Asmara Gisca

Asmara Gisca
27. Kepulangan Fred



sepeninggal raybi yang pulang kerumah, gisca dan gery masih duduk di sofa ruang tengah sambil menonton tv.


gery yang baru kembali tentu saja sangat merindukan adik kesayangannya itu. hampir 2 tahun dia tak pulang dan tak melihat keluarganya demi mengerjakan tugas di luar negri sebagai satuan tentara .


"dia itu tadi siapa gis? pacar kamu?" gery membuka percakapan.


"ga lah bukan" gisca mengelak cepat. "dia itu manajer tempat aku kerja"


"udah berapa lama kerja kamu kerja disana?


"baru 3 bulanan ini, semenjak libur kuliah aja"


"oohhh ... dia ga cocok sama kamu, udah dewasa" timpal gery sambil memasukkan keripik kentang ke mulutnya.


"hahhaaa, siapa juga yang mau sama dia, pacar aku tu lebih ganteng keless dari pada dia." gisca mengganti chanel tv nya.


"ohya, kakak udah makan? aku laper nihh.." gisca menggosok-gosok perutnya.


"gimana kalo kita makan bakmi aja di luar" ide gery


"hmmm boleh juga, tunggu aku ganti baju dulu"


gisca pun langsung naik menuju kamarnya, setelah 5 menit ia turun dengan setelan baju tidur dan memakai hoddie nya.


mereka pun keluar hanya dengan menaiki motor, karna jarak rumah dan kedai bakmi yang tak terlalu jauh.


mereka berdua pun sampai di kedai bakmi langganan gisca. ia memesan 1 bakmi goreng dan 1 bakmi kuah serta 2 gelas jeruk hangat.


2 kakak beradik itupun menarik perhatian orang-orang yang sedang berada di kedai bakmi tersebut, mereka bagai sepasang kekasih yang tampak akrab satu sama lain. wajah gery yang tampan dan wajah gisca yang cantik membuat mereka sukses mencuri perhatian orang-orang.


mereka tampak asyik mengobrol satu sama lain. dan terlihat saling menyayangi. walaupun gery adalah anak angkat keluarga gisca, tapi gisca sangat menyayangi kakaknya itu.


gery lah yang selalu menjaga adiknya itu sampai saat ini, mereka terpisah baru semenjak gery menempuh pendidikan sebagai satuan tentara.


gery yang berbadan tegap, berambut cepak terlihat sangat macho dengan kulitnya yang putih. tidak seperti satuan anggota yang pada umumnya berkulit hitam.


usia gery yang terpaut 5 tahun dari gisca pun membuat mereka menjadi mudah akrab dan nyambung di setiap pembicaraan.


selesai makan di kedai bakmi itu, gery dan gisca pun langsung pulang. mereka langsung masuk ke kamar masing-masing karna waktu sudah menunjukkan pukul 11 malam.


mereka pun segera tidur untuk beristirahat.


***


satu bulan sejak perpisahannya dengan nicole, raybi tampak terlihat baik-baik saja. ia tak lagi menunjukan kesedihan, ia move on lebih cepat dari kebanyakan orang biasanya. nicole yang telah kembali ke negara orangtua nya benar-benar mencoba melupakan raybi.


ia pergi membawa hati yang luka.


tidak ada yang paling membahagiakan dari pada ini, freddy akan pulang, menjalani liburan semester ke 3 disini. penantian selama 1,5 tahun akhirnya terbayarkan. gisca sangat antusias.


tapi tentu saja tidak bagi raybi, ia merasa ada sesuatu yang mengganjal di hatinya sejak ia tau tentang kepulangan fred, ia merasa gisca takkan menghabiskan waktu bersamanya lagi. ia khawatir gisca akan mengabaikannya.


fred yang landing pukul 7 malam, langsung bergegas ke store tempat gisca bekerja, ia berencana memberikan kejutan dengan menjemput gisca pulang.


maka dari itu, ia pun mampir membelikan buket bunga segar untuk kekasih yang sangat di rindukannya itu.


gisca berjalan keluar store dengan santainya bersama raybi dan beberapa karyawan lainnya, hingga tiba-tiba fred muncul dari pintu lift membawakannya bunga.


giska terkejut, ia terlonjak kaget. begitu pula dengan raybi.


"fred...." gisca berlari ke arah fred dengan senyum mengembangnya, ia langsung memeluk erat fred dengan bahagia.


fred pun dengan tangan terbuka langsung menyambut pelukan gisca dengan tak kalah antusiasnya.


"my sugaaarrr.... how much i miss you darling." fred pun memeluk gisca dan memberikannya sebuket bunga cantik.


"ooooowww so sweet.." gisca tersipu.


mereka seperti melupakan keberadaan raybi dan beberapa temannya.


teman-teman gisca yang melihat keromantisan mereka berdua menjadi baper ikutan tersipu. rupanya fred yang selalu mereka tanya tentang keberadaannya merupakan laki-laki tampan yang kini sudah tampak 'seperti' bule. mereka benar-benar terkesima dengan kharisma fred


tapi raybi?? jangan ditanya!


mukanya datar tak berekspresi, dia seakan kesal sendiri. ia gusar melihat fred yang sok romantis itu.


cihhh.... dasar alay...dasar bocah!!


"yok semuanya, masih jadi ga pulangnya." raybi bicara dengan nada jengah. menyadarkan para karyawannya untuk bergegas.


teman-teman gisca pun pamit pulang duluan mengikuti langkah raybi yang meninggalkan gisca dan fred.


"keliatan bangett, kak ray cemburu. hehhehe" bisik ellie pada picha.


"ssssttttt...." picha tertawa sambil menutup mulutnya dengan tangannya. takut terdengar raybi.


mereka pun pulang meninggalkan gisca dan fred,


raybi memacu mobilnya dengan kencang, ia benar-benar gusar.


gisca benar-benar bisa merubah moodnya akhir-akhir ini.


lohhh... mengapa dia sewot sendiri??