
hari ini gisca dan teman-temanya janjian dengan freddy. sesuai ajakan fred kemarin, dia pun mengajak teman-teman gisca untuk jalan bareng di mall.
rencana nya mereka akan mennonton film dan berbelanja bersama.
gisca yang sangat cantik dengan dress floral selutut dan sepatu kets nya terlihat sangat casual dan modis. dengan rambut yang dibiarkan terurai menambah kesan manis saat berjalan disamping fred yang memang sudah tampan dan keren.
mereka terlihat cocok.
cukup lama mereka berjalan dan melihat-lihat area mall, mata jennie tertuju pada satu store yang menarik perhatiannya.
"masuk store itu yuukk, kayanya bagus-bagus deh." ajak jennie
mereka pun menoleh dan melihat arah yang ditunjuk jennie. yaa. store dimana raybi mark menjabat sebagai manager dengan brand yang terkenal.
memasuki store tersebut mereka disambut dengan interior yang mewah namun tetap terlihat cozy. dengan cat bernuansa monocrom alias hitam putih, patung-patung berjajar rapi, baju-baju keluaran terbaru dengan harga yang cukup menguras kantong, ditambah segala pernak pernik yang dibilang lucu dan mahal.
"silahkan kak, selamat datang di store kami" picha sang spg menyambut mereka dengan ramah.
suasana store yang belum terlalu ramai membuat mereka puas untuk melihat-lihat dan menjelajah semua yang ada disana.
jennie, cloi dan risa sibuk memilih dan mencoba semua model baju. entah mau membeli atau hanya iseng ingin mencoba.
tapi ada yang kurang. tak nampak sang manager disana.
ya, raybi memang hanya akan datang pada siang hari untuk melihat-lihat dan memantau. bukan untuk stay disana seharian.
gisca berjalan dan melihat deretan sepatu cantik, lalu pandangannya tertuju pada papan pengumuman.
warning !!
we are looking for sales promotion girl.
apakah kamu berminat untuk mendapatkan value yang besar? bergabunglah bersama kami. kunjungi website kami www.xxxxxxx.com
gisca membaca papan pengumuman itu. dan bertanya kepada karyawan disana.
"mbak, ini lagi nyari orang untuk di posisi apa ya?" tanya gisca sambil menunjuk papan.
"ooh itu untuk posisi spg mbak, seperti kami. melayani pengunjung dan customer."
gisca manggut-manggut. "oke makasih mbak"
gisca pun melanjutkan melihat-lihat semua isi yang ada didalam store tersebut dan tanpa melihat bahwa raybi datang dan tiba-tiba gisca menabrak. lalu gisca jatuh.
"are you okey." tanya raybi datar.
"ya..." gisca terlihat malu dan langsung bangun berdiri.
raybi pun hanya menatap sekilas dan berlalu tanpa bicara lagi. memasuki ruangan khusus manager di store tersebut.
gilaa..ganteng banget.. gisca masih bengong ditempatnya.
"hey..kok bengong, udah ada yang kamu suka barang-barang disini?" tanya fred yang mengusap kepala gisca.
para karyawan yang melihat pun ikut baper dengan perlakuan fred terhadap gisca.
gisca menyadari bahwa laki-laki yang sekarang menjadi kekasihnya ini memang mudah menjadi pusat perhatian.
apalagi... karna wajah tampan yg dimilikinya tentunya.
"ga ada. yuk kita tunggu diluar aja."
gisca menggandeng tangan fred dan mereka berjalan keluar store.
setelah puas berkeliling, belanja, dan menonton film. gisca dan teman-temannya tak lupa mampir ke restoran cepat saji untuk mengisi perut mereka.
sembari menunggu pesanan datang, mereka mengobrol dan tertawa seru, seakan tak mempedulikan bahwa mereka ditengah keramaian.
yaa, masa muda yang membahagiakan.
menghabiskan waktu bersama teman dan pacar, menikmati masa yang mungkin tak mereka dapatkan lagi jikalau mereka sudah berumah tangga kelak.
setelah puas makan dan bercerita seru, mereka pun memutuskan untuk pulang. seharian berjalan membuat mereka terasa lelah.
seperti biasa jennie yang selalu membawa mobil mengajak kedua temannya cloi dan risa agar tak mengganggu fred dan gisca dengan mengajak naik mobilnya.
"kita duluan ya. kalian jalan-jalan aja lagi, abisin waktu berdua." cloi menggoda fred dan gisca.
jennie dan risa pun tersenyum mesem-mesem melihah gisca yang tampak malu-malu.
"okey, kita juga langsung mau pulang kok. ya kan fred?" tanya gisca sambil menoleh ke arah fred.
"i-iya.." fred menggaruk tengkuk nya yang tidak gatal sambil memaksa senyum.
sebenarnya fred masih ingin menghabiskan waktu lebih lama bersama gisca, namun fred tak pernah mampu berkata tidak untuk gadis itu. 'anything for you' semboyan itulah yang melekat di pikiran fred bila berhubungan dengan gisca.
mungkin itulah yang sering disebut jimmy 'bucin' alias budak cinta.
mereka pun memasuki mobil masing-masing, pulang menuju rumah masing-masing. fred dan gisca yang berada dalam satu mobil terlihat mengobrol akrab (ya iyalah, kan pacaran)
"nanti aku kalo lulus tes di universitas itu, mungkin aku balik sebentar ke inggris. mau ngurus dokumen kepulangan mama papa. mereka mau menetap tinggal bareng aku sekarang"
"jadi nanti aku kenalin kamu ya ke mama papa. mereka pasti seneng punya calon mantu cantik kayak kamu, gis" ujar fred
gisca tersenyum "iya, iya."
hahahaha calon mantu !!
gisca merasa malu mendengarnya.
setelah lebih dari 20 menit mereka pun sampai dirumah gisca.
gisca masuk, sementara mama lagi menonton televisi, gisca pun menghampiri.
"eh udah pulang kamu gis." tanya mama.
"iya ma. hmm... tuh ada temen aku didepan. mau pamit pulang." gisca canggung menyebut kata 'teman' untuk freddy yang sudah menjadi pacarnya kini. tapi memperkenalkan fred sebagai pacar pun, dirasanya belum menjadi waktu yang pas untuk memberi tahu sang mama.
gisca pun mengajak mama menuju teras.
fred pun menyalami mama gisca dan memperkenalkan diri. tak ada pembicaraan yang berarti selain berpamitan untuk pulang.
gisca dan mama masuk kembali ke dalam rumah. mama melanjutkan menonton televisi diruang tengah, sedangkan gisca pergi kekamarnya dan langsung mandi.
sambil membawa secangkir susu hangat. risa duduk di atas balkon kamarnya. memandangi suasana di sekitar rumahnya.
ya. gisca memang tinggal di perumahan elit di kotanya. perumahan yang berbentuk minimalis tapi elegan. cukup untuk dia dan mama nya tinggal berdua.
berdiri sendirian di atas balkon membawa ingatan sedih gisca kepada christian, teman dekat yang 2tahun lalu meninggalkannya.
kepergian yang mendadak itupun berhasil membuat gisca bagai hidup tak bernyawa selama 3 bulan lebih.
bersambung