
jam sudah menunjukan pukul 10 pagi. matahari sudah cukup tinggi untuk hari yang cerah ini. semua orang sudah beraktivitas seperti hari biasanya. ada yang bekerja, ada yang kuliah, ada pula yang masih tidur dengan seragam SMA mereka yang sudah dicoret phylox warna-warni tanda kelulusan mereka.
ya, itu adalah gisca dan sahabat-sahabat nya yang kebetulan sedang menginap bersama dirumahnya. mereka berempat kelelahan karna semalam pulang cukup malam sehabis merayakan pesta kelulusan kemarin.
"giscaa... jam 10" teriak sang mama dari dapur.
"yaa.." jawab nya yang sudah dalam posisi duduk. sebenarnya mereka semua sudah bangun dari tidur hanya saja masih berbaring malas-malasan sebelum akhirnya mama gisca berteriak.
"jen yok bangun kita pulang, pasti kak jhon marah kita pulang sesiang ini. woy..woy.. bangun. pulaanggg.." risa menggoyangkan badan jennie, dan cloi.
"hmmm...duluan gih cuci muka, baru pulang."
cloi menjawab sambil mata terpejam.
sementara jennie dan cloi asik main sosial media mereka buat upload foto-foto mereka kemarin, gisca sudah menyiapkan sarapan nasi goreng yang sudah dingin karna dibuat sang mama dari pagi untuk sahabat-sahabatnya itu agar mereka mengisi perut dulu sebelum pulang.
"besok jangan lupa acaranya jam 3 sore, kalian datengnya jam 1an ya. jangan kayak tamu" celoteh cloi pada teman-temannya.
"jen, besok jemput gue ya, mobil di bawa kak gery, gue nebeng lo aja, ga enak sama mama kalo fred yang jemput." gisca bicara sambil menyuap nasi goreng di mulutnya.
"iya iya. siap tuan putri"
"kalo gue gausah, my honey jemput gue." risa bicara dengan gaya centilnya yang bikin enek. yg membuat teman-temannya menjitak kepala risa.
"iihh apa siihh"
***
Matahari semakin naik, terasa sangat menyengat di kulit karna sudah lewat tengah hari. sepeninggal teman-temanya yang sudah pulang, gisca membereskan kamar merapikan selimut dan bantal lalu memandangi seragam SMA nya yang penuh tanda tangan teman-teman sekelas dan coretan warna-warni. sepintas teringat semua kenangan saat disekolah, yang membuat gisca menarik napas panjang. gisca terharu.
pasti ga akan ada lagi teriakan, nyanyian bareng mereka saat di kelas, ataupun jajan ke kantin bu eiden diem-diem. ga akan lagi gue liat pak rico guru idola gue yang ganteng itu, ga akan lagi gue sama mereka duduk-duduk di taman sekolah. dan... pasti ga ada lagi fred yang rutin nganterin makanan ke kelas gue. aaahhhh pasti gue rindu bangett suasana itu. batin gisca.
drrt drrttt. sebuah panggilan masuk di hp gisca menyadarkan lamunannya.
freddy : "hai lagi apa gis? udah bangun?"
gisca : "udah. ini malah mo tidur lagi. hehehe"
freddy : "udah makan belom?"
gisca : "udah tadi, kamu? sekarang lagi dimana?
freddy: "lagi dirumah jimmy, nanti besok ikut kan acara dirumah cloi ?"
gisca : "iya gue usahain ya, tapi kamu ga usah jemput, aku pergi bareng jennie aja"
freddy : "hmm.. yaudah ga papa. anything for you, my sugar"
panggilan berakhir.
freddy terlihat menghela nafasnya. seperti sudah menduga bahwa ini pasti terjadi lagi. langsung duduk di samping jimmy.
freddy memang teman dekat gisca yang seantero SMA pun udah tau kalo dia naksir gisca. tp gisca belum mengiyakan untuk jadi pacar freddy. sejujurnya gisca pun sangat menyukai freddy hanya saja gisca malas menjadi musuh satu sekolahnya bila dia dan freddy resmi pacaran. freddy yang adalah cowok idola dengan perawakan tinggi, putih, badan berisi menjadikan semua berlomba2 untuk mendapatkan perhatian freddy.
pernah saat freddy mengajak gisca untuk menontonnya bermain futsal, pandangan cewek-cewek seolah mau mematahkan tangan gisca yang di genggam freddy. gisca yang kesal hanya diam tanpa mau menghiraukan para haters nya yang sudah berbisik-bisik secara terang-terangan di depannya.
saat itu fred hanya bilang, yang sabar ya, mereka iri sama kecantikan kamu. yaa, fred selalu berhasil menghilangkan kekesalan gisca dengan perkataannya.
sampai saat ini entah sampai kapan gisca masih nyaman di garis friend zone nya bersama fred. walaupun teman-temannya slalu menyodor-nyodorkan dia dan fred. walau terkadang gisca pun merasa ga adil terhadap fred
***
di rumah jimmy
"kenapa, ga mau di jemput lagi tuh bidadari?"
tanya jimmy yang lagi asik main game online nya.
"2tahun lo di gantungin. sabar amat sih nunggu" kata jimmy lagi
"iya, lo taulah gimana dia, tapi yang penting dia dateng aja gue udah seneng banget" jawab fred sekenanya.
fred langsung masuk mobil dan pergi tanpa melihat jimmy yang masih santai main game.
"dasar bucin..bucin.."
***
ditempat lain di salah satu mall terbesar di negara x. seorang manager yang tampan dan terkenal playboy sedang asik mengobrol dengan pacarnya yang datang ke store nya.
raybi dan nicole adalah 2 sejoli yang sedang dimabuk asmara. nicole adalah kekasih raybi yang setahun belakangan ini mengisi hari-harinya.
dalam jangka setahun, entah mereka sudah putus berapa x karna ke-labil-an mereka. namun pada akhirnya cinta tetap memenangkan ego mereka.
"kak, istirahat duluan ya" ucap ficha yang merupakan sales promotion girl di tempatnya.
"hmmm.." jawab raybi yang masih bermesraan dengan nicole.
bagi seluruh spg di store nya, raybi sudah sangat biasa memadu kasih dengan pacarnya. maka mereka tak heran dan tak berani untuk menegur atau melakukan apapun.
ya iya lah. kan raybi managernya. spg yang lain sih cuma butiran debu.