
Ilmu magis teleportasi yang digunakan oleh Rey merupakan ilmu magis yang sangat langka, tidak banyak orang yang bisa melakukannya. Akan tetapi, terdapat sebuah alternatif dimana semua orang bahkan tanpa mana pun jadi bisa menggunakan ilmu magis tersebut yaitu dengan entitas bernama item.
Terdapat banyak sekali item yang bertebaran di dunia ini. Tidak diketahui dari mana asal usulnya, tetapi legenda mengatakan bahwa item muncul karena mahluk yang berada didalam abyss ketika mati maka jiwanya akan terkonversi menjadi sebuah item.
Terdapat seorang murid kelas C yang memiliki pengetahuan tinggi terlihat sangat berseri-seri ketika melihat Rey menggunakan ilmu magis teleportasi.
Ia berasumsi bahwa Rey memiliki item dimension. Item itu berfungsi untuk memungkinkan setiap orang dapat melakukan teleportasi kapanpun dan di manapun.
Maka orang itupun berusaha untuk melakukan kontak dan ia terus memandangRey dari kejauhan.
...
"Ka aku mau pergi membeli bahan makanan dulu ."
Ersa pergi meninggalkan kamar, didalamnya terdapat Rey yang masih tertidur pulas.
Hari Minggu adalah hari libur bagi mahasiswa akademi. Ersa biasanya menggunakan hari libur untuk latihan dan belajar bersama Rey. Tetapi karena Rey memiliki kebiasaan buruk dalam tidur yang sulit dibangunkan, maka Ersa memilih untuk pergi keluar saja.
Ersa berjalan secara perlahan lalu berbelok ke arah jalan yang sepi dan kecil. Ia berhenti dan dengan cepat langsung berbalik ke arah belakang.
"Tunjukan dirimu!, aku tahu kau sedang megikutiku." Teriak Ersa dengan posisi siap bertarung.
Lalu seorang perempuan memakai baju akademi forland datang mendekat.
"Sesuai dugaan, Ersa Mayhem memang bukan sembarangan pelajar."
Secara perlahan, penampilan penguntit itu mulai terlihat oleh Ersa.
"Aku Kelly, teman satu kelas dengan mu."
Ersa masih belum berubah dari posisi siap bertarung, ia memang menyadari bahwa Kelly adalah orang yang sekelas dengannya.
"Itu menyakitkan untuk didengar kau tau?, yahh santai saja tidak perlu takut. Aku hanya ingin berbicara padamu."
"Sebelum itu, aku ingin bertanya bagaimana kau bisa tau nama keluargaku?." Tanya Ersa penasaran.
Ersa dan Rey tidak pernah memberi tau siapapun nama keluarganya bahkan ketika perkenalan di akademi.
"Kebanyakan orang pasti tau tentang 8 keluarga besar yang ada di kerajaan forland. Tapi, terdapat satu keluarga yang jarang tersorot oleh publik dan tidak pernah menjadi keluarga yang memiliki keturunan raja didalamnya."
Faktanya, keluarga Mayhem tidak pernah ada yang mau jadi raja, karena hal itu terdapat pro dan kontra dalam pandangan publik sehingga cenderung selalu dinilai buruk oleh sebagian orang.
"Secara teori aku tau bahwa keluarga Lone wolf itu memiliki banyak orang hebat didalamnya, tetapi tidak ku sangka ada juga salah satu dari mereka yang tertarik memasuki akademi."
Selama keturunan di keluarga Mayhem, Ersa dan Rey lah satu-satunya orang yang mau memasuki akademi. Itu artinya bisa dibilang, bahwa keluarga Mayhem mulai mengunjukkan diri untuk saling bersaing merebut gelar tahta kerajaan.
Sayangnya belum banyak yang tau selain Kelly dan pihak akademi mengenai latar belakang keluarga Mayhem.
"Kau tau banyak ya tentang kami."
"Tentu saja karena pengetahuan adalah kekuatan, ngomong-ngomong tidak enak berbicara disini. Kalau tidak keberatan mau pergi ke kedai kopi?."
"Maaf aku engga punya uang banyak, jadi disini saja."
Kelly tertawa mendengar ucapan Ersa. Tentu saja bangsawan mana yang tidak memiliki uang banyak, Ersa dan Rey adalah salah satu dari sekian banyak bangsawan yang terlihat aneh.
"Karena aku yang mengajak tentu saja aku yang bayar."
"Ya sudah, tapi jangan lama-lama aku harus beli bahan makanan buat makan malam."
Hampir saja Ersa melupakan tujuan sebenarnya.