Ceo Duda Ganteng

Ceo Duda Ganteng
keterkejutan



Ana mencari Jam tangan rak laci jam milik Elang.tapi tak ada barangnya.


Ana juga sudah menanyakan ke pada semua pelayannya tapi tak ada yang melihatnya.


Ana mencari suaminya di Ruang Gym yang sedang merokok disana setelah melakukan olahraga.


" Sayang lihat jam tangan aku yang silver itu gak ya ??" tanya Ana kepada suaminya


Elang mengingat ingat,"0y Kayaknya di ambil suster kamu deh baby , Udah lah ntar aku beliin lagi " Ucap 6


Ana terkejut " kok bisa???" tanya Ana


" iya lah kamu ceroboh" jawab elang.


" Terus ngapain Kamu kesini, Mau bikin aku olahraga lagi ??" tanya Elang lagi


" Ya nanyain Jam lah, nfapain lagi kesini " Jawab Ana


" Maksudnya Ngapain pake baju gitu kesini hah" elang menghampiri ana di Pintu


Ana tersadar melihat pakainya emang sangat sexy, Ingin melarikan diri dari singa yang mulai lapar.


Hap Elang memeluk tubuh kecil ana


" Sayang ntar ya ":Rayu Ana dengan wajah imutnya


" Gak bisa Ntar, sekarang aja baby " Ucap Elang


Ana sungguh Sial, Harusnya ia mengantti bajunya dulu ketika Elang di ruang Gym, tapi apa daya, sudahlah terjadi, Ana juga menikmati setiap pergulatan yang elang lakukan.


°°°°°


Siang ini Ntah perasaan apa Ana tak enak hati, Ana merasakan kejanggalan dalam hatinya.


Ana mencoba melupakaan tapi rasa yang mengganjal di hati masih ada.


Ana membawa Tasnya, Ketiga susternya di suruhnya Nyiapin perlengkapan Tripel R.


Beberapa saat Ana menunggu akhirnya Ana, suster dan Ketiga Anaknya menuju Kantor suaminya Ana mengendarai mobilnya sendiri.


Ana manyuruh ketiga susternya menunggunya di Mobil, sedangkan dirinya masuk kedalam kantor suaminya.


" Elang !!!" Teriak Ana.


Ana berlari keluar, menuju mobilnya, " Sus kalian di panggil Tuan , Masuk gih, dan Bawa Ponsel kalian, Saya Tunggu, " Ucap Ana.


Ketiga Suster mengangguk lalu tun, Ketiga Anak Ana untung mdmakai Tempat khusus Bayi yang sudah ada Selt belt jadi aman.


Setelah Suster masuk ana menancap Gas , Didalam Ruangan Wanita tersenyum Puas akhirnya membuat rumah tangga Elang akan Hancur.


" Pergi dasar wanita menjijikan " Teriak elang.


" Gak usah Muna deh lang, Buktinya Gua duduk di atas elu aja gak Nolak " Wanita ini tersenyum Miring.


" Pergi !!!" Usir Elang.


Wanita Ini akhirnya pergi dari Ruangan Elang dengan Wajah bahagia, belum sampai keluar Ketiga Suster masuk dengan Budi.


" Tuan kata nyonya Anda memanggil kami ??" ucap Siti mewakili Bicara.


" Apa ???Ana aku melupakannya " Ucap Elang Tersadar jika barusan Ana melihatnya.


" terus dimana Ana??" tanya Elang bangkit.


" Dibawah Tuan " Ucapnya.


Elang berlari menuju parkiran tapi apa yabg dilihat tidak ada Mobil Ana, Elang berlari lagi naik ke atas mengambil kunci mobil dan Ponselnya.


" Kalian pulang saja pakai taksi " Perintah Budi


" Baik pak, tapi kami tak membawa Uang " Ucapnya


" Saya yang bayar , Naiklah" Ucap Budi.


Elang langsung mencoba menelfon Ponsel ana tapi tidak dia angkat, Dua kali Elang menelfon Langsung nomor yidak aktif.


Elang menghubungi James untuk melacak Istrinya. bebarapa Menita James menelfon bahwa terakhir lokasi ada di Pom bensin tapi tak ada jejaknya lagi.


ting


Notifikasi Penarikan Dana terlihat, Ana mengambil sejumblah Uang cas, dan pembayaran ntah apa yang dibelinya.


Elang tanpa menunggu menelfon apa Ana ke rumah orang Tuanya dan Pelayan Rumah, Tapi hasilnya Nihil.