Being Bothered By Little Sister

Being Bothered By Little Sister
Wanita Terkuat Di kelas C



"Semangat Ka....." Teriak Ersa menyemangati Rey yang berada di arena lapangan.


Pertandingan selanjutnya yaitu Rey Melawan Melisa. Di tengah lapangan, Rey hanya terlihat bersantai saja menatap lawannya. Begitu pula dengan Melisa yang menatap Rey dengan senyuman sombong diwajahnya.


Lalu datanglah seorang perempuan cantik ke dalam arena ujian Kelas C, ia duduk di tribun bersebelahan dengan Amasa. Kehadiran perempuan itu, membuat kiblat pertandingan menjadi berubah ke arahnya. Tentu saja itu karena kecantikan yang dipancarkan olehnya, tetapi tidak ada orang yang menyadari siapa identitasnya.


"Tidak kusangka, anggota ODESSA akan datang melihat pertandingan semacam ini." Ucap Amasa sambil tersenyum, tapi tidak melirik perempuan itu sama sekali.


"Ahahaha, aku sebenarnya cuma mau bayar hutang sama Rey ko." Jawab perempuan itu.


"Apa kamu punya hubungan dengan kakak ku?." Tanya Ersa yang merespon karena nama kakanya telah disebut.


"Sepertinya, ia tidak berbicara soal apapun tentangku ya. Aku suka laki-laki yang menepati janjinya."


"Janji?." Tanya Ersa yang semakin penasaran.


"Bukan hal yang penting ko ahahaha.", Jawab perempuan itu seolah mengejek Ersa.


Janji yang dimaksud adalah ketika Rey datang ke kamar Nita untuk mengantar kue. Alih-alih sebagai pembeli, ternyata Nita bertujuan untuk mengintrogasi Rey lalu menyuruhnya untuk tidak memberitahu hal itu pada siapapun.


"Aku baru tau ternyata Anggota ODESSA ada seorang perempuan didalamnya." Gumam Kelly karena terkejut.


"Dia adalah Nita Rosewall. Selain anggota ODESSA, dia juga merupakan mahasiswa yang masuk ke dalam salah satu The Savior peringkat ke-6. Dia adalah orang yang berbahaya, memiliki hobi aneh seperti memutilasi orang. Karena itulah meskipun sangat cantik, ia jadi sangat kesulitan mendapatkan pasangan." Ejek Amasa sambil tersenyum kecil.


Nita sangat suka menyiksa orang yang dianggap musuhnya. Tidak satupun korban yang merasa akan mati cepat ketika berhadapan melawannya. Itu terbukti Dari hasil investigasi mayat Kaja yang merupakan pimpinan pemberontak di kota Oia.


Tubuh kaja ketika diotopsi benar-benar tidak dalam keadaan yang sangat layak, bahkan tim otopsi pun mengundurkan diri karena takut dengan kondisi mayat ketika akan melakukan pembedahan.


"Kau hebat juga ya, banyak tau tentang diriku." Puji Nita merasa kagum dengan informasi Amasa.


"Apa tujuanmu sebenarnya ke sini?." Amasa merubah ekspresi wajahnya dan mulai berbicara serius.


"Ngomong-ngomong, lihat pertandingannya akan segera dimulai." Ucap Nita mengalihkan topik pembicaraan dan kembali fokus memandang pertandingan Rey.


Sebagai pembukaan, Rey melakukan serangan pertamanya terlebih dahulu. Menggunakan sihir teleportasi, ia memindahkan pedang yang dipegang Melisa.


"Sihir yang unik, kau berencana menghilangkan pedangku agar aku tidak bisa menggunakan sihir kan?." Puji Melisa dengan kagum


Siihir hanya akan bisa digunakan ketika dia punya media untuk menyalurkan serangannya. Sebagai contohnya adalah elemen alam, sihir itu akan efektif bila digunakan bersamaan dengan senjata agar daya rusaknya semakin kuat.


Tapi dalam beberapa kasus, terdapat orang yang bisa menggunakan sihir bertipe alam dan langka tanpa menggunakan senjata. Seperti Amasa yang menggunakan Melagis, karena memiliki daya tahan tubuh yang kuat ia tidak perlu menggunakan senjata ketika menggunakan sihir itu.


Karena tangan Amasa kuat menampung besarnya mana yang akan digunakan untuk melakukan sihir Melagis. Alasan banyak orang menggunakan senjata untuk sihir, karena jika menggunakan tangan maka akan rusak karena tidak kuat menahan mana yang terkumpul.


"Begitulah." Jawab Rey.


"Kalau kau beranggapan begitu, maka kau salah. Tanpa pedang pun aku bisa menggunakan serangan sihir."


Melisa mengeluarkan sebuah boneka ditangannya, lalu mengarahkanya pada Amasa.


"Boneka yang lucu, apa kamu mau memberikannya padaku?." Ejek Rey sambil tertawa.


Setelah merapatkan mantra di mulutnya, Melisa lalu menekan boneka itu dengan keras ketangannya. Seketika Rey terjatuh lalu memegang dadanya karena kesakitan.


"Sihir ini...."


"Itu adalah boneka Voodoo, aku membaca jiwamu menggunakan sihir khusus. Lalu menggunakan jantungmu sebagai bagian dari jiwa boneka ini." Ucap Melisa dengan sombong.


Boneka itu sekarang adalah bagian jantung dari Rey. Karena itu ketika bonekanya disiksa, maka jantung Rey akan merasa kesakitan. Ini adalah kemampuan sihir langka yang dimiliki oleh Melisa.


"Baru kali ini aku liat Kaka merintih kesakitan begitu." Ucap Ersa yang terkejut dengan kondisi Rey.


"Itu adalah sihir Voodoo, sihir yang banyak digunakan oleh orang zaman dulu. Dikatakan dalam sejarah, bahwa sihir itu termasuk yang tertua diantara yang lain." Jawab Nita.


Rey menghadapi seorang lawan yang sangat unik, dimana ia memiliki kemampuan mengonversi bagian tubuh menjadi boneka. Akankah ia mampu menghadapinya?.