ARYAN AND THE VILLAINESS

ARYAN AND THE VILLAINESS
Chapter 28| Cincin



Elfieny dan Jacky beserta Iblis Warlock (temperance) dipindahkan ke  padang krakasetra yang kebetulan dekat dengan lokasi shanctum Santorum. Sedangkan ketika Iblis Atrox akan dipindahkan oleh Tetua Agung, ia memakai cincin sakti yang membuatnya tak terlihat.


Tetua Agung membiat sihir penglihatan, namun hal itu tidak bisa ia gunakan untuk melihat Iblis Atrox, lantaran cincin yang ia gunakan diluar pengetahuan kultus Shanctum Santorum.


Tetua Agung kemudian membuat tempat di sekitarnya menjadi dimensi kaca yang menghindarkan dari hancurnya fisik, kemudian membiat iblis atrox terkurung dalam dimensi ini.


Elfieny bersiap mengeluarkan pasir emasnya dengam skala gelombang ombak lautan. Seluruh pasir emas elfieny menutupi padang krakasetra. Ia menyegel iblis temperance dalam kuburan pasir emas itu.


Jacky lalu membuat penusuk dari pasir besinya untuk membuat beberapa tusukan dalam segel pasir emas tersebut.


"Cukup midah bukan kakak?", ucap Elfieny.


"Jangan gegabah adik!!!, kita harus waspada. Aku curiga. Mengapa iblis ini bisa kita segel dengan muda", ucap Jacky.


Seketika segelnya rusak, lalu membuat iblis keluar. Tak disangka, yang keluar adalah iblis Atrox.


"Apa??, mengapa mereka berbeda?", ucap Jacky.


"Ini adalah iblis yang baru saja datang tadi! Kak", ucap elfieny.


"Jleeeebbbbb", suara tusukan yang mengenai jantung tetua Agung.


"Aaàaaaarrrrrghhhhh, mengapa ini bisa terjadi?", ucap tetua Agung.


"Hahahahah, aku menukar posisiku dengan iblis Atrox. Aku adalah Iblis Temperance", ucap Temperance.


Tampak Rosen menukar posisi iblis temperance yang sebelumnya disegel oleh dua bersaudara, Jacky dan Elfieny. Strategi rosen dirasa sangat mutlak over power ketika ia mengendalikan Bidak Iblisnya.


Atrox yang berada di padang Krakasetra menggunakan  cincin sakti yang membuat dirinya tidak terlihat lalu dengan cepat menusuk Jacky dan Elfieny.


Di sisi lain, Temperance telah menghabisi semua penghuni tempat suci/ Shanctum Santorum. Lalu mengambil semua darah yang berceceran untuk dijadikan sebagai energy-nya.


Demi mempercepat pertarungan, Rosen memindahkan Iblis Atrox dan Temperance di wilayah Pacequell. Di sana mereka melakukan genosida untuk menghabisi semua Ras Elf.


Di kerajaan Rivendell, tampak dengan sihir besarnya, Bacht mengubah semua pasukan Iblis Elf menjadi elf normal. Lalu membuat tulisan "matilah kedua Iblis".


Seketika Iblis itu terdiam tapi tidak mati.


Fadeniel yang masih menggunakan mantra pengubah taqdir untuk diri sebagai pertahanan dari kutukan serangan sihir lucifer dan Beelzebub.


Raja Useriel mencoba mengubah esensi sempurna yang berasal dari kedua Iblis ini dengan sihir pengubah Taqdir seseorang, ia akan menjadikan kedua Iblis ini sebagai manusia biasa. Namun, tiba-tiba ketika Raja Useriel mau merapal mantra, Gravitasi di medan pertarungan ini seketika menjadi sangat berat yang membuat mereka semua tersungkur ke tanah.


Bezebub menyihir jiwa Useriel menjadi jiwa seorang Iblis lalu menjadikannya sebagai bawahannya. Bavht yang melihat hal itu mencoba menyelamatkan Ayahnya dari sihir mutasi jiwa milik beelzebub tidak sempat melakukannya, karena ia masih tersungkur ke tanah.


Tiba-tiba datang Aryan verse dari portal blackhole-nya.


"Hmmm kau lagi!!!! Biadab", ucap Lucifer.


"Haii licifer, aku datang untuk berunding!!", ucap Aryan.


"Kali ini rencana Apa lagi hmmm!!!", ucap Lucifer.


"Tolong dengarkan aku!!, aku hanya ingin berunding", ucap Aryan.


"Siapa tuanmu!!!", ucap Aryan.


