Ceo Duda Ganteng

Ceo Duda Ganteng
Day 1



Area 18+


°°°°°°


" Apa Dua minggu !!!' " teriak Nisa kaget


" gak usah kenceng kenceng deh sa" Tutur ana


" jadi kamu udah Risegn ni " tanya Nisa.


" iya " jawab nya.


" kakak lu" tanya Nisa


" ternyata Elang sudah komujikasi dari jauh jauh sebelum aku kursus bahasa alien" Kesal Ana.


" Oke oke paham nyah" Nisa akhirnya tertawa melihat raut wajah Ana yang masam.


Dua minggu yang di tunggu akhirnya Datang di dalam Masjid Kota Besar Dengan Balutan kebaya putih Ana sangat cantik Kakaknya tersenyum melihat adiknya sangat bahagia.


Elang menghirup udara menghembuskan dengan mulutnya beberapa kali


Ijab qobul Elang sangat lancar dengan satu tarikan Nafas, Akhirnya Elang dan Ana sah menjadi suami istri.


Malam harinya Pesta sangat meriah banyak tamu tamu dari kalangan pembisnis, Teman teman Ana juga banyak yang datang, Ana memakai Baju adat Jawa Hitam solo tradisi yang sakral dengan Gamelan membuatnya merasa menjadi ratu sehari.


Dekorasi yang sangat mewah Elang tak tanggung tanggung mengeluarkan kocek untuk pernikahanya yang terakhirnya doanya.


Dulu saat bersama Gina melakukan acara model Barat jadi tak ribet. Tapi dengan Ana ribetpun terasa bahagia.


Elang masih di pesta menemani sahabat nya yang datang, Dan Ana sudah di bantu untuk menghapus Make up. tak lupa Ana juga membersihkan dirinya.


cekleh pintu kamar terbuka Elang duduk di sofa kamar hotel, Ana duduk mengeringkan Rambutnya .


" Ayang " panggil Ana


" Ganti lah bajunya dan istirahat" Perintah Ana.


Elang melihat kearah ana yang sekarang menjadi istrinya. Elang Mengangguk membuka semua yang melekat pada tubuhnya menyisakan boxer pendeknya.


Elang mendekat kearah Istrinya mencium Tenguk ana harum sampo bayi.


" Jangan salahkan aku jika satu minggu ini kau tak bisa jalan sayang " Bisik nya di telingga Ana sudah dua minggu Elang tak menjajah tubuh Ana karena katanya harus dipingit


" Benarkah ??" Ana semakin menantang Elang


" Kau menantangku Baby" Suara Elang serak mengucapkanya, membuat jantung ana berdegup kencang.


Ana membalikan Bandanya. Mata Elang siap memangsa.


Ana duduk di sofa meminum Aggur di gelasnya, menatap dalam Manik Abu abu milik elang


Elang yang melihat gaya meminum Ana yang sangat menggoda menelan ludahnya , Dibukanya handuk yaang melekat di tubuh ana, Baah dada yang menonjol dan bagian bawah yang sangat bersih , ana menuangkan Anggur area dadanya.


Elang sungguh menahan nafasnya Ana sangat membuat singa yang lapar menjadi sangat lapar malam ini. Dilahapnya Bibir merah alami milih Ana yang sangat rakus, lidahnya menari dengan lincah Ana tak kalah dengan Elang juga menari bersama Elang. Tangan ana mengelus perut kotak kotak milik Elang, Tangan elang tak henti tingal diam.


Elang mencium semua wajah Ana, ke telingga Leher dada , Elang tak menyukai Tanda tanda seperti kebanyakan Npvel novel , sampai di buah dada Ana. Elang menggeleng kenapa Bentuk ***** bermacam macam. tak ambil pusing Elang melangkah ke kulkas mengambil Es dalam wadah lecil di masukan ke dalam mulutnya.


Elang mulai dengan Akhisanya Membuka lebar lebar Paha Ana, " Ah dingin " desahnya merasakan sensasi dingin tapi sangat nikmat.


Elang mulai dengan akhisa, Ana meremas kepala Elang sedikit kencang, jambakan Ana fan suara erangan Ana sangat erotis pikir Elang.


Elang beberapa kali menelan cairan Milik ana, Di balikan tubuh ana, diciumya selubuh punggung ana , dan


" Ahhh " Desah ana , Suara ana sangat keras. Suhu ruangan yang tadinya dingin menjadi panas.


Elang menusuknya dari belakang. pergerakanya sangat cepat " Ah punyamu sampai perut " Ucap Ana


Elang masih mempercapat Temponya, Dibaliknya badan Ana, digendongnya Ana senjata Elang masih melekat di tubuh Ana, " Sudah satu tahun lebih pun punya mu sangat sempit baby " Racau Elang.


Sekarang posisinya Ana di atas Elang, Ana menggoyangnyan pinggulnya dengan Lincah , Pantulan dirinya dengan Elang membuatnya sangat sexy.


" Ah " Racau Ana pelepasan yang tak tahu keberapa. Elang membalikan Badanya. sekaramg Ana di bawah , Elang memajukunjurkan , Betbagai gaya Elang melakukan Dengan Ana, Tapi Belum ada tanda Tanda Elang Keluar, " Ah rasanya sakit " Ucap Ana. tapi rasa nikmat masih menghujaninya.


Elang menatap lekat wajah Ana tatapan yang sangat dalam , Akhirnya Elang menambah Ritmenya. sampai berbunyi


" Ah " Racau Ana


hingga Sesuatu panas masuk kedalm Rahim ana, dikecupnya dahi ana " Setelah ini tak usah minum pil KB. Aku ingin kau menjadi ibu dari anak anakku " ucapnya.


Elang mengeluarkan miliknya dan mengatur nafasnya, Hampir 4 jam Ana di jajah Elang, Elang yang tadi Minum di bawah menjadinya lebih lama dari biasnya Ana sungguh sangat lelah akhirnya terlepap.