Asmara Gisca

Asmara Gisca
11. dia lagiii???



setelah berpeluh bersama mengeluarkan hasrat mereka masing-masing, raybi dan nicole pun berangkat menuju store. tentunya setelah mengantar nicole ke kampusnya.


suasana mall yang sangat ramai berdampak pula pada store mereka yang di padati pengunjung. ya..ini adalah akhir pekan.


hari dimana orang-orang merefresingkan diri bersama pacar, keluarga, dan orang terdekat.


para spg pun terlihat sibuk melayani para customer, dan para karyawan pun tak lupa membantu spg brand untuk merapikan belanjaan mereka ke dalam paper bag.


raybi yang baru tiba di dalam ruangan manager pun sedang menghitung profit penjualan dalam minggu ini. dia terlihat sibuk mengecek dokumen untuk di cocokkan dengan data di komputer.


ya begitulah kesibukan raybi, walaupun store tersebut adalah milik keluarganya namun raybi tetap profesional turun tangan dalam mengatasi hal keuangan.


tak terasa berjam-jam berkutat dengan dokumen, perut raybi pun terasa lapar. dia lupa bahwa jam sudah menunjukan pukul 3 sore sedangkan dirinya belum makan siang.


dia hanya makan sarapan yang dibawakan nicole tadi pagi.


"ell, tolong pesenin makanan ya, sama pesenin juga kopi hitam." suruh raybi yang berdiri di depan pintu ruangannya kepada kasirnya.


"iya kak" jawab ellie.


"oh ya udah berapa banyak yang ngirim lamaran buat jadi spg ke store kita?" tanya raybi lagi.


"belum banyak kak, baru beberapa."jawab ellie


"oke, tapi kalian ga papa kekurangan spg gitu? kalian ga kewalahan kan melayani customer?."


raybi ingat bahwa di store ini hanya ada 8 orang spg, dan kasir yang berjumlah 3 orang. artinya mereka memerlukan setidaknya 2 orang lagi untuk menjadi spg.


"iya kak masih aman dan terkendali."


jawab ellie dengan senyuman.


raybi pun memasuki ruangannya lagi.


duduk kembali di belakang komputer nya.


dan bersandar pada kursi, tangannya di lipat di dada, dia memejamkan matanya sejenak.


sebenarnya dia sangat mengantuk.


tidur yang sudah larut malam kemudian bangun cepat yang menurutnya masih sangat pagi, dilanjutkan dengan percintaannya bersama nicole yang menguras energi.


ya..mereka sudah sering tidur bersama. walaupun begitu, nicole tetap aman dan tidak hamil, di karenakan raybi selalu memakai alat pengaman.


raybi membuka mata, dan duduk kembali menatap layar komputernya. dia teringat freddy yang merupakan anak dari pemilik tekstil yang sering mengimpor barang ke store nya ini.


anak itu rupanya berpacaran dengan gadis itu. dan sepertinya dia kemarin kurang suka denganku. pikir raybi


dan gadis itu... rupanya dia sangat cantik berpenampilan seperti semalam. kelihatannya masih muda juga. raybi terbayang bagaimana salah tingkahnya gisca saat dirinya menatap gisca.


pikiran raybi terbuyarkan setelah mendengar suara ketukan di pintu, dan masukla ellie membawa pesanan raybi tadi.


raybi pun memakan makan siangnya dengan lahap. semua habis. berpindah ke dalam perutny. tak lupa dia pun menyeruput kopi hitam kesukaannya menyesap kedalam mulutnya.


***


sabtu sore, yang artinya adalah malam minggu untuk pasangan muda-mudi yang berpacaran.


sama halnya dengan gisca dan freddy.


ini adalah kencan pertama mereka sebagai sepasang kekasih.


bila selama ini selalu ada sahabat-sahabat gisca yang ikut berjalan bersama mereka,


maka malam ini mereka hanya akan pergi berdua. ya.. kencan berdua.


freddy akan mengajak gisca untuk menonton bioskop dan dilanjutkan dengan nongkrong di cafe. khas anak muda masa kini.


mereka sudah mengantri untuk memesan tiket film pilihan mereka, membeli pocorn dan minuman dingin tentunya.


lalu seorang gadis cantik pegawai bioskop menunjukan room theater mereka. mengambil tiket dan mempersilahkan mereka masuk.


film pun dimulai...


suasana bioskop yang gelap tak menampakkan raut wajah para pengunjung didalamnya. mereka sibuk memperhatikan layar lebar di depan mereka.


tidak ada yang saling perduli dengan urusan masing-masing, semuanya nampak menikmati film yang mereka tonton.


lalu film pun selesai..


mereka pun keluar meninggalkan gedung bioskop.


"habis ini kita nongkrong di cafe ya, kebetulan kalo malam minggu gini suka ada live perfomance gitu." ajak fred


"boleh deh, asalkan jangan sampe kita pulang kemaleman ya,"


lalu gisca menggandengkan tangannya ke lengan fred.


fred tersenyum.


mereka pun melaju ke cafe yang di maksud.


benar saja cafe tempat tongkrongan anak muda tersebut terlihat ramai oleh para pasangan muda-mudi.


feeddy dan gisca duduk di meja yang menghadap ke panggung, menampilkan penyanyi lokal yang sedang melantunkan suara indah nan merdu.


diseberang meja yang mereka duduki pun terdapat pasangan yang sangat menempel satu sama lain.


mata gisca tertuju kepada pasangan itu.


hahh...astagaa..dia lagi..


tapi..dia bersama pacarnya..


ucap giska dalam hati.


ya..raybi dan nicole adalah pasangan itu.


mereka memang sering menghabiskan waktu untuk sekedar nongkrong di cafe.


sadar karena gisca sedang sibuk melihat arah lain. freddy pun reflek menoleh ke arah yang sama. dia pun juga melihat raybi dan nicole.


lega dihati fred, ternyata raybi bersama pacarnya. itu tandanya dia takkan menggoda gisca lagi kali ini.


raybi yang melihat fred sedang menoleh kearahnya mengenali bahwa itu adalah fred.


dia hanya tersenyum. fred pun menganggukkan kepala dan tersenyum tipis kepada raybi.


"siapa sayang?." tanya nicole.


"oh.. itu anak kolega nya kak sammy, kemarin aku bertemu di pesta orangtuanya."


nicole meng-oh- kan saja. dan kemudian kembali menikmati lantunan dari penyanyi di atas panggung.


raybi menatap gisca dari kejauhan.


gisca yang mengetahui bahwa dia sedang ditatap raybi pun menjadi risih dan salah tingkah.


ngapain sih tuh orang ngeliatin gue mulu. ga cukup apa udah ada pacar disampingnya gitu. gumam gisca dalam hati.


gisca pura-pura tak melihat dia menyedot koktail yang ada di depannya, kemudian mengarahkan pandangannya ke depan panggung.


malam yang semakin ramai membuat cafe terasa sesak oleh pengunjung.


gisca pun mengajak fred untuk pulang.


fred pun menyetujui, lalu mereka keluar meninggalkan cafe tersebut.


raybi yang melihat mereka pulang pun mengajak nicole untuk melakukan hal yang sama.


nicole yang belum ingin pulang pun menurut, dikarenakan raybi mengingatkannya bahwa besok mereka harus pergi kebandara dengan jadwal penerbangan nicole yang pagi.