
|Setelah Aryan dan Rosen di tunjuk oleh naga luna, anak dari Hydra dengan menggunakan kukunya. Keluarlah suatu bulu berwarna perak yang menempel ke badan Aryan dan Rosen, mereka berdua tiba-tiba berada di alam bawah sadarnya dan terbelenggu oleh beberapa rantai berwarna gelap pekat. Aryan dan Rosen di siksa secara brutal oleh Luna. mata Aryan di tumpahi dengan lava oleh Luna, kemudian badanya ditusuk dengan besi panas oleh naga luna. Sedangkan rosen duduk di sebuah kursi yang terbuat dari batu bara panas dan dicabuti kuku nya satu persatu dengan perlahan supaya rasa sakit yang diberikan lebih terasa.
"Arrggggggg", Teriak Rosen dan Aryan.
Saat aryan berusaha mengeluarkan kekuatannya itu percuma, naga luna pun berkata.
"PERCUMA KALIAN MENGGUNAKAN KEKUATAN KALIAN, KARENA SEMUA INI HANYA ILUSI YANG AKU CIPTAKAN, AKU AKAN SEDIKIT MENYIKSA KALIAN KARENA PERBUATAN KALIAN YANG MENYALAHI ATURAN ALAM", Ucap Naga Luna.|
"Apa ini?, penglihatan masa depan. Rupanya ini dunia ilusi. Sekarang aku paham.", ucap Aryan dalam hati.
-
"AKU.. YANG MEMANGGIL KALIAN KESINI... " ucap Naga di depan mereka.
"Siapa kau..." Tanya aryan.
"AKU ADALAH NAGA PERTAMA YANG TERCIPTA OLEH SIHIR DARI RUNE MAGUS"
"Aku pernah membaca mu disuatu buku... Kau sudah menjadi legenda urban di setiap kerajaan di duniaku, kau adalah The mother of dragonract, naga sebesar gunung.. Dan sayap nya yang selebar benua, tapi.. Kenapa kau menyusut?" Ucap Rosen.
"PANGGIL SAJA AKU LUNA, ITU LAH KENAPA AKU MEMANGGIL KALIAN... KAU.. (dengan menunjuk Rosen) AKU MERASAKAN ENERGI SIHIRMU MENYENTUH RUNE MAGUS, DAN KAU..(menunjuk aryan) BARU-BARU INI AKU MERASAKAN KEKUATAN ISTIMEWA DARI TUBUHMU"
Secara tiba-tiba, tanpa disadari oleh Rosen maupun sang naga Luna itu, Aryan menghentikan waktu di area itu. Aryan memanipulasi Waktu pada dirinya, Rosen, dan sang naga Luna. Ia mengkombo teknik manipualsi waktu miliknya dengan teknik refleksi.
"Hmm, ini adalah ilusi, aku akan memberikan dia sedikit kesenangan dahulu. Time-manipulation combo Reflection;Full Counter!!!!. ", ucap Aryan.
Aryan kemudian menormalkan waktu pada diri Rosen.
"Apa?, apa ini?..., ", ucap Rosen.
"Aku menghentikan waktu di area sini. Waktu adalah mutlak, sekalipun ini dunia ilusi. Waktu tetap pada genggamanku. Aku melihat masa depan alternatif bahwa kita akan mendapatkan siksaan ilusi dari naga itu. Aku akan menyadarkannya dengan konsep teknik waktu milikku", ucap Aryan.
Aryan kemudian mengulang momen yang sama saat Naga Luna mengeluarkan suatu bulu berwarna perak yang menempel ke badan Aryan dan Rosen, mereka berdua tiba-tiba berada di alam bawah sadarnya dan terbelenggu oleh beberapa rantai berwarna gelap pekat. Aryan dan Rosen di siksa secara brutal oleh Luna. mata Aryan di tumpahi dengan lava oleh Luna, kemudian badanya ditusuk dengan besi panas oleh naga luna. Sedangkan rosen duduk di sebuah kursi yang terbuat dari batu bara panas dan dicabuti kuku nya satu persatu dengan perlahan supaya rasa sakit yang diberikan lebih terasa.
"Arrggggggg", Teriak Rosen dan Aryan.
Saat aryan berusaha mengeluarkan kekuatannya, itu percuma, naga luna pun berkata.
