
Aryan terus memuntahkan darah, wajahnya pucat, hingga kemudian ia terkapar tak berdaya. Jantungnya melemah, denyut nadi ikut melemah, dan penglihatannya juga sudah buram. Ia berpikir bahwa jika ia tidak berhasil mengaktifkan sepenuhnya mata murni yang telah dibangkitkannya, maka tak masalah jika ia mati. Ia pingsan, seperti koma. Aryan kemudian di bawa oleh raja elrond ke kerajaan aratnasun. Aryan di rawat di sana, karena aryan adalah rahyatnya.
"Pemuda ini adalah rakyatku. Ia telah menolongku dari jurang keterpurukan dari jahatnya sang iblis, aku akan membawanya ke aratnasun kingdom dan merawatnya", ujar raja elrond.
Tepat satu minggu kemudian, keluarga aryan datang ke kerajaan dengan maksud melihat keadaan aryan.
Ayah aryan bernama Tn.Rafa ibunya bernama Ny.Risa. adalah seorang keluarga dari keluarga besar yang dikenal taat dan alim. Raja elrond meminta agar aryan di rawat di dalam kerajaan, ia adalah pahlawan kerajaan yang telah menumpas kejamnya iblis.
Lantas, siapa yang telah mengeluarkan iblis dari underworld namun dalam kondisi esensi jiwa?, siapakah dalang di balik raja elrond yang tubuhnya di rasuki iblis lucifer?. Siapakah dalang di balik peperangan ini?, dalang di balik semua peristiwa yang terjadi.
Satu bulan kemudian, aryan masih tetap koma. Jantungnya masih berdetak lemah, denyut nadinya masih terasa. Dalam komanya, ia bermimpi. Ia bertemu dengan seorang yang berwujud cahaya, samar-samar ia mengaku bahwa ia adalah mata murni milik aryan dalam bentuk perwujudan cahaya. Cahaya itu mengecil, memadat, membentuk bulatan mata namun seperti batu kristal mata. Kemudian menuju ke mata kiri aryan. Cahaya yang sama saat Aryan temui dalam mimpinya ketika ia masih kecil.
Secara tiba-tiba Aryan kemudian terbangun. Ia berada dalam bekas kamar Tiariel. Ia melihat lukisan wajah Tiariel yang kemudian membuat ia berpikir bahwa Ia memiliki ide untuk mencoba kemampuan mata murninya, entah sudah aktif atau tidak.
Ia memiliki ide untuk menemui Tiariel dari masa lalu sebelum kematian Tiariel. Aryan kemudian membawa Tiariel masa lalu ke dalam masa kini dengan teknik balckhole cabang time travel pada mata murninya.
Ia kemudian memulai teknik barunya. Sebuah portal lubang hitam nampak muncul, itu adalah blackhole yang ia gunakan untuk menuju masa lalu mencari keberadaan Tiariel ketika Tiariel masih hidup.
Aryan kemudian masuk kedalam lubang itu. Ia berada dalam hutan tepat di mana Tiariel dalam perjalanan menuju kerajaan Aratnasun untuk memata-matai kerajaan itu.
Aryan masa kini, menghadang Tiariel masa lalu yang sedang bersama Aryan masa lalu. "Hey istriku, Tiariel kau mengenalkanku kan?", ucap aryan.
"Ha? Siapa kau?, mengapa wajahmu mirip sekali dengan suamiku, aryan?", ujar Tiariel masa lalu.
"Emm, tak mengapa istriku, aku dari masa depan", ucap aryan wajah senang.
"Ha?, apa ini?, ingatanku terhubung dalam ingatanmu, ternyata kau memang aku dari masa depan.", ucap Aryan masa lalu.
Aryan kemudian tidak melanjutkan niatnya dan pergi kembali ke masa kini.
Aryan menangis, karena jika ia mengambil Tiariel masa lalu, maka dirinya di masa lalu akan tersakiti.
Aryan kemudian masuk portal blackhole-nya dan menuju tempat di mana Tiariel berada. Yakni di kerajaan dwarf. Akan tetapi, ia melihat dirinya di masa lalu menemani Tiariel.
"Oh '****' lagi, dia bersama dengan diriku di masa lalu", ujar aryan.
