ARYAN AND THE VILLAINESS

ARYAN AND THE VILLAINESS
Chapter 6| 8 Tahun Kemudian



Keesokan Harinya, Pangeran Bachtruiell menyusul Griszy untuk menemaninya berkelana.


Sebenarnya nama Asli Griszy adalah Grisziell, namun karena demi keakraban bersama teman-temannya, mereka memanggilnya Griszy.


Griszy pun ditemani oleh Bactruiell untuk mencari panah Gandiwa.


Gandiwa tersebut adalah sebuah pusaka peninggalan Ratu Elf yang telah di sembunyikan di sebuah Tempat terindah di wilayah antara Pacequell, dengan Kerajaan Rivendell. Panah tersebut, terkubur di wilayah yang indah tersebut.


Butuh sekitar tiga hari tiga malam untuk menjangkau daratan tersebut. Ras elf memiliki kecakapan dan ketangkasan yang kuat. Maka dari itu, mereka dijuluki sebagai Archer dan Wizard. Kebanyakan dari mereka adalah seorang penyihir dan seorang pemanah.


Dalam menuju perjalanan, Griszy sangat aman di bawah perlindungan Bachtruiell. Pangeran ini sekitar berumur 20 tahun, 8 tahun lebih tua daripada Griszy.


Bachtruiel memiliki sihir Tulis berupa Grimor.


Grimor adalah sebuah buku untuk menyimpan sebuah Sihir.


Bachtruiell tak takut pada kelaparan. Sebab jika ia menulis sebuah tulisan berupa makanan, maka tulisan tersebut dapat menjadi kenyataan.


Sudah tiga hari berlalu, akhirnya mereka sampai di Tujuan. Bachtruiel membuat sebuah sihir tulisan berupa alat pendeteksi pusaka.


Dengan alat itu, akhirnya kuburan lokasi panah Gandiwa berhasil ditemukan. Akan tetapi, lokasi pusaka tersebut berada di bawah Batu yang sangat besar. Griszy kemudian membuat sebuah energy yang dikumpulkan di telapak tangannya, sampai berupa bola. Teknik ini disebut Bola Energy, yang kemudian ia lemparkan pada batu tersebut.


Batu besar itu hanxur berkeping-keping. Bachtruiel kemudian membuat sihir tulisan berupa "pembuka tanah".


Tanah tersebut kemudian terbuka dan membela. Akan tetapi, di dalamnya hanya terdapat sebuah batu bara.


"Apa?!, hanya batu bara?.", ucap Bactruiell.


Griszy secara tiba-tiba membuat batu bara itu terbakar. Muncullah nyala api yang besar, yang kemudian berubah menjadi sebuah seorang petapa.


"Kau telah membebaskanku nak!.", ucap petapa tersebut.


"Anda siapa?, mengapa menjadi seperti ini?.", ucap Griszy.


"Aku adalah petapa yang dikutuk menjadi sebuah Batu bata yang teekubur di bawah bebatuan. Aku menunggu seorang yang akan membebaskanku. Ketika aku bebas, aku akan memberikannya hadiah berupa pusaka Panah bernama Gandiwa. Itulah yang disarankan Dewi Elf kepadaku.", Ucap petapa itu.


"Apakah ini sebuah takdir?.", ucap Bactruiel.


"Entahlah kak, aku hanya harus menjalani apa yang kurasa itu harus kulakukan.", ucap Griszy.


Petapa tersebut beresensi dan berubah menjadi sebuah Naga.


"Apa?, apa yang terjadi?.", ucap Bachtruiell.


"Aku adalah petapa Naga, berasal dari Ras Dragonoid di wilayah dunia bagian barat.", ucap naga tersebut.


Naga itu kemudian berubah menjadi sebuah Panah.


"Namaku adalah Gandiwa. Gunakanlah diriku untuk kebaikan!.", ucap Gandiwa tersebut.


Griszy akhirnya mendapatkan apa yang ia impikan.


"Baiklah, sekarang dan kedepannya akan kulatih engkau menjadi Archer wanita terhebat sedunia.", ucap Bachtruiell.


"Baiklah kak Bacht.", ucap Griszy.


"Kau pernah bertemu dengan si kembar Elfieny dan Jacky?.", ucap Bacht.


"Emm, kami seperguruan tak pernah bertemu dengan mereka. Akan tetapi, kami pernah mendengar tentang mereka berdua.", ucap Griszy.


Pada waktu yang sama, Tiariel yang berada di Istana Kerajaan Aratnasun, tengah berlatih bersama dengan ayah Angkatnya, sang raja Lucyferd.


"Ha?, ada apa guru?.", ucap Aryan.


