
"Dari seorang pegawai kantoran yang direinkarnasi lalu berakhir menjadi penjahat di dunia lain?" Drag tertawa lepas begitu melihat bagaimana nasib saya saat ini.
Perkataanya itu sekaligus membuat saya agak kesal, aku memang tidak pernah menyangka akan berurusan dengan dua orang yang paling berpengaruh di kerajaan ini.
"Baiklah, karena kau sudah membuatku seperti ini maka sebagai gantinya aku berharap agar dirimu bertanggung jawab, dan membantuku keluar dari tempat ini." Ya, benar! Drag juga terlibat karena sudah memberiku saran yang menurutku cukup konyol.
Saya ditahan di dalam ruangan yang gelap dengan pencahayaan minim. Itu adalah penjara yang terletak di bawah tanah, jadi di atas ruangan ini adalah istana kerajaan.
Mungkin aku bisa menghancurkan langit-langit untuk menerobos keluar. Saya bisa saja melakukan itu namun sebagai gantinya seluruh penduduk kota mungkin akan menjadikanku sebagai buronan paling dicari karena telah merusak kediaman raja.
Yah, saya lebih memilih rencana alternatif yang menurutku aman, seperti kabur tanpa diketahui? Hm, tapi bagaimana cara melakukanya di sebuah lokasi yang dijaga puluhan prajurit selama 24 jam?
Benar, ini terbagi menjadi 3 lantai. Tempat saya dikurung berada di lantai 2, jadi saya hanya perlu menggunakan 1 tangga untuk sampai di depan istana dan mengambil jalan pelarian lewat taman mungkin?
"Sepertinya tidak ada rencana yang bagus. Apakah aku akan menunggu sampai raja mengumumkan perintah eksekusi?" Ini gawat, benar-benar sebuah situasi yang bisa saja membuatku depresi.
Tentu, tidak ada waktu bagi saya untuk bermalas-malasan karena besok adalah hari yang paling ditunggu oleh Genric, dimana saya akan dihukum.
"Pada akhirnya mungkin aku akan mengamuk di sana dan bertarung melawan banyak prajurit."
Astaga, memikirkanya saja sudah membuat kepalaku terasa sakit. Kemudian, entah kenapa aku ingin menjatuhkan tubuhku di ranjang yang sejujurnya kurang nyaman untuk digunakan. Yah, saya bersyukur mereka sudah menyiapkanya ... Itu setidaknya bisa membuat saya bisa memulihkan stamina. Dan, Hm ... Sepertinya mataku tanpa sadar mulai tertutup dengan sendirinya.
Dan Drag juga sepertinya cukup kelelahan, saya akan membiarkanya beristirahat setelah naga kecil itu melalui banyak hal bersama denganku hari ini, kupikir dia membutuhkanya.
Malam ini mungkin akan terasa singkat.
Aku membuka mataku ketika semuanya berubah menjadi terang, seperti cahaya matahari benar-benar bisa menjangkau wilayah ini.
"Tidurku cukup nyenyak ... Ternyata tempat ini tidak seburuk kelihatanya ..."
"Oh, sepertinya anda terlihat menikmati pelayanan istana kami." Sebuah suara? Saya langsung menoleh ke arah Drag untuk memastikan. Oh ... Naga kecil itu masih menikmati waktu tidurnya. Hm? Agak aneh, aku pikir dia yang mengatakan itu ... Apakah mungkin ada seseorang selain kami di sini?
Saya yakin, itu terdengar seperti suara perempuan bukan laki-laki. Begitu mata saya menyisir setiap sudut ruangan, saya menemukan seseorang berada dihadapanku.
Itu terlihat mirip seperti seorang gadis dengan rambut pirangnya. Eh? Tunggu dulu, saya tidak ingat pernah berbagi kamar dengannya sebelumnya.
"Whoah, anda siapa?!!!" Saya menjerit, hal tersebut bahkan sampai membuat Drag terjatuh dari tempat tidurnya!
"Aww, bisakah anda tidak mengeluarkan suara semacam itu?" Gadis tersebut menutup telinganya, sambil menatapku agak dingin.
