripel R, Dqri situ Ana mau bicara dan memanggil namanya.


°°°


Elang menatap Ketiga anaknya dan istrinya. Setelah Dua bulan di diamin Istrinya Elang sangat berubah.


Dia tak mau melakukan kecerobohan lagi. Tapi Ana yang merasa sangat kecewa dan sakit hati menjadi dingin dan Cuek.


Sempat ingin bercerai tapi Elang tak mau , Kepribadian Elang dan Ana sangat Bertolak belakang sekarang.


Orang Tua elang tak mempermasalahkan Sifat Ana, Dengan Begini elang tak akan berbuat ceroboh, dan akan Menjadikan pembelajaran.


Ana menatap Pigura Besar dirumahnya, Ketiga anaknya memeluknya dari belakang, Dan tangan Besar milik elang merangkup tubuh Kecil ana dan ketiga ananknga dari belakang.


Sebenarnya Ana sudah memaaafkan tapi Mertuanya menyuruhnya bersikap seperti ini.


Bagaimana kabar Wendy


Wendy Disiksa oleh Jordan, Nando yang merencanaakan ini tak kalah Sengsara dan mengenaskan tubuhnya. Jordan sungguh kejam menurut nando.


Nando mengakhiri hidupnya sendiri saat ada Anak buah membersihakan lantai dan meminum cairan lantai.


Sedangkan Wendy menjadi Fristasi dan stress karena puaing akan teriakan para anak biah jordan menembak Wendy tanpa takut di marahi. Toh Jordan menyerahkan terserah diapain matipun tak peduli.


Nah itu Cerita Akhirnya Readers.


Gak Begitu bagus ya


emang soalny autor lagi sibuk ngurusin Kakak Autor lahiran gaes.


Makasi Buat para pembaca Setia. Terimakasih Banyak sudah Like Komen Vote.


NAH NOVEL TERBARUNYA


...**BOYZ AND GIRS ...


baca ya Readers**