Ceo Duda Ganteng

Ceo Duda Ganteng
Baju Lebaran



Jessy kika dan Ana memasuki Mall kawasan menengah kebawah, Disana Baju dan barangnya tak ada merk merk yang terkenal, Suasanaya pun sangat ramai, Berbeda Dengan Mall yang menjajakan Merk terkenal


Lebaran masih dua minggu lagi Tapi Ana ingin membelikan Baju untuk keponakanya paman dan Bibinya di kampung.


Mbaknya malah mengirim uang untuk membeli baju ana, Padahal Mbaknya tak tahu jika sekarang ana Bayak dikasih uang oleh Elang.


Ana membeli mukenah, sarung baju koko gamis untuk paman dan bibinya di kampung.


karena Jessy Janda anak satu yang masih umur 3 tahun, Sebenarnya Jesy bukan nama asli tapi karena banyak yang manggil jessy ana pun Mengikutinya.


seharian ini Ana kika dan Jessy berbelanja. Kika dan Jessy pulang kerumahnya, Meski rumahnya gak jauh tapi Karena pekerjaanya yang membuatnya harus Kos takut keluarganya tahu akan pekerjaanya kotornya.


Ana membungkus baju untuk saudaranya yang akan dipaketkan, Takut lama karena puasa , Ana juga memasukan Uang untuk keperluar menjelang Lebaran.


Ana Membeli Gamis untuk diribya sendiri warna putih tulang , dengan renda yang ditaburi mutiara yang menambah cantik Gamisnya.


Tak lupa membeli beberapa peralatan makeup yang habis, Sudah satu minggu ini Elang mentransfer uang untuk baju lebaran tapi tak ada kabar.


Ana yang membalas terimakasihpun tak kunjung dibaca pesanya. Apa dia sudah bosan.


apa Elang sudah beristri , apa masih duda pikirnya?? tak mau memikirnya Ana Merebahkan tubuhnya. setelah dari tempat paket.


Besok harus menjalankan aktifitasnya seperti biasanya lagi pikirnya.


dering telpon terdengar.


" Ya halo " Sapa lelaki suara serak bangun tidur


" kau mau ikut ke Amrik gak kak??" tanya seberang


Elang tak mrmbuka matanya, tapi tahu jelas siapa suara di seberang sana.


" kagak, Kaliab aja. Gua jaga rumah aja " Ucapnya menutup telpob sebelum diseberang Menjawab


" Gak mau ikut katanya" Ucap bulan.


" Dia lagi dekat sama anak yang bekerja diparkiran Sudirman pi" ucap Bintang


" Benarkah??" mami mendengarkan antusias


Papi yang tahu pura pura terkejut agar anak dan istrinya tak curiga


" ya kadang di ajak nginap" tambah Bintang


" Kau tahu dari mana nak??" tanya Papi


Bintang hanya melenggos pergi tak mau menjawab pertanyaan papinya. Ngapain dijawab toh nyatanya papinya yang mata matai anak anaknya selama ini.


Bintang emang Tengil tapi jangan salah Bintang keturunan Vernandes dengan otak yang ecer, Papinya pasti mengira kalau anak anaknya tak tahu selama ini mereka pun di mata matai untuk dilaporkan ke papinya.


Bintang dan bulan sebebarnya tahu selagi orang papi tak mengurusi urusannya tidak jadi masalah.


" anak itu " gerutu papi melihat bintang pergi ke arah kamarnya.


" Kenapa pi??" tanya Mami


" Mi kalau seandainya Elang nikah sesuai keinginanya apa mami mailu lihat bibit bebet bobotnya dari keluarga mana??" tanya Papi penasran


" Pi kapan mami akan mengatur urusan Asmara Anak, yang penting anak anak bahagia mau dari kalangan mana pun tak jadi masalah pi" Ucap Mami


Mami sebenarnya tahu maksud papi, Duly sinta sebelum bertemu dengan Jordan juga kehidupanya sangat buruk, tapi jodoh siapa yang tahu bukan??


Sinta tahu jika Anak anaknya punya privasi yang memang belum mau cerita selagi Anaknya dijalan yang benar, Sinta melarang anaknya memakai Narkoba yang paling Utama, Karena bisa merusak segalanya.