"Aku berubah pikiran. Kau belum layak untuk mendapatkan kekuatan itu. Untuk sekarang, kau hanya akan berlatih menggunakan Shard-mu saja.", ucap Sorcerer.


"Baik guru, apapun itu.. akan kulakukan.", ucap Aryan.


Aryan kemudian, kembali ke Shanctum Santorum untuk belajar menggunakan Shard-nya.


Akan tetapi, ia sedikit mengetahui sesuatu tentang mata murninya.


Aryan membaca sesuatu di Buku Vishanti, bahwa mata murni aktif pada saat takdir menentukan. Untuk sekarang, ia harus menguasai teknik menggunakan Shard, serta mengantisipasi kepribadian keduanya yang bernama Rain.


Ketiga murid sOrcerer Supreme berlatih dengan masing-masing kekuatan yang mereka miliki.


Waktu terasa semakin berlalu. Tak disangka, 8 tahun sudah berlalu. Mereka semakin menginjak umur dewasa.


Aryan sudah mahir menguasai dan mengendalikan Shard-nya.


Buggy memiliki teknik baru berupa Zetten.


Griszy memiliki form baru berupa dragon-mode.


Masing-masing ketiga murid kembali ke Shanctum Santorum.


"Kau sudah kembali dari kapan,?", ucap Buggy.


"Sebenarnya aku belum melatih kekuatan mataku. 8 tahun yang lalu, guru memanggilku kembali untuk berlatih menguasai pengendalian Shard. Jadi, aku sudah kembali ke tempat ini dari 8 tahun yang lalu


Dalam 8 tahun, Banyak sesuatu yang dialami oleh Aryan. Dimulai berlatihnya dirinya dengan si kembar Jacky dan Elfieny. Bertemunya dia dengan sepupu dari Ibunya yang bernama Bachruell dan Veeyonell.


Bachruell dan Veeyonel kembali setelah sekian lama, namun mereka kembali lagi untuk melaksanakan misi di belahan dunia bagian barat.


Aryan juga telah akrab dengan mereka berdua. Hingga pada suatu hari, Aryan, Bachruell, dan Veeyonel berjanji akan berkelana bersama ketika dewasa nanti.


Sang guru, Sorcerer Supreme memberikan mereka waktu untuk memperlihat semua yang mereka perlajari. Mereka bertarung sekuat tenaga dengan melawan rival tanding, jacky dan Elfieny.


Buggy, Griszy, dan Aryan combo versus Elfieny combo dengan Jacky.


Mereka bertiga mengatur formasi Aryan di belakang, Buggy dan Griszy di depan. Jacky dengan kekuatan pengendalian pasir besinya tengah maju melakukan serangan. Buggy membuat pertahan anti-sihir. Griszy tengah melancarkan anak panahnya kepada Elfieny.


Aryan diam-diam terbang dengan pijakan satu Shard-nya. Dari atas ia mengikat Elfieny dan Jacky dengan Shard diamond-nya yang berubah sifatnya menjadi fleksibel. Total Shard Aryan sebanyak enam buah. Dua shard untuk mengikat Jacky dan Elfieny. Satu shard sebagai pijakan. Tinggal tiga Shard yang ia kendalikan.


"Kalian bertiga sudah cukup kuat. Ketiga murid kesayanganku. Cukup, kita sudahi latihan untuk hari ini.", ucap Sorcerer.


Saat mereka bersantai sembari makan malam, Sorcerer membicarakan sesuatu.


"Aku tengah meneliti tiga sosok Iblis. Pertama, Iblis Estaroth yang saat ini sedang nyaman bersama Buggy. Iblis kedua, Lucifer yang bersemayam di tubuh Raja Erlond, alias Lucyferd. Ketiga, Beelzebub. Aku kehilangan jejak Beelzebub. Entah bagaimana bisa mereka keluar dari Underworld.", ucap Sorcerer.


"Estaroth pernah berkata kepadaku, bahwa ia keluar dari semesta inferno.", ucap Buggy.


"Maksudnya?", ucap Sorcerer.


"Konsep semesta yang mereka tinggali mirip seperti neraka atau Underworld. Namun, nama dari semesta itu adalah Inferno. Konsep seperti neraka, tapi menjadi multiverse atau universe lain. Jika kita bisa mengetahui cara untuk memasuki semesta lain, maka kita bisa memasuki semesta Inferno tersebut.", ucap Buggy.


"Jadi, kita bisa,..-", ucap Buggy yang kata-katanya diselah Buggy.


"Ya. Itu juga termasuk. Jadi nirwana juga semesta. Namun, Kedua semesta itu terhubung. Ada jalan masuk tersendiri antara semesta Inferno dengan semesta Nirwana. Jadi kesimpulannya, Surga dan Neraka merupakan semesta.", ucap Buggy.


-to be Continued-