"Aku tidak memiliki tuan!!, aku adalah Raja Neraka.. sang maha Agung lucifer", ucap Lucifer.


Aryan kemudian memberhentikan waktu di daerah itu. "Hmm aku akan melihat masa lalunya, lalu siapa dalang di balik semua ini", ucap Aryan.


-proses penglihatan masa lalu dengan manipulasi waktu-


"Apaaaa??, ternyaata semua ini ulah si dark elf itu?, tidak bisa dipercaya??!, bukannya aku telah mengembalikan ia ke masa lalu", ucap Aryan.


Aryan kemudian memanggil Aryan Verse lainnya. Terdapat 3 aryan verse. Aryan Present yang tengah berlari menujur dalang dari semua peristiwa (rosen), lalu Aryan Future berada di Shanctum Santorum. Dan Aryan Past yang berada di kerajaan Rivendell.


Tepat 17 menit sebelumnya, Jiwa Tetua Agung mendatangi Aryan Present setelah kematiannya. Lalu mengatakan semua peristiwa yang terjadi. Mendengar hal itu, Aryan terasa amat bersedih. Lantaran, gurunya telah mati yang memang mustahil ia bangkitkan dengan time manipulation. Karena, hal ini menyalahi aturan realitas. Jika ia tetap bersikukuh melakukanya, maka Aryan akan berdosa. esensi jiwa tetua Agung kemudian masuk ke dalam tubuh Aryan yang membuat Aryan bisa merepresentasikan semua kemampuan Tetua Agung.


Setelah itu, Aryan memutuskan untuk membuat 2 versi dirinya dengan portal blackhole penembus waktu. Terdapat 2 Aryan Baru, yakni Aryan future dan Aryan Past. Aryan Future 1 menit kedepan, Aryan Past 1 menit yang lalu.


Aryan future ia kirim ke tempat suci, lalu Aryan Past ia  kirim ke  kerajaan Rivendell.


Ketika di Tempat suci, Aryan future hanya memanipulasi waktu kepada yang masih hidup saja, walau itu sekarat. Ia tidak ingin menodai realitas lagi yang membuatnya  berdosa. Representasi pengetahuan tetua Agung perlahan membuat keputusannya semakin bijak.


Sementara itu, cerita kembali di kerajaan Riveldell, Aryan Past tidak ragu menodai realitas dengan memanipulasi semua penduduk elf menjadi normal dan sehat kembali. Lalu kedua Iblis ini, Beelzebub dan Lucifer dimurnikan Oleh Aryan past. Sehingga rosen sudah tidak bisa mengendalikan mereka. Namun, hal ini membuat energy Aryan berkurang separuh besar, aryan past kemudian membuka portal blackholenya dan segera menuju ke wilayah pacequell.


"Bocah ini semakin menarik, aku tidak sabar menantikan duel kita!!!", ucap Rosen.


Sementara itu di wilayah pacequell, temperance dan Atrox tengah selesai melakukan genosida. Aryan past datang untuk melawan mereka....


Aryan Future yang berada di tempat suci telah diangkat oleh sekelompok Orang-orang yang selamatkan olehnya sebagai The Eye of Supreme.


"Terima kasih Aryan!!,", ucap Salah satu penduduk Shanctum Santorum.


"Jangan hiraukan aku.. lihat guru kita telah mati. Aku bisa saja mengembalikan beliau ke dunia ini dalam keadaan hidup, namun beliau tidak mau menodai realitas takdir yang telah terjadi", ucap Aryan future.


-Kilas balik ingatan saat jiwa tetua Agung terlepas dari tubuh fisiknya yang mendatangi Aryan-


"Muridku", ucap jiwa tetua Agung yang tiba-tiba menghadang Aryan.


"Haa!!, guru, mengapa anda keluar dari tubuh fisik anda!!??", ucap Aryan.


"Kematian hanyalah awal dari sebuah kehidupan yang kekal muridku!", ucap jiwa Sang Tetua Agung yang kemudian memudar dan menghilang dari hadapan Aryan.


"Kalau begitu, penerus jalan hidup sorcerer supreme agar ajarannya tetap berjalan sampai di masa depan nanti, kami percayakan gelar ini kepadamu, Aryan!", ucap mereka yang masih selamat.


"Jangan, aku bukanlah seorang sorcerer.", ucap Aryan.


Salah sagu murid senior tetua agung menyahut dengan perkataan,"kalau begitu, aku akan memberimu gelar 'the eye of supreme'.".


"Yaaaa, kami setuju", ucap mereka yang masih hidup dengan serentak.


-to be continued-