
Hari Senin para mahasiswa mulai kembali masuk kelas. Rey dan Ersa seperti biasa selalu duduk bersebelahan memerhatikan Elena yang tengah memberikan materi didepan terkait logika magis.
Setelah jam berakhir, mahasiswa dibebaskan untuk beraktivitas. Segera Rey dan Ersa mencari tempat untuk duduk di taman akademi.
"Halo Ersa, Rey."
Kelly datang bersama Amasa menghampiri mereka berdua dengan senyuman indah terukir dikedua wajah mereka.
Rey dan Ersa membalas sapaan mereka.
"Kenalin ka, dia Kelly satu kelas dengan kita juga."
Ersa memperkenalkan Kelly ke Rey, karena ini baru pertama kali bagi mereka saling berhadapan.
Kelly perempuan cantik dengan model rambut yang diikat seperti ekor kuda dan memakai kacamata membuatnya menjadi perempuan yang sangat ikonik.
Kelly membungkukkan kepalanya saat dikenalkan oleh Ersa, dan Rey membalasnya dengan senyuman.
"Apa kalian ada perlu?."
Kemudian Kelly membicarakan tentang pertemuan konyolnya dengan Ersa waktu belanja kemarin.
"Jadi intinya kalian penasaran ya dengan kemampuan ilmu magis teleportasi ku?."
Kelly dan Amasa mengangguk, karena mereka tentu saja tertarik apakah Rey menggunakan item Dimension untuk memakai sihir teleportasi atau tidak.
"Sebenarnya, teleportasi adalah kemampuan sihir signaturku. Aku tidak pakai item semacam itu, jujur saja ini baru pertama kali bagiku mendengar tentang item Dimension."
Rey berbohong, nyatanya ia lumayan berwawasan soal item yang ada di dunia ini, selain itu teleportasi juga merupakan satu kemampuan Rey yang bisa dikategorikan sebagai kemampuan skala kecil. Tetapi untuk menghindari ketertarikan lebih lanjut, Rey memutuskan untuk merendah diri.
"Ga kusangka ternyata kamu sangat berkemampuan ya."
Amasa memuji Rey, karena tentu saja ilmu magis teleportasi termasuk dalam kategori magis langka di kerajaan forland untuk saat ini.
Berbicara soal ilmu magis, terdapat beberapa kategori yang diantaranya magis langka, magis kontruksi, magis alam dan magis terlarang.
Pada umumnya, kebanyakan orang hanya menguasai satu kategori dari empat ilmu magis yang ada.
Magis langka meliputi ilmu magis yang jarang orang miliki salah satunya adalah magis teleportasi.
Magis kontruksi yaitu ilmu magis yang berperan dalam menyembuhkan , pemulihan mana, dan toxic.
Magis alam berkaitan dengan ilmu sihir yang dapat memanipulasi unsur alam, kebanyakan orang menguasai ilmu magis di kategori ini.
Magis terlarang adalah ilmu magis yang menjadi senjata pemusnah massal. Karena daya rusaknya yang sangat tinggi, maka ilmu magis tersebut akan dikategorikan sebagai ilmu magis yang tidak boleh digunakan dalam pertempuran.
"Tidak juga, bahkan kamu lebih hebat dari ku."
Rey mengembalikan pujian yang dilemparkan Amasa. Kemampuan Amasa sendiri bisa dibilang masuk di bagian teratas di tahun pertama.
"Meminta bantuan?, lalu kenapa harus aku dan Ersa?."
"Seperti yang sudah aku ceritakan sebelumnya, ini berkaitan dengan ilmu sihir yang kau kuasai."
Sebelum Kelly mengetahui bahwa Rey memiliki kemampuan ilmu magis teleportasi, tadinya Kelly berpikir bahwa Rey menggunakan item Dimension dan berencana untuk membelinya.
Tetapi secara kebetulan, Amasa memberi tahu Kelly waktu bertemu di kedai kopi bahwa ia mengetahui letak keberadaan item dimension.
Kemudian Kelly melanjutkan penjelasannya,
"Karena kemampuan teleportasi yang kamu miliki, maka hal itu akan lebih menghemat waktu itu kita untuk pergi kesana."
Memang akan menjadi lebih efektif apabila mereka pergi ke suatu tempat menggunakan ilmu sihir teleportasi.
"Benar juga, tetapi dimana tempatnya?."
"Hutan flores."
Jawab Kelly pada Rey sambil menunjukan sebuah peta dengan semangat.
"Letaknya dekat dengan kota Benares ya, jauh juga."
Gumam Rey sambil melihat lokasi yang berada dipeta.
"Benar, kalau naik kereta ke kotanya saja akan memakan waktu seharian, belum lagi harus ke hutannya akan memakan waktu sampai berhari-hari."
Yang dikatakan oleh Amasa adalah benar. Bukan tanpa alasan mengapa Amasa dan Kelly mencoba mengajak Rey dan Ersa.
Bicara soal kekuatan, sebenarnya Amasa sendiri sudah cukup untuk pergi ke sana jika tentang pengamanan.
Tetapi ini semua karena kemampuan yang Rey miliki, dengan begitu perjalan ke sana akan jauh lebih cepat.
"Baiklah aku mengerti, Ersa keputusan ada padamu apakah kamu akan membantu mereka atau tidak terserah padamu."
Sejujurnya Rey tidak terlalu peduli dengan ambisi Kelly dan Amasa tentang item Dimension. Tapi Rey berpikir mungkin ini merupakan hal yang bagus untuk memberikan kesempatan bagi Ersa agar bisa menjalin hubungan yang erat dengan mereka.
Karena bagi Rey kebahagiaan Ersa diatas segalanya.
"Ayo bantu mereka ka. Ketimbang mencari item, dipikir-pikir ini bisa dijadikan sebagai latihan untuk kita juga kan?."
"Ya, kalau begitu sudah diputuskan."
Item tentunya tidak sembarangan orang yang bisa mengambilnya, karena terdapat penjaga yang menunggu barang magis tersebut.
Perjalanan mereka berempat menuju kota Benares pun dimulai.