"Anda terlihat tidak asing, apakah kita saling mengenal?" Saya bertanya.
"Sepertinya ini adalah pertemuan pertama kita, saya adalah Qwenne Leyna Wesfield, seorang putri di kerajaan ini. Yah, bisa dibilang seperti itu ..."
Oh, seorang putri ya? Eh tunggu dulu!
"Anda adalah Putri Qwenne?! Gadis yang menolongku kemarin?!!!"
Oh tidak, lagi-lagi aku membuatnya merasa tidak nyaman dengan tingkahku. Putri, atau aku panggil saja dia Qwenne berusaha untuk tetap sabar menanggapi perkataanku.
"Jadi, bisakah saya mengetahui sejak kapan anda berada di tempat ini?"
"Um ... Itu kurang lebih sekitar setengah jam yang lalu. Saya menunggu sampai anda benar-benar bangun." Dia menjawab dengan senyuman ramah meskipun saya sempat ragu kebenaran dari perkataanya tersebut.
Berarti dia sudah menungguku cukup lama. Dan, sepertinya ... Baiklah, dia sudah mengetahui apa yang saya khawatirkan.
"Mengenai naga tersebut, apakah anda adalah pemiliknya?" Maksudmu naga yang sedang berjuang untuk kembali ke tempat tidurnya itu?
"Drag adalah temanku. Yah ... Bisa dibilang dia adalah temanku yang paling berharga." Tunggu, ini cukup aneh. Apakah putri datang hanya untuk berbincang-bincang saja? Saya curiga dia memiliki niat dibalik ini. Lihat saja bagaimana dia tersenyum, apakah itu senyuman palsu? Sial! Jika diperhatikan lebih jauh, dia terlihat cukup manis.
"Oh, Mengenai kedatangan saya? Sejujurnya diriku berharap agar ayahanda mengubah keputusanya. Terlalu berat bagimu untuk menerima semua ini, bukan?" Ya, itu sangat mengejutkan, sungguh, aku bahkan menanggapinya dengan serius.
"Jika boleh jujur ... Aku sangat ingin agar anda mendengarkan penjelasanku sebelum memberikan-"
"Tidak perlu ..." Serius? Dia juga menolak untuk mendengar pembelaan dariku? Aku pikir itu wajar, bagaimana mungkin dia mempercayai seorang tawanan.
"Jadi, bisakah anda menjelaskan apa yang menjadi tujuan tuan putri datang untuk menemuiku?"
"Sederhana saja, aku ingin mendengar 2 hal darimu."
Dua hal? Tentang apa? Apakah dia berniat menginterogasiku? Aku tidak ingat pernah menyimpan sebuah rahasia penting, atau mungkin saya memilikinya?
"Anda cukup menjawab pertanyaanku saja, ini berkaitan dengan nasib anda setelahnya. Jadi, saya harap agar kau bijak saat menjawab nanti ..."
Kedengaranya cukup serius. Selama itu tidak terlalu merugikanku, maka saya harus memanfaatkan setiap kesempatan untuk bisa bebas.
"Pertama, apakah anda adalah seorang penyihir tingkat tinggi?"
"Jika aku menjawab 'iya' apakah itu artinya aku diampuni dari hukuman?" Aku bertanya, Qwenne membalas dengan mengangukan kepala.
"Bisa dibilang begitu ... Tapi kau harus membuktikanya ..."
"Bagaimana caranya?"
Qwenne mengambil sebuah benda dari dalam sebuah kotak kayu kecil, itu mirip seperti sebuah batu permata berwarna hitam.
"Warna yang sekarang artinya belum diisi oleh sihir lalu ungu yang artinya kau diakui. Disini, kami mengukur seberapa kuat seseorang lewat jumlah sihir yang dimilikinya. Maka untuk bisa membuatmu termasuk penyihir tingkat tinggi, setidaknya permata harus berwarna biru."
Jadi seperti itu, itu mirip seperti sistem MP yang biasanya ada pada game.
Penjelasan yang mudah dimengerti, hitam berarti gagal menjadi penyihir, ungu artinya penyihir pemula dan biru berada di atasnya? Baiklah, aku mulai memahaminya.