
Selama beberapa waktu berikutnnya kami makan malam bersama.
Pada bagian ini semuannya terasa canggung.
Tidak ada yang memulai obrolan untuk pertama kalinnya, dan kami hanya fokus menyantap hidangan yang sudah disajikan.
Jujur saja, situasi ini ternyata lebih rumit dari perkiraanku.
Saya harus memikirkan cara untuk menyembunyikan keberadaan Drag dari Rafiel, dan itu memang sedikit sulit untuk dilakukan.
Sebelumnnya aku merasa lega karena Rafiel tidak menyadari kehadiran Drag pada awal-awal kami menemukan di kereta, itu berkat Carla yang segera menawarkan diri untuk menyembunyikannya.
Kalau dipikir-pikir lagi, akan lebih mudah jika Nona Rafiel bersedia menutup mulut tentang saya yang memiliki seekor naga kecil sebagai rekan seperjuangan.
Ah! Itu dia!
"Kyaaa! Apakah saya tidak salah mendengar? Benda terbang ini bisa berbicara?!"
Aku melihat, Rafiel langsung memeluk Drag pada saat mereka pertama kali bertemu dan sepertinnya semuannya berjalan dengan sangat baik, namun ...
"Apa-apaan ini?! Apa kau tidak mengetahui siapa diriku? Berlututlah sebelum kau menerima hukuman karena berani-Ugh!"
"Apa yang kau bicarakan? Makhluk kecil sepertimu bisa berbuat apa kepada penyihir hebat sepertiku? Oh, saya mengetahuinnya ... Apakah anda ingin kita melakukan ini sampai matahari terbit?"
"Semalaman?!"
Drag mulai meningkatkan kekuatannya untuk bisa kabur sebelum hal tersebut benar-benar terwujud. Itu mirip seperti mimpi buruk baginnya, saya bisa melihat betapa kerasnnya dia berusaha, tapi semuannya berakhir dengan kegagalan.
Mulutku melebar dengan sendirinnya, apakah ini akan baik-baik saja?
Drag terlihat pasrah, sepertinnya aku bisa mengambil kesimpulan bahwa teknik pelukan yang dimiliki Rafiel memang sangat mengerikan.
"Seperti yang anda lihat, dia memiliki kemampuan khusus yang memungkinkannya untuk berkomunikasi dengan manusia ... Saya akan merasa sangat senang jika anda ikut merahasiakan keberadaannya." Saya menjawab, dan Drag langsung menatap tajam ke arahku.
"Ahh! Tenang saja, saya akan menyimpan rahasia ini baik-baik dan tidak akan membicarakannya dengan siapapun ..."
Maafkan aku Drag, sepertinnya kau harus menahannya sedikit lagi.
Saya membalikan badan, berjalan meninggalkan lokasi kemudian menuju ke dekat kereta.
***
"Whoah! T-tuan! Ada apa?" Carla terlihat panik dengan kemunculanku yang tiba-tiba.
"Aku hanya ingin mengatakan bahwa hari sudah larut malam, sebaiknnya kau sudah ada di tempat tidur sekarang ... Maksudku, tidak baik tetap terjaga sepanjang malam ... Karena itu mungkin bisa mempengaruhi kesehatan-"
"Itu karena Tuan belum tidur ..."
"Hm? Apa?"
Meskipun hanya bergumam, namun aku yakin Carla mengatakan sesuatu mengenai diriku.
Saya mencoba untuk menanyakan kembali, namun Carla segera menolak dengan ekspresi agak malu.
Aku mengerti! Dia pasti sulit untuk tidur.
"Kalau begitu, bagaimana jika saya menceritakan sebuah dongeng sebelum anda tidur. Itu mungkin bisa membantumu ..."
"Whawah! Ti-tidur bersama dengan tuan?!"
"Benar, memang itu yang aku pikirkan." Aneh, mengapa saya merasa perbincangan ini membuat Carla semakin gugup, bahkan bola mataku bisa dengan jelas melihat wajah gadis polos ini memerah karena satu hal yang saya tidak ketahui.
"Baiklah ... Kita mulai ..." Aku duduk di samping Carla yang tertidur, menceritakan setiap dongeng yang sangat populer di dunia lama saya.
Itu memang sangat menghibur untuk anak-anak, termasuk diriku saat waktu kecil, bertanya-tanya apakah Carla menyukainnya ...
Bagus! Sepertinnya dia terlihat tertarik!