Aryan kemudian masuk kedalam timeline di mana Tiariel terbunuh, melalui portal blackhole-nya. Ia melihat Tiariel dan aryan yang dihadang oleh lucyferd di masa lalu. Aryan kemudian memurnikan lucyferd dengan mata murninya dari jarak jauh dengan sekali lihat.
Tiariel terselamatkan. Akan tetapi, tiba-tiba aryan masa lalu yang menemani Tiariel berubah ke dalam bentuk kepribadian rain. Aryan masa kini kaget, "apa?, diriku berubah menjadi apa itu?", ujar aryan. Ketika ia melihat dirinya di masa lalu menjadi tak terkendali (kepribadian rain), dan ternyata Tiariel dibunuh oleh kepribadian rain tersebut.
"He jangan!!!!!", ucap aryan sambil berlari menuju mereka.
Semua sudah terlambat, aryan masa kini melihat Tiariel mati lagi. "Oh ****, ia mati lagi", ujar aryan masa kini.
Aryan masa kini kemudian mengaktifkan teknik refleksi pada mata murninya.
Duel sengit terjadi antara Aryan masa kini melawan Aryan masa lalu yang dikuasai oleh kesadaran Rain.
Aryan mengaktifkan teknik reflection pada mata murninya. Rain dengan cepat menyerang aryan dengan shard merahnya kepada aryan masa kini tiba-tiba mengenai dirinya sendiri. Ini adalah refleksi yang dimaksud dari teknik reflection. Rain masa lalu terluka parah, walaupun begitu, ia terus menyerang aryan masa kini dengan shard merahnya. Luka rain masa lalu sangat parah hingga ia kehilangan banyak darah. Dengan cepat aryan masa kini memenggal kepala rain masa lalu. Aryan kemudian kembali ke kamar zaima di timeline masa kini. Aryan bersedih dan menangis, karena pada dasarnya, dirinya lah yang ternyata membunuh Tiariel dalam kesadaran dan kepribadian Rain.
Aryan berkata sendiri dalam kamar Tiariel dengan merasakan kesedihannya,
"Malam ini terasa dingin di kerajaan, Aku bisa merasakanmu memudar Dari dapur menuju ke kamar mandi dan Langkahmu membuatku terjaga, Jangan tebas aku, jangan buang aku, jangan tinggalkan aku di sini untuk disia-siakan. Aku pernah menjadi pria yang bermartabat dan anggun, namun Sekarang aku menyelinap melalui celah bekas pelukan dinginmu
Jadi tolong, tolong Bisakah kau menemukan cara untuk mengecewakanku secara perlahan?. seperti, Sedikit simpati. ku harap kau bisa menunjukkannya kepadaku. Jika kau ingin pergi maka aku akan sangat kesepian. Jika kau pergi, sayang, biarkan aku kecewa secata perlahan. kau mengecewakanku, kecewakan aku, sangat mengecewakanku, sangat kecewa dan kecewa, lalu kecewa, kemudian kecewa, kecewa, kecewa, Jika kamu ingin pergi maka aku akan sangat kesepian tanpa kehadiranmu".
Aryan ling-lung seperti orang gila, ia kemudian berjalan ke koridor kerajaan, dan berkata-kaya sendiri dengan sangat sedih.
"Saat aku berjalan di koridor, Dan aku tahu kita sudah lama tidak berbicara, Jadi aku mencari pintu yang terbuka. Jangan tebas aku, tolong jangan buang aku, jangan tinggalkan aku, jangan tinggalkan aku di sini untuk disia-siakan.
Aku pernah menjadi pria yang bermartabat dan gagah saat berada di sampingmu. Sekarang aku menyelinap melalui celah bekas pelukan dinginmu.
Jadi tolong, tolong Bisakah kau menemukan caramu untuk mengecewakanku secara perlahan?. Sedikit simpati, ku harap kau bisa menunjukkannya kepadaku. Jika kau ingin pergi maka aku akan sangat kesepian. Jika kau pergi sayang, biarkan aku, perlahan
Kau kecewakanku, kecewakanku, kecewakanku, kecewakanku, kecewakanku, kecewakanku, kecewakanku, kecewakanku, dan Jika kau ingin pergi maka aku akan sangat kesepian.
Jika kamu pergi, sayang. Biarkan aku kecewa secara perlahan.",
-to be continued-