"PERCUMA KALIAN MENGGUNAKAN KEKUATAN KALIAN, KARENA SEMUA INI HANYA ILUSI YANG AKU CIPTAKAN, AKU AKAN SEDIKIT MENYIKSA KALIAN KARENA PERBUATAN KALIAN MENYALAHI ATURAN ALAM.", ucap Naga Luna itu.
"Arrggggggg", Teriak Rosen dan Aryan.
Saat aryan berusaha mengeluarkan kekuatannya, itu percuma, naga luna pun berkata.
"PERCUMA KALIAN MENGGUNAKAN KEKUATAN KALIAN, KARENA SEMUA INI HANYA ILUSI YANG AKU CIPTAKAN, AKU AKAN SEDIKIT MENYIKSA KALIAN KARENA PERBUATAN KALIAN MENYALAHI ATURAN ALAM.", ucap Naga Luna itu.
Aryan kemudian melanjutkan kembali waktu yang ia hentikan di area itu. Setelah Aryan dan Rosen di tunjuk oleh naga luna, anak dari Hydra dengan menggunakan kukunya. Keluarlah suatu bulu berwarna perak yang menempel ke badan Aryan dan Rosen, mereka berdua tiba-tiba berada di alam bawah sadarnya dan terbelenggu oleh beberapa rantai berwarna gelap pekat. Aryan dan Rosen di siksa secara brutal oleh Luna. mata Aryan di tumpahi dengan lava oleh Luna, kemudian badanya ditusuk dengan besi panas oleh naga luna. Sedangkan rosen duduk di sebuah kursi yang terbuat dari batu bara panas dan dicabuti kuku nya satu persatu dengan perlahan supaya rasa sakit yang diberikan lebih terasa.
"Arrggggggg", Teriak Rosen dan Aryan.
Saat aryan berusaha mengeluarkan kekuatannya, itu percuma, naga luna pun berkata.
"PERCUMA KALIAN MENGGUNAKAN KEKUATAN KALIAN, KARENA SEMUA INI HANYA ILUSI YANG AKU CIPTAKAN, AKU AKAN SEDIKIT MENYIKSA KALIAN KARENA PERBUATAN KALIAN YANG MENYALAHI ATURAN AL-, HA?... APA INI?", sontak secara tiba-tiba raut wajah Luna terlihat depresi.
"KURANG AJAR KAU, APA YANG KAU LAKUKAN TERHADAPKU.. BOCAH BIADABB!!!!", Ucap Naga itu lagi.
"Ini, aku tak melakukan apapun, kau sendiri yang mengilusi dirimu, kau telah menjebak dirimu sendiri ke dalam momenmu sendiri. Aku, eh maksudku kami hanyalah media.", ucap Aryan.
"Kami memberikan penawaran terhadapmu, kembalikan kami secara alami ke dunia kami. Aryan bisa saja keluar dengan portal blackholenya kapanpun, akan tetapi aku ingin agar kau mendapatkan kembali rune magus itu. Maka dari itu, ceritakan asal muasal batu itu.", ucap Rosen.
setelah beberapa waktu akhir nya Aryan melepaskan counter ilusi yang dibuat oleh sang Naga itu.
"KURANG AJAR, TAPI AKU MENERIMA TAWARANMU. CERITANYA BEGINI...", Ucap Naga Luna.
"Rune magus berasal dari sejarah era kuno atau era pertama dahulu, Rune magus terbentuk karena di era kuno atau era pertama ada perang besar antara Ras angel dan para Ras raksasa langit atau disebut dengan gigant. benturan sihir dari kedua kubu itu membentuk sebuah Rune atau batu yang berisi sihir kuno yang sangat kuat, sihir dari Ras angel yang keluar dan kekuatan para raksasa langit atau Ras gigant yang terbantai habis, tapi karena Ras angel harus kembali ke tempatnya yang berasal dari dunia lain, Ras angel pun menciptakan sebuah naga yaitu makhluk yang disebut hydra bernama Zayn.", ucapan cerita Naga Luna tentang asal usul Rune Magus.
"Jadi begitu, tuhan telah menaruh Rune Magus itu di tubuh Hydra. Konsep ini sama seperti tuhan yang telah menaruh Time stone di tubuh yang bermanifestasi sebagai bola mata. Baiklah, aku akan, eh maksudku kami akan membawa Hydra beserta batu itu kembali kepadamu.", ucap Aryan.
-to be Continued-